Nesabamedia—Pemerintah Spanyol mengumumkan rencana untuk melarang penggunaan media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun, serta mewajibkan platform digital menerapkan sistem verifikasi usia yang ketat (05/02).
Langkah ini mengikuti kebijakan serupa yang telah diterapkan oleh Australia dan sedang dipertimbangkan oleh sejumlah negara lain, termasuk Indonesia.
Dalam pidatonya di KTT Pemerintah Dunia di Dubai, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez menegaskan komitmen pemerintah melindungi anak-anak dari bahaya ruang digital.
“Anak-anak kita terpapar pada ruang yang tidak pernah dimaksudkan untuk mereka jelajahi sendirian. Ruang yang dipenuhi dengan kecanduan, pelecehan, pornografi, manipulasi, dan kekerasan,” ujarnya.
Ia menyebut ruang digital saat ini seperti “Wild West” yang liar dan berbahaya. Selain larangan akses, rencana undang-undang baru yang akan diajukan pekan depan juga berisi pasal yang akan meminta pertanggungjawaban pidana eksekutif perusahaan media sosial jika gagal menghapus konten ilegal atau ujaran kebencian.
“Kami akan menjadikan manipulasi algoritma dan penyebaran konten ilegal sebagai tindak pidana baru. Penyebaran kebencian harus memiliki konsekuensi,” tegas Sánchez.
Australia tercatat sebagai negara pertama di dunia yang menerapkan larangan serupa pada Desember lalu, yang mencakup 10 platform utama seperti Facebook, TikTok, Instagram, Snapchat, dan X.
Sementara itu, Prancis dan Denmark juga telah mengumumkan rencana untuk membatasi akses media sosial bagi anak di bawah 15 tahun. Sánchez mengungkapkan bahwa Spanyol telah bergabung dengan lima negara Eropa lainnya untuk mengoordinasikan penegakan regulasi media sosial yang lebih ketat secara lintas batas.
Rencana Spanyol yang mengikuti langkah Australia menandai pergeseran paradigma global dalam regulasi media sosial. Pendekatan yang semula mengandalkan moderasi konten dan pengaturan orang tua, kini bergerak menuju larangan akses total dan tanggung jawab hukum yang lebih berat bagi platform.
Tren ini menunjukkan kekhawatiran yang semakin mendalam mengenai dampak negatif media sosial terhadap perkembangan mental dan keamanan anak, serta tekanan politik yang meningkat terhadap raksasa teknologi untuk lebih bertanggung jawab.
Download berbagai jenis aplikasi terbaru, mulai dari aplikasi windows, android, driver dan sistem operasi secara gratis hanya di Nesabamedia.com:











