• Our Partners:

Contoh Identifikasi Masalah dalam Karya Ilmiah / Penelitian

Contoh Identifikasi Masalah dalam Karya Ilmiah / Penelitian, Yuk Disimak!

Di pelajaran sekolah, pasti Anda pernah membuat sebuah jurnal, makalah maupun essay, bukan? Jurnal, makalah maupun essay termasuk ke dalam golongan karya ilmiah. Dimana didalamnya memaparkan materi dan topik yang akan dibahas secara mendalam dan terstruktur.

Nah, didalam pemaparan karya ilmiah tersebut biasanya dijelaskan secara jelas mulai dari latar belakang, identifikasi masalah, serta solusi dari masalah tersebut. Dalam membuat identifikasi masalah, sangat diperlukan membuatnya dengan cara terperinci dan terstruktur.

Dan identifikasi oleh didahului dengan pendahuluan atau latarbelakang, karena identifikasi masalah memerlukan dasar teori dari penelitian yang akan diangkat. Pada artikel ini akan menjelaskan mengenai identifikasi masalah serta contoh-contohnya. Berikut penjelasan lengkapnya.

Contoh Identifikasi Masalah

Contoh Identifikasi Masalah dalam Karya Ilmiah / Penelitian

Tahukah kamu apa yang dimaksud dengan identifikasi masalah ? Pengertian identifikasi masalah yaitu sebuah penjelasan dari adanya suatu identifikasi terhadap sebuah masalah dan bisa menjadi sebuah pembatas diantara suatu masalah.

Lebih jelasnya, identifikasi masalah adalah suatu pertanyaan yang telah dipersiapkan dengan lengkap dan terperinci mengenai topik ruang lingkup dari tiap masalah yang akan diteliti dengan berdasarkan oleh adanya latar belakang masalah.

Dan identifikasi masalah ini juga merupakan suatu langkah awal yang terpenting didalam suatu proses penelitian, pada saat seorang peneliti menangkap suatu kejadian atau fenomena yang memiliki potensi untuk diteliti. Setelah itu, langkah selanjutnya adalah langkah untuk mengidentifikasi maslaah dari kejadian atau fenomena yang sudah diamati tersebut.

Jika didalam penelitian sosial, proses dari identifikasi masalah ini bisa dilakukan dengan cara mendeteksi suatu permasalahan sosial yang akan diamati. Dan dari fenomena tersebut, para peneliti dapat mengambil langkah untuk bisa mengetahuinya lebih lanjut, dapat dengan melakukan suatu observasi, melakukann survey awal, maupun membaca literatur. Dan berikut ini adalah contoh dari identifikasi masalah :

Kebijakan Pemberlakuan Lockdown Sebagai

Antisipasi Penyebaran Corona Virus-19

Pendahuluan

Coronavirus merupakan sekumpulan virus dari sub-keluarga Orthocronavirinae didalam famili Coronaviridae dan ordo Nidovirales. Virus tersebut bisa menyebabkan suatu penyakit pada mamalia dan juga burung, serta manusia. Sedangkan pada manusia, virus corona ini bisa menyebabkan infeksi pada saluran pernapasan yang ringan, contohnya seperti flu, walaupun beberapa bentuk dari penyakit seperti pada MERS, SARS dan COVID-19 memiliki sifat yang mematikan.

Dan dalam kondisi tersebut, corona virus bukanlah sebuah wabah yang dapat kita abaikan begitu saja. Apabila kita lihat dari gejalanya tersebut, orang biasa atau awam akan menduga cuma sebatas pilek biasa, namun bagi  analisis kedokteran virus tersebut cukup mematikan dan berbahaya. Pada saat ini, di tahun 2020, perkembangan dari penularan virus tersebut sangat signifikan sebab penyebarannya yang telah mendunia dan hampir seluruh negara seudah merasakan dampak dari virus ini, termasuk Indonesia juga.

Mengurangi dan mengantisipasi jumlah dari penderita corona vitus di Indonesia sendiri pun telah dilakukan diseluruh daerah. Contohnya yaitu dengan memberikan suatu kebijakan untuk membatasi sefala kegiatan keluar rumah, kegiatan bekerja dengan cara work from home atau bekerja dirumah, dan kegiatan sekolah dirumah, serta sampai pada kegiatan beribadah pun dilakukan dirumah. Hal tersebut pastinya telah dianalisa dengan sangat maksimal.

Segala kegiatan yang dilakukan dirumah juga telah menjadi kebijakan didalam kondisi khusus yang wajib untuk dilakukan. Dan kebijakan tersebut diharapkan bisa mengatasi masalah yang ada dimasyarakat. Kebijakan itu juga telah ditetapkan oleh berbagai pihak seperti pada pemerintah yang diorientasikan di pemenuhan kepentingan dan kebutuhan masyarakat.

