Aplikasi Office Untuk Android, Tidak Lagi Bisa Digunakan di Chrome OS

Aplikasi Office Untuk Android, Tidak Lagi Bisa Digunakan di Chrome OS

NESABAMEDIA.COMKemampuan untuk menjalankan aplikasi Android adalah salah satu fitur terbaik Chromebook modern, yang membuat banyak aplikasi populer mudah diakses di perangkat laptop. Namun, sepertinya Microsoft tidak benar-benar berbagi visi semacam itu. Mulai 18 September, aplikasi Microsoft Office untuk Android tidak akan berfungsi lagi di Chrome OS. Ini mencakup aplikasi Office terpadu yang diluncurkan tahun lalu dan Outlook.

Microsoft mengkonfirmasi berita tersebut ke About Chromebook, setelah beberapa pengguna mulai melihat pemberitahuan soal akhir dukungan saat menggunakan aplikasi tersebut. Tujuannya adalah untuk memindahkan pengguna ke pengalaman berbasis web, yaitu Office.com dan Outlook.com. Layanan ini gratis untuk digunakan, tetapi set fiturnya lebih terbatas.

Hal ini tidak terlalu mengejutkan, mengingat itulah rute yang telah ditempuh Microsoft dengan versi Office gratis untuk perangkat layar besar. Bahkan, Microsoft memiliki kebijakan untuk aplikasi Office untuk smartphone yang mengharuskan pengguna berlangganan Microsoft 365 jika ingin mengedit file di layar yang lebih besar dari 10,1 inci. Kini, memuat aplikasi Office di Chromebook, pengguna tidak akan lagi bisa mengedit file atau akan melanggar kebijakan Microsoft.

Namun, jika pengguna membayar untuk Microsoft 365, ini mungkin tampak seperti sebuah downgrade. Pengguna bisa memasang aplikasi namun dalam bentuk aplikasi web progresif (PWA), dan membuat file dari sana. Namun, membuka file yang ada hanya membuka tab browser baru, sehingga pengalaman tidak terpusat di sekitar aplikasi. Terlebih, pengguna tidak akan bisa menggunakan aplikasi ini sama sekali saat kondisi offline, setidaknya untuk saat ini.

Beberapa tahun yang lalu, Microsoft juga memiliki aplikasi “smartphone” Office yang akan berfungsi di Windows 10 Mobile dan Windows 10 untuk PC, dan pengguna bisa dengan bebas mengedit dokumen dengan cara itu. Namun, saat ini, PC Windows dikirimkan dengan aplikasi Office terpadu yang mengarahkan pengguna ke versi web dari masing-masing aplikasi. Itulah yang terjadi dengan Chrome OS sekarang.

Meski demikian, ada perbedaan. PC Windows masih dikirimkan dengan aplikasi Mail yang memungkinkan pengguna menambahkan beberapa kotak surat dari penyedia yang berbeda, seperti aplikasi Outlook untuk Android. Outlook.com hanya mendukung dua akun, dan pengguna hanya dapat menambahkan akun Google selain akun Microsoft yang dimiliki.

Semoga saja, pengalaman ini akan diperbarui di beberapa titik untuk mempermudah pengelolaan email di berbagai akun. Microsoft dikabarkan akan mengganti aplikasi Windows Mail dengan pengalaman berbasis web juga, dan itu tidak akan ideal jika pengalaman tersebut memiliki lebih sedikit fitur daripada aplikasi yang ada saat ini.

Untuk memperjelas, aplikasi Microsoft Office untuk Android akan terus didukung, hanya saja tidak di Chrome OS. Jika pengguna menggunakan ponsel atau tablet Android, semuanya akan terus berfungsi seperti biasa. Sebagai pengingat, Microsoft mengatakan aplikasinya akan beralih ke pengalaman web yang baru pada tanggal 18 September nanti.

“Kami senang melihat Microsoft menawarkan pengalaman yang lebih optimal kepada pengguna Chrome OS dan merangkul web terbuka. Orang-orang menyukai Chrome OS karena memberikan pengalaman komputasi yang cepat, aman, dan sederhana serta membantu mereka tetap terhubung saat bekerja, belajar, dan tetap terhibur.” kata juru bicara Google.

Untuk mengetahui informasi terkini seputar Windows, bisa mengunjungi link berikut ini:

Berita Terkini Seputar Windows

Kumpulan Tutorial Windows 10

Leave a Reply

Send this to a friend