Nesabamedia—OpenAI pada akhirnya harus membatalkan rencana mereka untuk merilis versi lainnya dari mode ChatGPT, perusahaan dilaporkan akan menghapus ‘Mode Erotis’ yang awalnya direncanakan rilis untuk ChatGPT.
Melansir melalui Techcrunch, OpenAI melalui ‘Mode Dewasa’ bertujuan untuk menghadirkan mode lainnya dari versi AI mereka, di mana ChatGPT bisa dibuat sebagai teman dewasa untuk pengguna sesuai umur.
Sayangnya, rencana Sam Altman ini mengundang banyak sekali komentar negatif dari pengamat teknologi. Dinilai terlalu jauh, rencana ini dianggap berbahaya karena mode yang dimaksud tentu saja lebih mengarah ke ranah seksualitas pengguna.
OpenAI juga pernah mendapatkan tuntutan hukum dari salah satu kasus dari Kanada, di mana seorang remaja melakukan bunuh diri dan dirumorkan kejadian tersebut disebabkan oleh hasil konsultasi dari Chatbot.
Rencana ini tentu bukan yang pertama, OpenAI telah mendapatkan banyak kritikan dari proyek-proyek mereka yang dinilai tidak senonoh.
Sebelumnya OpenAI menutup Sora AI—aplikasi pembuatan video dari hasil AI yang mana ditutup karena dianggap sampah. Proyek Checkout yang memungkinkan ChatGPT untuk bisa langsung membeli barang dari platform online juga ditutup karena mengancam privasi dan sistem keamanan.
Beberapa waktu ini, laporan menunjukkan bahwa OpenAI mulai meninggalkan proyek ‘sampah’ mereka dan fokus dalam pengembangan inovasi dan mode di ChatGPT.
Warganet berasumsi bahwa OpenAI ingin menyaingi platform lainnya seperti Gemini dan Anthropic yang mana gencar merilis fitur-fitur dari hasil koding terbaru.
Google beberapa waktu yang lalu mengumumkan bahwa Gemini bisa dengan mudah memindahkan hasil Prompt dari ChatGPT, sehingga pengguna tidak perlu menulis perintah baru.
Meskipun saat ini ChatGPT masih duduk di posisi pertama sebagai Chatbot yang paling banyak digunakan, jika terus-terusan maka Chatbot ini bisa ketinggalan inovasi.





