Fitur Voice Chats Baru Telegram dan Monetisasi

Telegram Hadirkan Fitur Voice Chats Baru dan Siap Lakukan Monetisasi

NESABAMEDIA.COMDiscord mungkin telah menjadi platform voice chat terbaik yang ada saat ini. Kini Telegram mencoba bersaing melawan Discord, dengan menghadirkan fitur baru yang tidak jauh berbeda, yakni fitur bernama Voice Chats. 

Fitur Voice Chats di Telegram itu akan memungkinkan pengguna untuk melakukan panggilan suara dengan mudah, di dalam grup Telegram mereka. Dan karena pengguna Telegram yang saat ini hampir mencapai 500 juta, maka mereka juga akan melakukan monetisasi di dalam aplikasi itu. Namun pihaknya memastikan bahwa pengguna tetap bisa menggunakan Telegram secara gratis, dan menjanjikan tidak akan memunculkan iklan ke pesan pribadi atau grup. 

Fitur Voice Chats akan muncul di bagian atas grup chat yang ada, dan untuk versi desktop, terdapat sebuah tombol untuk memulai panggilan suara. Pada dasarnya, saat ini pengguna bisa berbicara dengan orang-orang di dalam grup Telegram, namun tidak seperti panggilan suara atau video dan pengguna diharuskan melakukan satu-persatu. Fitur ini akan selalu aktif jadi kapan pun pengguna ingin mengatakan sesuatu, maka mereka bebas menggunakannya. 

Terdapat juga tampilan overlay chat untuk perangkat Android, di mana ini adalah semacam sistem widget mengapung yang menampilkan siapa saja yang sedang berbicara, dan pengguna bisa mengoperasikan mikrofon atau melakukan mute ketika Telegram berjalan di latar belakang saat pengguna melakukan hal lainnya. 

Fitur Baru Voice Chats di Aplikasi Telegram

Fitur Baru Voice Chats di Aplikasi Telegram

Pembaruan Telegram juga menghadirkan sejumlah fitur baru menarik lainnya seperti, outline stiker yang bisa dimuat dengan cepat ke kolom obrolan pengguna, penyimpanan SD card untuk file dan gambar, animasi baru termasuk animasi emoji, dan juga dirilisnya platform bug dan saran publik.

Pengumuman utama lainnya yang disampaikan oleh Telegram adalah mereka akan mulai melakukan monetisasi begitu jumlah pengguna mereka menyentuh angka 500 juta orang. Namun pengguna diharapkan tidak terlalu panik akan iklan yang mengganggu atau perubahan layanan secara besar-besaran, sebab sang pembuat, Pavel Durov, telah memberikan jaminan.

Jaminan pertama adalah, semua fitur yang sudah ada di Telegram akan tetap gratis. Kemudian mereka tidak akan menjual aplikasi, seperti yang telah dilakukan oleh Whatsapp yang menjual aplikasi mereka ke Facebook. Sebelumnya Durov menjadi sosok yang paling kritis saat pembuat Whatsapp memilih menjual aplikasi mereka ke Facebook. 

Sejauh ini detail monetisasi yang akan dilakukan memang belum jelas. Namun kemungkinan besar, Telegram akan menyediakan stiker premium berbayar, dan membuat program khusus dengan artis. 

Leave a Reply

Send this to a friend