Windows 10X Action Center

Quick Action di Windows 10X, Penyempurna Kekurangan Windows 10

NESABAMEDIA.COMSebelumnya sudah muncul tangkapan layar dan sejumlah cuplikan dari sistem operasi Microsoft Windows 10X, bahkan sebuah emulator untuk menjalankannya. Namun bocoran video terbaru yang muncul beberapa waktu yang lalu, menunjukkan Windows 10X di refresh rate 60FPS dengan segala kehandalannya. Salah satu fitur yang paling menarik yang terungkap dalam video bocoran Windows 10X itu adalah menu Flyout di Quick Action. 

Microsoft telah memindahkan banyak sekali pintasan program yang ada di sistem operasi itu sebelumnya, ke system tray yang ada di menu Quick Actions. Tidak hanya terlihat lebih baik, namun Microsoft telah meningkatkan sejumlah fungsi di menu Quick Action itu dan membuatnya jauh lebih mudah untuk digunakan mengelola banyak sekali aspek yang ada di perangkat. 

Bagi mereka yang sehari-hari menghabiskan banyak waktu menggunakan perangkat Windows 10, pasti menyadari akan banyaknya ketidak-konsistenan dan pilihan desain yang aneh yang cukup mengganggu. Hadirnya menu Quick Action yang telah ditingkatkan di Windows 10X, mampu mengatasi permasalahan tersebut, dan bahkan terlihat lebih hebat. 

Windows 10X tidak memilih untuk melakukan kombinasi sejumlah elemen yang ada di Windows 10, namun mereka benar-benar membuatnya sangat baru, dan upaya keras itu telah terbayarkan. Seperti yang sudah banyak dikeluhkan, meski Windows 10 merupakan versi sistem operasi terbaru dari Microsoft, namun desainnya tidaklah benar-benar baru. Bahkan sebagian mirip dengan apa yang ditawarkan iPad OS. 

Dalam video bocoran Windows 10X itu, terlihat bagaimana sejumlah item-item penting yang sebelumnya bisa dikelola melalui System Tray, dipindahkan ke Action Center. Microsoft juga menambahkan Flyout sehingga mengontrolnya jauh lebih mudah. 

Bagi sebagian banyak orang, pecinta Windows khususnya, fitur ini adalah apa yang dicari selama ini. Sangat pas dengan bahasa desain baru yang dicanangkan Microsoft.

Dan yang terpenting, kali ini Microsoft benar-benar menambahkan hal yang baru ke perangkat. Meski tampilan antarmuka pengatur volume telah diperbarui, namun masih ada beberapa elemen sisa yang kemungkinan berasal dari Windows 8, menjadi salah satu kekurangannya. 

Jika dibandingkan dengan mengelola item-item di Windows 10 sebelumnya yang melalui System Tray, memang tidak terlalu banyak masalah. Namun pengguna jadi harus mengeluarkan lebih banyak waktu untuk berpindah mengklik item yang ada, yang kemudian justru diarahkan ke halaman Settings. 

Ketika pengguna harus melompat berpindah beberapa menu dan membuka aplikasi terpisah, maka rasanya fitur System Tray itu seperti tidak ada gunanya. Begitu juga Windows 10 yang memungkinkan pengguna untuk mengubah beberapa hal langsung dari System Tray, seperti memilih jaringan Wi-Fi, namun antarmuka yang ada di Windows 10 memberikan lebih banyak pilihan. 

Leave a Reply

Send this to a friend