50 Contoh Kalimat Efektif dan Kalimat Tidak Efektif Beserta Ciri-Cirinya

Kalimat adalah suatu bentuk didalam bahasa yang diawali dan juga diakhiri dengan kesenyapan bunyi, hal tersebut mempunyai informasi yang lengkap. Kensenyapan bunyi dari awal kalimat umumnya memiliki bentuk penggunaan huruf besar atau huruf kapital.

Sementara pada kesenyapan bunyi pada akhir kalimat bisa berbentuk tanda baca titik, seru, Tanya, dan lain-lainnya. Dan didalam dunia penulisan, sering juga mengalami ketidakhematan kalimat, hal ini umumnya disebut dengan kalimat yang tidak efektif. Dan tahukah kamu apa pengertian dari kalimat tidak efektif dan kalimat efektif?

Pada artikel ini akan membahas mengenai kalimat tidak efektif dan kalimat efektif.

Contoh Kalimat Efektif dan Kalimat Tidak Efektif

Suatu kalimat pada karangan maupun bacaan yang lainnya harus memiliki kandungan yang dapat dimengerti oleh orang lain. Karena dengan begitu, para pembaca tidak akan merasa bingung ketika membaca karangan maupun bacaan tersebut. Maka dari itu, kita harus bisa membedakan kalimat yang efektif maupun yang tidak efektif.

Dan jika terdapat kalimat yang tidak efektif, maka harus diubah kedalam kalimat yang efektif untuk mempermudah pembaca memahami bacaan tersebut. Dibawah ini merupakan ciri-ciri dan juga contoh dari kalimat efektif dan kalimat tidak efektif :

Kalimat Efektif

Contoh Kalimat Efektif

Kalimat efektif merupakan suatu kalimat yang dapat menimbulkan kembali suatu gagasan maupun pendapa didalam diri pembaca atau pendengar seperti yang terdapat didalam pikiran penulis maupun pembicara. Dan kalimat efektif biasanya tak membuat si pembaca maupun pendengar mengalami sendiri perbedaan didalam pemahaman penulis maupun pembicara. Berikut ini adalah ciri-ciri dan contoh dari kalimat efektif :

1. Ciri-ciri Kalimat Efektif

Kalimat efektif memiliki ciri-ciri, yaitu :

  • Kesepadanan Struktur, hal ini dimaksudkan karena terdapat unsur subjek dan juga predikat yang sangat jelas terkandung didalam kalimat efektif.
  • Kesamaan bentuk, hal ini dimaksudkan karena terdapat kesamaan penggunaan suatu imbuhan didalam kata-kata tertentu yang terdapat pada kalimat.
  • Ketegasan makna, hal ini dimaksudkan karena terdapat makna yang terkandung pada kalimat efektif sangat jelas dan bisa dipahami oleh pendengar maupun pembaca.
  • Kelogisan Makna, hal ini dimaksudkan karena terdapat makna yang terkandung didalam kalimat efektif yang harus bisa diterima oleh nalar manusia yang sehat.
  • Kepaduan Makna, hal ini dimaksudkan karena didalam kalimat efektif terkandung makna yang makin padu.
  • Kecermatan dan Kesantunan, hal ini dimaksudkan karena didalam kalimat efektif terdapat penggunaan kata yang dapat digunakan sesuai atas konteks kalimat dan juga tak menyinggung pihak manapun.

2. Contoh Kalimat Efektif

kalimat efektif

Dibawah ini merupakan contoh dari kalimat efektif :

  1. Para tamu undangan dipersilakan mencicipi hidangan yang sudah disediakan.
  2. Untuk mengetahui apakah uang kertas yang kita pakai tersebut asli atau palsu, maka kita harus melihat, meraba, dan menerawang uang kertas tersebut.
  3. Pergilah kamu dari sini!
  4. Aku menyukai buah apel dan papaya.
  5. Anni kini sudah beranjak dewasa.
  6. Meskipun demam, Anas tetap pergi kuliah.
  7. Anas demam, namun tetap pergi kuliah.
  8. Walaupun lelah sekali, Ana tetap ikut bakti sosial.
  9. Ana lelah sekali, tetapi tetap ikut bakti sosial.
  10. Jika bekerja dengan keras, kamu pasti berhasil.
  11. Kamu bekerja dengan keras, maka kamu pasti berhasil.
  12. Karena kakaknya sakit, ia pergi ke rumah sakit.
  13. Kakaknya sakit, maka ia pergi ke rumah sakit.
  14. Setelah memasak, ibu mencuci baju.
  15. Ibu memasak, kemudian mencuci baju.
  16. Kakaknya anak paling cantik di keluarganya.
  17. Kakaknya anak tercantik di keluarganya.
  18. Rapat dihadiri pejabat-pejabat.
  19. Rapat dihadiri para pejabat.
  20. Seminar itu diikuti mahasiswa-mahasiswa.
  21. Seminar itu diikuti semua mahasiswa.
  22. Keduanya saling membantu dalam kesulitan.
  23. Keduanya bantu-membantu dalam kesulitan.
  24. Orang-orang di desa itu banyak berprofesi sebagai petani.
  25. Anggi pergi ke pasar dan membeli sayur.
  26. engetahui nilainya bagus membuat Intan senang.
  27. Bagus ke pasar untuk membeli jeruk.
  28. Tugas peneliti adalah menganalisis dan menyajikan hasil analisis data.
  29.  Film itu sudah Febri tonton sampai selesai.
  30. Kepada pembicara waktu dan tempat disediakan.

