Contoh Campuran Homogen dan Heterogen

10 Contoh Campuran Homogen dan Heterogen Beserta Penjelasannya

Campuran adalah zat yang terbentuk dari dua atau lebih zat dimana tercampur tanpa unsur reaksi kimia. Campuran sendiri dibedakan menjadi dua jenis, yaitu campuran homogen dan campuran heterogen. Campuran homogen mempunyai komposisi yang sama besar pada setiap bagiannya, larutan homogen terdiri dari zat pelarut dan terlarut, larutan berupa cair, padat, maupun gas, bersifat stabil dalam satu fase dan tidak dapat disaring.

Sedangkan untuk campuran heterogen, mempunyai komposisi dengan jumlah yang tidak sama, bersifat tidak stabil dan dapat disaring. Campuran merupakan kombinasi zat yang berbeda tanpa mengalami reaksi kimia dan dengan rasio variabel. Campuran dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari seperti di bumi, udara, makanan, dan minuman.

Campuran terdiri dari kombinasi elemen atau kombinasi senyawa dan udara merupakan kombinasi dari elemen dan senyawa. Beberapa gas dicampur di udara, termasuk nitrogen, oksigen, karbon dioksida dan gas lainnya. Udara juga tersusun dari senyawa yang berbeda seperti asap dan debu.

10+ Contoh Campuran Homogen dan Heterogen

Contoh Campuran Homogen dan Heterogen

Campuran Homogen dan Heterogen

Campuran heterogen komponen-komponennya masih dapat terlihat terpisah secara kasat mata dan campuran homogen komponen-komponennya sudah tidak bisa dipisahkan secara kasat mata. Sifat dari dua jenis campuran ini berbeda. Berikut penjelasannya, yaitu:

Sifat dari campuran homogen, antara lain adalah sebagai larutan, setiap bagian yang dicampur selalu sama (baik dari segi warna, rasa, dan perbandingannya). Untuk sifat campuran heterogen, antara lain: partikel-partikelnya masih bisa dibedakan dan zatnya masih tampak oleh mata atau penglihatan.

Ciri-ciri dari campuran homogen antara lain:

  1. Partikel penyusun antar partikel tidak bisa dibedakan .
  2. Mempunyai warna yang sama dan rata.
  3. Mempunyai rasa yang sama.
  4. Campuran zat memiliki perbandingan yang sama.
  5. Mempunyai tingkat konsentrasi yang sama.
  6. Wujudnya berupa padat, gas dan cair.
  7. Campuran bisa dipisahkan menggunakan cara yang lebih sulit (seperti distilasi).

Ciri-ciri campuran heterogen antara lain:

  1. Partikel penyusun antar partikel berbeda atau bisa dibedakan.
  2. Kedua bahan tidak memiliki warna yang sama sehingga tidak bisa didegradasi.
  3. Kedua bahan cenderung tidak memiliki rasa yang sama di setiap lapisannya.
  4. Perbandingan antar zat tidak tercampur secara sama.
  5. Konsentrasi kedua bahan tidak sama.
  6. Wujud bisa berupa padat, cair, maupun gas.
  7. Kedua bahan bisa dipisahkan dengan menggunakan sistem mekanis, yaitu filtrasi atau penyaringan biasa.

Berikut ini adalah contoh campuran homogen dan heterogen yang bisa anda baca dan temukan, antara lain:

No. Campuran Homogen Campuran Heterogen
1
  • Air dan kopi
  • Air dan susu
  • Air dan (larutan gula)Tanah dan semen
  • Air dan garam (larutan garam dapur)Air aki (larutan asam sulfat)Cuka dapur (larutan cuka)Udara
  • Alkohol 70% (alkohol dengan air)
  • Margarin
  • Air dan minyak
  • Air dan tanah
  • Batu dan pasir
  • Air dan bensin
  • Air sungai dan Air laut
  • Adonan kue Makanan dan Adonan beton cor
2
  • Minuman teh manis
  • Larutan sabun
  • Minyak sayur
  • Kuningan (paduan logam campuran tembaga dan seng)
  • Besi tahan karat (stainless steel, campuran besi, krom, dan nikel)
  • Campuran kuning telur yang diaduk
  • Gas LPG di rumah tangga
  • Tanah
  • Campuran kanji dalam air
  • Asap pembakaran
  • Debu
  • Kabut
  • Minuman kopi
  • Campuran tepung terigu dengan air
  • Campuran pasir dengan air
  • Campuran kapur dengan air
  • Campuran pasir dengan kerikil
  • Campuran susu dengan air
  • Campuran kuning telur yang tidak diaduk
3
  • Air hujan
  • Sabun pencuci piring
  • Baja
  • Perunggu
  • Emas putih
  • Tenol
  • Larutan pewarna
  • Sirop
  • Larutan karbol
  • Susu bubuk
  • Larutan obat merah
  • Larutan sode kue
  • Larutan perasan jeruk
  • Metal Alloy
  • Permen kapas
  • Roti dan keju
  • Larutan oralit
  • Minyak tanah dan air
  • Air dengan pasir
  • Air dengan oli
  • Air dengan solar
  • Campuran pasir dan kapur
  • Semangkuk sereal dengan susu
  • Sayur sup
  • Salad
  • Darah
  • Kerikil
  • Air dengan tinta
  • Air dengan pasta gigi
4
  • Air Asin (Air Laut yang memiliki kadar garam)
  • Gas CO2 yang terdapat pada air
  • Uap air
  • Karbon Monoksida (CO)
  • Pasir
  • Campuran kapur dan pasir
  • Serbuk besi dan karbon
  • Sereal dalam susu
  • Sayuran sup
  • Salad
  • Pizza
  • Darah
  • Kerikil
  • Air dengan minyak kayu putih
  • Susu kental (termasuk jenis koloid)
  • Kabut (termasuk jenis koloid)
  • Agar-agar (termasuk jenis koloid)
  • Santan (termasuk jenis koloid)
  • Ketan, kacang hijau yang direbus menjadi bubur kacang hijau.
5
  • Bubur kacang hijau
  • Adukan semen dan coral
  • Saus dan salad
  • Es batu yang tercampur dengan cola
  • Kue chip cokelat

Campuran homogen dan heterogen bisa dilihat dalam kehidupan sehari-hari karena campuran ini biasa tampil di kehidupan sehari-hari menemani anda, antara lain seperti minuman, makanan, pembersih, bahan-bahan pendukung lainnya, bahan alami yang secara bebas bisa kita pilih di alam.

Jika dilihat dalam kedua perbedaan antara campuran homogen dan campuran heterogen, bisa dilihat dalam hal skala. Misalnya, jika anda melihat dari dekat pasir, maka anda akan bisa melihat komponen-komponen seperti kerang, karang, pasir, dan bahan organik. Jika dilihat dari kejauhan, maka anda hanya bisa melihat pasir saja dari kejauhan.

Dengan adanya campuran-campuran ini, banyak yang digunakan untuk keperluan rumah tangga, sekolah, dan lain-lainnya. Dalam kehidupan sehari-hari, komponen-komponen tersebut harus ada dalam kehidupan sehari-hari karena berguna untuk kedepannya.

Inovasi-inovasi yang baru dalam campuran ini bisa dijadikan pengalaman para peneliti baru untuk mengembangkan campuran-campuran baru. Ada hal yang perlu dibawa dalam suatu penelitian, yaitu keakuratan dan data hasil. Bagaimanapun juga, yang namanya senyawa harus cocok satu sama lain.

Kehidupan sehari-hari juga semakin bertambah dalam hal yang baik. Karena dengan perkembangan teknologi yang baru komponen-komponen tersebut bisa membantu kehidupan sehari-hari agar semakin maju.

Sudah ada dalam kehidupan sehari-hari kebutuhan hidup yang memiliki komponen banyak dan campuran-campuran yang maju membuat kemajuan juga dalam hal komponen-komponen. Semua campuran tidak semuanya bisa dicampur tergantung pada kegiatan-kegiatan yang dilakukannya.

Terlihat dalam kehidupan sehari-hari yang biasa membuat hal berlanjut menjadi maju dan berkreasi harus membuat kehidupan yang sejati dan komponen di atas akan selalu berkaitan satu sama lain. Intinya satu, komponen-komponen dalam bumi ini bisa dicocokkan satu sama lain dan bisa dimanfaatkan dalam kenyataan yang ada.

Hubungan yang baik antar komponen harus bisa dilihat dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga bisa menghasilkan hubungan yang baik juga. Setiap reaksi atau campuran yang ada harus bisa seimbang walaupun tidak rata. Selamat berproses dan semangat.

Itulah 10 contoh lebih campuran homogen dan heterogen semoga bisa menambah wawasan dan pengetahuan anda akan materi kali ini. Semoga materi yang telah diberikan lengkap dan bisa membantu pekerjaan anda baik di kuliahan maupun di sekolah. Yang perlu diketahui adalah kata kuncinya, yaitu campuran. Campuran yang terdiri dari dua sifat, yaitu homogen dan heterogen. Tunggu artikel selanjutnya dengan pembahasan yang berbeda.

Editor: Muchammad Zakaria

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments