Bentuk Pemerintahan

10 Bentuk Pemerintahan Yang Harus Dipahami, Yuk Disimak!

Pemerintahan yang berdaulat merupakan salah satu dari unsur-unsur pembentuk negara. Secara umum, pengertian pemerintahan adalah segala kegiatan yang dilakukan negara guna menyelenggarakan kesejahteraan rakyat serta kepentingan negara yang meliputi eksekutif, legislatif, dan yudikatif dari pemerintah pusat sampai pemerintah daerah.

Sedangkan secara khusus, pemerintahan diartikan sebagai segala kegiatan yang diselenggarakan hanya oleh eksekutif saja, dalam hal ini presiden, raja, ataupun perdana menteri. Terdapat berbagai macam bentuk pemerintahan yang didasarkan pada pemegang kekuasaan penyelenggaraan negara atau jumlah orang yang menyelenggarakan negara.

10 Bentuk Pemerintahan

Berikut diulas secara singkat tentang bentuk-bentuk pemerintahan di dunia.

1. Demokrasi

Demokrasi

Demokrasi berasal dari bahasa Yunani demokratia yang berarti kekuasaan rakyat. Demokratia sendiri terdiri dari dua suku kata yaitu demos yang berarti rakyat dan kratos yang berarti kekuasaan atau kekuatan. Demokrasi adalah sebuah bentuk pemerintahan yang didasarkan atas keinginan rakyat.

Dalam demokrasi, rakyat memiliki hak yang sama untuk memilih wakilnya yang dapat dipercaya untuk membuat keputusan demi kepentingan rakyat. Di samping itu, setiap orang juga memiliki hak yang sama untuk berserikat, berkumpul, menyampaikan pendapat, dan bermasyarakat.

Demokrasi yang dikenal pertama kali adalah demokrasi langsung yang berkembang pada masa Yunani Kuno. Dalam demokrasi langsung, setiap warga negara berpartisipasi langsung dan aktif dalam pengambilan keputusan pemerintahan. Selain demokrasi langsung, ada juga demokrasi perwakilan yang dikembangkan pertama kali oleh orang-orang Romawi. Dalam demokrasi perwakilan, setiap orang memilih wakilnya untuk menjadi anggota dewan atau Senat. Bentuk demokrasi perwakilan kini banyak diterapkan di banyak negara di seluruh dunia.

2. Monarki

Bentuk Pemerintahan Monarki

Monarki adalah bentuk pemerintahan tertua di dunia. Dalam bentuk pemerintahan Monarki, yang berperan sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan adalah raja, ratu, atau sultan.

Ciri utama bentuk pemerintahan Monarki adalah sang penguasa memiliki kekuasaan yang absolut. Kekuasaan ini akan diwariskan kepada keturunannya jika sang penguasa meninggal. Untuk membantu menjalankan roda pemerintahan, sang penguasa dibantu oleh beberapa orang penasehat.

Secara umum terdapat 3 (tiga) macam bentuk pemerintahan monarki yaitu monarki absolut, monarki parlementer, dan monarki konstitusional.

  • Monarki absolut adalah bentuk pemerintahan monarki dimana sang penguasa memiliki kekuasaan yang tak terbatas. Akibatnya, sang penguasa dapat berlaku sewenang-wenang kepada siapapun. Bentuk pemerintahan monarki absolut banyak diterapkan di hampir semua negara di Eropa sebelum meletusnya Revolusi Perancis. Contoh negara yang pernah menganut monarki absolut adalah Perancis pada masa kekuasaan Louis XIV.
  • Monarki parlementer adalah bentuk pemerintahan monarki dimana kekuasaan terletak pada seorang perdana menteri dan bukan pada raja. Pada bentuk pemerintahan monarki parlementer, raja tidak dapat diganggu gugat kedudukannya. Seluruh kebijaksanaan pemerintahan berada di tangan menteri, baik secara bersama-sama maupun perorangan. Seorang menteri diharuskan meletakkan jabatannya jika kebijaksanaan politiknya tidak disetujui oleh sebagian besar anggota parlemen.
  • Monarki konstitusional adalah bentuk pemerintahan monarki yang didasarkan pada konstitusi. Monarki konstitusional mengakui raja sebagai kepala negara sekaligus merupakan simbol eksekutif. Kekuasaan raja akan beralih kepada keturunannya jika sang raja meninggal. Adapun yang berperan sebagai kepala pemerintahan adalah seorang perdana menteri yang dipilih oleh rakyat. Beberapa negara yang menganut monarki konstitusional menganut konsep Trias Politika. Contoh negara yang berbentuk monarki konstitusional adalah Inggris Raya.

3. Teknokrasi

Bentuk Pemerintahan Teknokrasi

Yang dimaksud dengan teknokrasi adalah bentuk pemerintahan yang dipimpin oleh mereka yang memiliki keahlian di bidang teknologi atau bidang teknis lainnya. Ilmuwan, insinyur, dan ahli teknologi memiliki kewenangan penuh untuk mengendalikan seluruh proses pengambilan keputusan dibandingkan dengan politisi, pebisnis, dan ahli ekonomi. Dalam teknokrasi, kepemimpinan serta kemampuan teknis dipilih secara birokratis yang didasarkan pada pengetahuan dan performa khusus.