Adapun makna dari dilakukannya kebijakan publik tersebut yaitu sebuah hubungan yang dapat mencapai tujuan atau sasaran yang menjadi hasil akhir dari suatu aktifitas yang dilakukan oleh pemerintah. Kesalahan maupun kekurangan kbijakan tersebut akan bisa diketahui apabila setelah kebijakan tersebut sudah dilaksanakan. Dan keberhasilan pelaksanaan kebijakan publik itu bisa dilihat dari dampak yang akan timbul dan dapat dijadikan sebagai suatu hasil evaluasi dari pelaksanaan sebuah kebijakan.

Kebijakan pada pelayanan kesehatan juga bisa dipandang sebagai sebuah aspek yang sangat penting pada kebijakan sosial. Sebab kesehatan adalah salah satu faktor penentu untuk kesejahteraan sosial. Dan orang yang sejahtera tak hanya perihal orang tersebut mempunyai rumah dan pendapatan yang memadai, tetapi adalah orang yang sehat, seperti baik dalam rohani maupun jasmaninya. Di Australia, Inggris, bahkan Selandia Baru, pelayanan kesehatannya telah diorganisir oleh suatu lembaga yang sering dikenal dengan sebutan The National Health Service. Lembaga tersebut sudah menyediakan pelayanan perawatan kesehatan dasar yang gratis bahkan hampir untuk keseluruhan warga negaranya.

Kebijakan yang timbul dikarenakan wabah virus ini dapat dilihat dengan adanya penutupan berbagai akses jalan dalam kurun waktu yang tertentu, pembatasan dalam jam operasional transportasi, pembatasan jumlah transportasi, dan pastinya kebijakan tersebut dimaksudkan untuk bisa menahan kegiatan masyarakat untuk keluar rumah.

Hampir segala aktifitas dilakukan dirumah, dan kebijakan tersebut juga disebut dengan istilah lockdown. Lockdown bisa membantu mencegah dari penyebaran virus corona ini kedatu wilayah ke wilayah yang lain, dengan begitu maka masyarakat yang ada di satu wilayah tersebut sangat diharapkan untuk bisa terhindar dari virus yang semakin cepat menyebar ini. Kebijakan tersebut juga hanya bisa dilakukan oleh pemerintah, dan dengan lebih dahulu untuk melakukan suatu pemeriksaan dengan ketat sebelumnya ke berbagai wilayah serta  mempertimbangkan konsekuensinya dengan matang, seperti dari segi sosial maupun ekonomi.

Kebijakan lockdown adalah suatu bagian dari peraturan perundang-undangan yang sudah tertuang didalam UU No 6 pada tahun 2018 mengenai Kekarantinaan Kesehatan yang membahan mengenai Kekarantinaan Kesehatan di Pintu Masuk serta diwilayah yang dilakukan melalui aktivitas pengamatan penyakit dan juga faktor resiko kesetan sejumlah masyarakan kepada orang, alat angkut, lingkungan, barang dan juga respon kepada kedaruratan kesehatan masyarakat didalam bentuk suatu tindakan Kekarantinaan Kesehatan.

Selanjutnya pemerintah juga dapat memberikan suaru pelayanan yang khusus yang dapat diakses oleh sejumlah masyarakat terkait dengan penyebaran virus COVID-19 demi menghindari rasa kepanikan masyarakat yang diakibatkan oleh berita bohong yang sudah terlanjur bereda dilingkungan masyarakat. Dan jika dilihat pada UU ITE dalam Pasal 45A pada ayat 1, dimana didalamnya tertulis tiap orang yang secara sengaja dan tak memiliki hak untuk menyebarkan suatu berita bohong dan bersifat menyesatkan dapat dipidana dengan pidana penjara 6 tahun serta denda maksimal Rp 1 milliar.

Identifikasi Masalah

Didalam permasalahan ini, muncul berbagai pertanyaan yang dapat menjadi fokus dari penelitian ini yakni :

  1. Bagaimana cara perkembangan kasus corona di wilayah Indonesia ?
  2. Bagaimana dampak yang positif dan negatif yang diberlakukan kebujakan lockdown yang diambil oleh pemerintah di Indonesia, baik itu didaerah maupun di pusat ?

Demikianlah artikel yang menjelaskan mengenai identifikasi masalah beserta dengan contoh identifikasi masalahnya. Anda dapat menjadikan artikel diatas sebagai referensi Anda untuk melakukan penelitian. Semoga artikel ini dapat membantu Anda dalam membuat identifikasi masalah dalam topik penelitian Anda.

Leave a Reply

Send this to a friend