Youtube Hadirkan Fitur Premium Play on Background ke Pengguna Gratisan

Youtube Hadirkan Fitur Premium ‘Play on Background’ ke Pengguna Gratisan

NESABAMEDIA.COMYouTube Music merupakan upaya terbaru Google untuk mampu bersaing di bisnis dan layanan streaming musik. Keberadaan Youtube Music telah mengambil alih Google Play Music yang sekarang telah ditutup sejak hampir setahun yang lalu.

Kini, sepertinya Google akan membuka salah satu fitur yang sebelumnya hanya bisa digunakan oleh pengguna YouTube Music premium, yakni, Play on Background, ke semua pengguna, dalam hal ini adalah member gratisan.

Terungkap sebagai bagian dari posting blog resmi, Google awal pekan ini mengumumkan bahwa fitur mendengarkan musik di latar belakang (background) YouTube akan menjadi gratis untuk diakses, terhitung mulai tanggal 3 November mendatang. Fitur ini biasanya merupakan bagian dari layanan untuk pengguna premium, yang harga berlangganannya sebesar $9,99 setiap bulan. 

Dengan fitur ini, pengguna bisa memutar video YouTube Music di latar belakang pada perangkat smartphone atau tablet mereka, atau bahkan jika layar perangkat itu dimatikan. Namun sayangnya, anda masih akan mendengarkan iklan dengan tambahan fitur ini. Agar iklan tidak muncul, pengguna tetap diharuskan berlangganan versi Youtube berbayar.

Fitur ini akan mendukung pemutaran musik melalui “stasiun radio” yang akan menawarkan lagu, artis, dan album favorit pengguna. Ini juga akan mendukung mendengarkan di latar belakang dengan playlist pribadi yang diacak.

Sepertinya ini adalah sebuah langkah yang menarik dari Google bukan? Sayangnya juga tidak demikian sepenuhnya. Google juga mengumumkan bahwa fitur mendengarkan musik latar belakang gratis YouTube Music hanya akan tersedia di satu negara saja, yakni Kanada. 

Pengguna di Kanada akan segera bisa mendengarkan musik di latar belakang perangkat seluler mereka pada siang dan malam musim dingin, sambil rebahan dengan selimut hangat di atas tempat tidur.

Google tidak mengatakan kapan fitur ini akan datang ke negara lainnya. Akan tetapi posting blog tersebut juga mengungkap memang pihak Google menyatakan akan ada “rencana ekspansi” ke pasar yang lebih luas. Mudah-mudahan, itu berarti kami tidak perlu menunggu terlalu lama untuk fitur ini tersedia di luar Kanada, khususnya Indonesia.

Leave a Reply

Send this to a friend