Nesabamedia – Kabar gembira bagi pengguna XLSmart di seluruh Indonesia! Perusahaan telekomunikasi ini memasang target ambisius: memperluas jangkauan jaringan 5G ke 88 kota pada tahun 2026. Saat ini, layanan 5G mereka baru tersedia di 33 kota (15/03)
Director and Chief Regulatory Officer XLSmart, Merza Fachys, mengungkapkan bahwa jika target ini tercapai, sekitar 50 persen populasi Indonesia diperkirakan akan berada dalam jangkauan jaringan 5G mereka.
“Apa berikutnya setelah 33 kota? Kita akan menargetkan 88 kota selesai tersedia layanan 5G di tahun ini. Kalau kita berhasil 88 kota, secara populasi itu sudah kira-kira lebih dari 50 persen penduduk Indonesia,” kata Merza dalam acara buka bersama media di Jakarta Selatan, Jumat.
Yang menarik, cakupan 5G ini akan merata, bukan hanya di pusat kota. Menurut Merza, seluruh infrastruktur BTS yang sebelumnya mendukung 4G kini juga telah dilengkapi dengan teknologi 5G.
“Jadi 5G-nya full, bukan cuma di tengah-tengah kota, tapi benar-benar di seluruh kota, di pinggiran, di gang, di jalan raya, di mana-mana,” tegasnya.
Keuntungan lain setelah penggabungan XL Axiata dan Smartfren adalah efisiensi pemanfaatan spektrum. XLSmart kini dapat mengatur penggunaan spektrum secara lebih optimal, dengan jaringan 5G menggunakan spektrum tersendiri dan tidak berbagi dengan 4G.
Merza menambahkan, jaringan 5G tidak hanya untuk komunikasi via ponsel, tetapi juga berpotensi mendorong pemanfaatan teknologi di sektor industri dan agribisnis, yang pada akhirnya bisa berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi.
Saat ini pengguna 5G XLSmart mencapai sekitar dua juta, dan pertumbuhannya sangat bergantung pada ketersediaan perangkat 5G yang semakin murah.
Editor: Hudalil Mustakim





