• Our Partners:

SpaceX Crew Dragon Interface

SpaceX Crew Dragon Gunakan Aplikasi Android Untuk Terbang Ke Ruang Angkasa

NESABAMEDIA.COMTeknisi dalam project SpaceX mengungkapkan jika paket software yang digunakan dalam pesawat ulang alik SpaceX Crew Dragon biasa ditemukan dalam perangkat Android maupun PC. Hal ini diperjelas dengan penjelasan dari kedua astronot yang menjalankan misi tersebut, yakni Bob Behnken dan Doug Horley. 

Keduanya menyebut jika tampilan layar interface pesawat Crew Dragon menggunakan dasar pemrograman Chrome, aplikasi browser yang paling banyak digunakan di dunia. Saat mereka menekan dan menggeser layar touchscreen, cara kerjanya hampir sama seperti menggunakan Chrome di ponsel Android. Lebih detail mereka mengatakan, interface yang digunakan itu bahkan berasal dari software open source Chromium.

Sementara itu setiap roket SpaceX dan juga satelit yang digunakan, diketahui menggunakan sistem operasi Linux yang juga biasa digunakan untuk perangkat PC maupun Android. Penjelasan ini mereka sampaikan ketika menggelar sebuah konferensi dengan pengguna user Reddit. 

Staf programmer dari pesawat SpaceX Crew Dragon menambahkan bahwa Elon Musk sang inisiator, mencoba membuat industri ruang angkasa bisa semodern dan semudah mungkin. Hal ini dia wujudkan dengan menerapkan sejumlah aplikasi yang biasa digunakan secara umum pada program ruang angkasanya ini. 

Elon Musk mencoba mengubah paradigma misi ruang angkasa selama beberapa dekade ke belakang, yang kerap menggunakan teknologi jadul dengan bahasa pemrograman yang sulit dimengerti. 

Musk mengatakan selama ini software atau perangkat lunak pada sistem pesawat ruang angkasa kurang mendapatkan perhatian, dan terkesan dibuat seadanya. Padahal masalah software sama pentingnya dengan perangkat hardware seperti mesin pendorong ataupun perangkat pendingin. Software pada pesawat ruang angkasa seperti SpaceX Crew Dragon sebenarnya sangat penting, karena menjadi alat pengendali seluruh aspek yang ada di pesawat.

Hal ini dibuktikan dengan baik pada misi SpaceX yang baru saja sukses mendarat di ISS secara manual. Kedua astronot menyebut control pada pesawat SpaceX Crew Dragon terasa jauh lebih mudah, karena mereka sudah sangat mengenali interface yang ada, seperti sedang menggunakan ponsel Android.

Sistem yang ada pada pesawat SpaceX itu tidak hanya sekedar modern dengan interface mudah. Seperti halnya ponsel Android, perangkat lunak yang digunakan juga memiliki sistem pembaruan otomatis yang terus diperbarui setiap minggunya. 

Metode seperti ini akhirnya mencatatkan sejarahnya, bahwa pesawat ruang angkasa dan juga satelit bisa digunakan secara reusable, dan tidak sekali pakai. Sebagai informasi tambahan, selama ini satelit yang mengorbit di bumi merupakan satelit sekali pakai. Jika masa penggunaanya habis, maka hanya akan menjadi sampah ruang angkasa. 

Proses tanya jawab para teknisi, programmer, astronot SpaceX dan juga pengguna Reddit itu berjalan dengan suasana yang cukup hangat. Terlebih saat kedua astronot mengatakan siapapun yang pernah bermain game Kerbal Space Program, layak untuk mengemudikan pesawat ini. [br/tn]

Leave a Reply

Send this to a friend