Nesabamedia—Sebuah perusahaan teknologi rintisan bernama Simile tengah mengembangkan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang mampu menghasilkan jajak pendapat digital dengan cara yang sangat unik: menciptakan manusia digital yang bisa diwawancarai tanpa batas.
Dilansir dari Gizmodo, Minggu, Simile baru saja mendapatkan suntikan modal ventura sebesar 100 juta dolar AS dari Index Ventures. Pendiri Simile, Joon Park, mengungkapkan visi besarnya: “Mengembangkan model dasar yang memprediksi perilaku manusia dalam situasi apa pun, pada skala apa pun.”
Cara kerjanya terinspirasi dari gim legendaris The Sims. Sistem ini melatih agen AI melalui wawancara gaya obrolan sehari-hari agar mampu meniru manusia asli secara digital.
Agen-agen digital ini memiliki keinginan menyeluruh dan dapat berinteraksi satu sama lain tanpa mengikuti jalur pemrograman kaku, layaknya manusia sungguhan.
Teknologi ini sudah menarik perhatian perusahaan besar. CVS, perusahaan ritel kesehatan raksasa, tertarik menggunakan layanan narasumber digital ini untuk memahami pengalaman pelanggan secara mendalam.
Vice President of Enterprise Customer Experience and Insights CVS, Sri Narasimhan, menyebut agen AI itu dapat menjadi kunci yang sangat besar bagi perusahaan mereka.
Keunggulan utama teknologi ini adalah peneliti bisa mengajukan pertanyaan tanpa batas kepada agen AI, karena asisten digital tidak memiliki rasa lelah (fatigue).
CVS bahkan berencana meningkatkan daftar narasumber simulasi mereka hingga mencapai seratus ribu orang dalam waktu dekat untuk menguji tata letak toko dan desain produk baru menggunakan kelompok simulasi tersebut.
Simile juga menjalin kemitraan strategis dengan lembaga survei legendaris Gallup untuk menyimulasikan jajak pendapat publik, dengan tujuan menghasilkan keputusan model yang transparan dan divalidasi secara empiris terhadap sentimen dunia nyata. Dunia riset dan survei sepertinya akan berubah drastis!
Editor: Hudalil Mustakim





