Intel dan Google terkenal sebagai dua perusahaan raksasa yang telah lama bekerja sama dalam hal berbagi Hardware, khususnya CPU dan prosesor yang dikembangkan oleh Intel.
Baru-baru ini, Google dan Intel kembali memperkuat kerja sama mereka dengan mengembangkan prosesor untuk pengembnagan Google Cloud.
Tetapi yang satu ini berbeda, Google telah berhasil mengembangkan AI cerdas mereka sendiri, yang mana membantu perusahaan untuk memperkuat layanan Cloud. Hanya saja, dibutuhkan dapur pacu yang mendukung.
Google dalam layanan Cloud telah lama menggunakan prosesor Intel Xeon. Perusahaan diketahui memberikan tawaran untuk Intel dalam mengembangkan prosesor baru yang terintegrasi dengan AI, memperkuat insfrastruktur mereka.
Selama beberapa decade, Google telah menggunakan Intel Xeon hingga ke versi terbaru yang terbukti mampu menyokong kebutuhan komputasi berbasis Cloud.
Untuk memperkuat sistem, mereka akan memperluas pengembangan dengan sisyem IPU atau Insfrastuctur Processing Units. Tugasnya mudah dan sederhana, AI akan bekerja untuk mengalihkan beban kerja yang ada di CPU agar lebih ringan.
Kedua perusahaan telah bermitra sejak 2021, khususnya untuk pengembangan prosesor barunya. Meskipun Intel dan Google tidak memberikan bocoran terbaru dari berapa harga investasi yang ditawarkan, tentu saja ini nilainya besar.
Google sadar, semakin berkembangnya zaman kebutuhan AI makin meningkat, apalagi Gemini AI saat ini menduduki posisi kedua sebagai AI yang paling banyak digunakan hingga mencapai 750 Juta pengguna mingguan.
CPU penting adanya, meskipun untuk melatihnya menggunakan GPU tetap saja CPU menjadi komponen terpenting untuk menopang keseluruhan pondasi AI.
Langkah awal Intel dan Google sudah tepat, dalam beberapa bulan terakhir ini memang ada banyak perusahaan berbasis AI yang kini juga mengembagkan model CPU mereka sendiri untuk menyokong pondasi atau insfrastruktur AI.
Bagaimana menurutmu? Agaknya sudah banyak perusahaan yang memang memberikan konfirmasi betapa pentingnya pondasi AI, mulai dari OpenAI hingga Microsoft.
Editor: Hudalil Mustakim





