Nesabamedia – Tinder, aplikasi kencan nomor satu, menggelar acara produk pertamanya pada Kamis dan mengumumkan serangkaian pembaruan ambisius. Langkah ini dilakukan untuk merevitalisasi aplikasi di tengah perubahan preferensi pengguna, terutama Generasi Z yang mulai bosan dengan sekadar “swipe” dan mencari pengalaman autentik di dunia nyata.
Salah satu fitur paling mencolok adalah tab Events yang akan diuji coba di Los Angeles mulai akhir Mei atau awal Juni. Fitur ini memungkinkan pengguna menemukan acara lokal yang dikurasi, seperti speakeasy, bowling, rave, hingga kelas kerajinan tanah liat, tempat mereka bisa bertemu dengan pasangan secara langsung.
“Kami benar-benar mencoba untuk bertemu pengguna muda di tempat yang biasa mereka nongkrong,” ujar Hillary Paine, wakil presiden senior produk Tinder. “Daripada meminta pengguna memilih antara kehidupan kencan dan kehidupan sosial mereka, kami mencoba menggabungkan hal-hal ini dan menciptakan pengalaman komunitas yang lebih sosial.”
Profil pengunjung acara akan tersedia di aplikasi setelah acara, mirip dengan konsep “Missed Connections”, memungkinkan mereka yang mungkin tidak berani mendekati seseorang atau melewatkan kesempatan untuk terhubung kembali.
Selain itu, Tinder juga tengah menguji coba pengalaman video speed dating di LA. Pengguna bisa bergabung dalam obrolan video tiga menit yang dijadwalkan dengan calon pasangan sebagai pemeriksaan getaran sebelum memutuskan bertemu langsung. Fitur ini memerlukan foto profil yang terverifikasi.
AI juga menjadi tema utama. Fitur “Chemistry” yang diluncurkan di AS dan Kanada menggunakan AI untuk belajar tentang pengguna melalui pertanyaan dan, dengan izin, gulungan kamera mereka.
Ini membantu mengkurasi kecocokan harian untuk mengurangi kelelahan swipe. Ada juga “Learning Mode” yang memungkinkan sistem memahami preferensi pengguna sejak sesi pertama, tanpa perlu banyak swipe.
Fitur keamanan seperti “Does This Bother You?” kini menggunakan model bahasa besar untuk mendeteksi pesan berbahaya dan mengaburkannya secara otomatis.
Secara visual, Tinder mendapat desain baru dengan foto profil edge-to-edge dan efek Liquid Glass. Fitur baru seperti Music Mode (memutar 20 lagu Spotify) dan Astrology Mode (cek kompatibilitas zodiak) juga akan segera hadir.
Dengan semua perubahan ini, Tinder berharap dapat mempertahankan pengguna dan memulihkan kepercayaan investor di tengah penurunan jumlah pelanggan berbayar.