4. Tirani

Tirani

Tirani adalah salah satu bentuk pemerintahan dimana kekuasaan terletak pada seseorang atau sekelompok orang yang memiliki kecenderungan atau keinginan memperkaya kelompok kekuasaan saja. Tirani dapat terjadi dalam pemerintahan yang dilakukan oleh satu orang, kaum minoritas atau tirani minoritas, dan kaum mayoritas atau tirani mayoritas.

Umumnya, penguasa tirani menjalankan kekuasaan tanpa dilandasi hukum serta menerapkan metode-metode yang ekstrim untuk melawan musuhnya ataupun rakyatnya sendiri. Bagi Plato maupun Aristoteles, tirani merupakan bentuk pemerintahan yang terburuk.

5. Oligarki

Oligarki

Oligarki adalah bentuk pemerintahan dimana kekuasaan terletak di beberapa orang saja yang didasarkan atas kekayaan, silsilah keluarga, pendidikan, perusahaan ataupun militer. Mereka lebih mementingkan bagaimana caranya dapat menambah kekayaan dibandingkan kepentingan rakyat.

Hal ini membuat rakyat menjadi semakin miskin dan penguasa menjadi semakin kaya. Misalnya, negara yang dikuasai oleh garis keturunan tertentu yang memberikan pengaruhnya dari satu generasi ke generasi berikutnya. Bentuk pemerintahan lain yang kerap dikaitkan dengan oligarki adalah aristokrasi, plutokrasi, meritokrasi, teknokrasi, junta militer, dan teokrasi.

6. Plutokrasi

Bentuk Pemerintahan Plutokrasi

Plutokrasi berasal dari bahasa Yunani yaitu Pluotos yang mengandung arti kekayaan dan Kratos yang mengandung arti kekuasaan. Dengan demikian Plutokrasi adalah salah satu bentuk pemerintahan yang kekuasaannya didasarkan atas kekayaan dimiliki. Dalam Plutokrasi, hanya kaum yang berharta saja yang berhak memegang tampuk kekuasaan. Plutokrasi banyak diterapkan di beberapa kota di Yunani dan kemudian di beberapa wilayah di Genoa, Italia.

7. Kleptokrasi

Kleptokrasi

Kleptokrasi berasal dari bahasa Yunani yaitu kleptes yang berarti pencuri dan kratos yang berarti kekuasaan. Dengan demikian, yang dimaksud dengan Kleptokrasi adalah bentuk pemerintahan yang dikuasai oleh penguasa korup yang menggunakan kekuasaannya untuk mengeksploitasi rakyat dan sumber daya alam yang berada di wilayah kekuasaanya dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan dan mempertahankan kekuasaan politik mereka sendiri.

Kleptokrasi kerap dikaitkan dengan bentuk-bentuk pemerintahan lainnya seperti oligarki, kediktatoran, junta militer dan bentuk pemerinatahan lain yang berbau nepotisme dan autokrasi. Praktek-praktek kekuasaan umumnya dijalankan dengan sewenang-wenang, penuh korupsi, kriminalisasi, dan kezaliman.

8. Timokrasi

Timokrasi

Ditilik dari sisi etimologis, timokrasi berasal dari bahasa Yunani yaitu time dan kratia. Time mengandung arti penghargaan, kehormatan, dan kemuliaan. Sedangkan kratia mengandung arti mengatur. Timokrasi adalah bentuk pemerintahan suatu negara dimana hanya mereka yang memiliki harta, kehormatan, kemuliaan atau penghargaan sajalah yang dapat berpartisipasi dalam pemerintahan.

9. Aristokrasi

Aristokrasi

Aristokrasi berasal dari bahasa Yunani yaitu aristokria atau aristos yang berarti sempurna dan kratos yang berarti kekuasaan. Menurut Plato, aristokrasi adalah bentuk pemerintahan dimana supremasi kekuasaan politik berada di tangan segelintir orang, utamanya para kaum cerdik pandai.

Untuk dapat berkuasa, para kaum cerdik pandai harus melewati seleksi khusus dan mengikuti semacam diklat agar nantinya dapat memerintah dengan penuh rasa keadilan. Dalam perkembangannya, aristokrasi dimaknai sebagai bentuk pemerintahan dimana kekuasaan berada sepenuhnya di tangan segelintir orang, utamanya kelas penguasa. Mereka menjalankan kekuasaan tidak lagi didasarkan pada keadilan dan untuk kepentingan rakyat.

10. Oklokrasi

Oklokrasi

Oklokrasi adalah bentuk pemerintahan yang diatur oleh massa atau sekelompok massa dengan cara melakukan intimidasi secara brutal terhadap penguasa yang sah. Oklokrasi kerap disinonimkan dengan mobokrasi.

Bagi para pemikir politik di masa Yunani Kuno, bentuk pemerintahan ini merupakan salah satu bentuk pemerintahan terburuk selain tirani dan oligarki karena para penguasa menjalankan pemerintahannya hanya demi kepentingannya sendiri dan bukan demi kepentingan rakyat.

Sekian pembahasan kita kali ini mengenai berbagai macam bentuk pemerintahan yang ada di dunia. Semoga bermanfaat. Terima kasih.

Leave a Reply

Send this to a friend