Windows 10 di Apple Mac

Apple: Windows 10 di Perangkat Mac? Semua Tergantung Microsoft

NESABAMEDIA.COMSebenarnya tidak ada kendala teknis untuk menjalankan Windows 10 asli di perangkat Apple Mac M1. Namun semuanya tergantung dari keputusan pihak Microsoft untuk melisensikan Windows 10 ARM. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Rekayasa Perangkat Lunak Apple, yakni Craig Federighi. 

Federighi menjelaskan apa yang diungkapkannya itu pada sebuah wawancara eksklusif dengan Ars Technica untuk menjawab pertanyaan perihal menggunakan sistem operasi Windows di Mac M1 seperti yang dilakukan pada perangkat Mac berbasis Intel melalui Boot Camp. Masalah utamanya hanyalah terletak pada keputusan pihak Microsoft yang hanya melisensikan Windows 10 Arm ke Windows 10 OEM.

Arm di perangkat Mac mendukung fitur Parallel Desktop, sehingga pengguna bisa menjalankan Linux dan juga aplikasi Windows di mesin virtual. Dan pada WWDC 2020 yang lalu, pihak Apple mendemonstrasikan distribusi Linux yang berjalan di perangkat Mac dengan chip Arm.

“Kami dari pihak Apple memiliki teknologi inti yang bisa mendukung mereka (Microsoft) untuk melakukannya, yang kemudian juga bisa mendukung aplikasi berbasis x86. Namun hal tersebut menjadi keputusan Microsoft yang harus mereka ambil. Yang jelas, perangkat Mac kami sangat mampu untuk diintegrasikan dengan sistem operasi Windows 10,” jelas Federighi.

Federighi juga mengungkapkan bahwa layanan cloud Windows juga bisa menjadi pilihan alternatif, dan dalam hal ini merujuk pada layanan CrossOver, yang mampu menjalankan aplikasi 32 dan 64-bit, dengan memanfaatkan lapisan emulator yang ada. 

Sementara itu, pencipta kernel Linux, Linus Torvalds, juga sangat tertarik untuk bisa mengintegrasikan sistem operasinya itu ke perangkat M1 yang berbasi Mac tersebut. Namun hanya dalam kondisi jika perangkat M1 benar-benar bisa menjalankan sistem operasi berbasis Linux saja. 

Torvalds kemudian menceritakan pengalamannya saat memiliki sebuah Macbook Air satu dekade silam. Namun kemudian dia terpaksa meninggalkan Macbook Air miliknya itu, karena Apple terlalu lama memperbaiki masalah pada layar perangkat tersebut. Dan saat Apple sudah bisa memperbaikinya, dia pun telah beralih ke perangkat laptop lainnya. Saat ini pun, pihak Apple juga terlalu membatasi integrasi Linux di perangkat mereka.

Leave a Reply

Send this to a friend