Kalimat Tidak Efektif

Contoh Kalimat Tidak Efektif

Kalimat yang tidak efektif merupakan suatu kalimat yang tidak hemat maupun kaliman yang menggunakan 2 bentuk yang memiliki makna yang sama. Dibawah ini merupakan ciri-ciri dan contoh dari kalimat tidak efektif :

1. Ciri-ciri Kalimat Tidak Efektif

Dibawah ini adalah ciri-ciri dari kalimat tidak efektif :

  • Kalimat yang tidak efektif terdapat adanya suatu konjungsi setelah tanda baca koma.
  • Kalimat yang tidak efektif memiliki ciri diawali dengan suatu preposisi dan kemudian diikuti dengan predikat yang menggunakan imbuhan me-.
  • Kalimat yang tidak efektif memiliki bahasa yang tidak logis.
  • Didalam Kalimat tidak efektid terdapat adanya 2 konjungsi didalam sebuah kalimat yang mana mempunyai 2 klausa.
  • Kalimat yang tidak efektif merupakan kalimat yang awalannya menggunakan konjungsi.
  • Kalimat yang tidak efektid biasanya tidak sesuai dengan EYD.

2. Contoh Kalimat Tidak Efektif

Contoh Kalimat Tidak Efektif

Jika sebelumnya sudah dijelaskan mengenai ciri-ciri dari kalimat tidak efektif, maka kali ini akan dipaparkan beberapa contoh dari kalimat tidak efektif. Dan dibawah ini merupakan contoh dari kalimat yang tidak efektif :

  1. Andi membelikan pulsa adiknya.
  2. Setiap kali bertemu merepa pasti saling pandang memandang.
  3. Ia sedang menginventarisir perabot-perabot kantor.
  4. Para wanita perlu hati-hati jika melewati lorong.
  5. Baik mahasiswa baru atau mahasiswa lama dikenakan peraturan yang sama.
  6. Karena harga terus melambung tinggi maka rakyat menderita kelaparan.
  7. Dengan penelirian ini akan memberikan banyak manfaat untuk warga.
  8. Berbagai kendala penelirian harus dapat diselesaikan oleh kita.
  9. Sesampainya dirumah nenek langsung berkebun dengan kakek.
  10. Dalam rapat itu membahas cara memajikan pariwisara daerah.
  11. Saat itu malam yang penuh bintang.
  12. Yang menjadi sebab banjir adalah pembuangan sampah di hilir sungai.
  13. Film itu saya sudah tonton.
  14. Dia bukan guru, tetapi pelayan.
  15. Meskipun demam, namun Anas tetap pergi kuliah.
  16. Walaupun lelah sekali, tetapi Ana tetap ikut bakti sosial.
  17. Jika bekerja dengan keras, maka kamu pasti berhasil.
  18. Karena kakaknya sakit, maka ia pergi ke rumah sakit.
  19. Setelah memasak, kemudian ibu mencuci baju.
  20. Kakaknya anak paling tercantik di keluarganya.
  21. Rapat dihadiri para pejabat-pejabat.
  22. Seminar itu diikuti semua mahasiswa-mahasiswa.
  23. Keduanya saling bantu-membantu dalam kesulitan.
  24. Minggu kemarin banyak para pegawai yang melakukan demonstrasi.
  25. Anggi pergi ke pasar dan Anggi membeli sayur.
  26. Semua orang-orang di desa itu banyak berprofesi sebagai petani.
  27. Karena harga terus melambung tinggi maka rakyat menderita kelaparan.
  28. Mengetahui nilainya bagus Intan dibuat senang.
  29. Bagus ke pasar untuk membeli buah jeruk.
  30. Para wanita perlu hati-hati jika melewati lorong.

Demikianlah artikel yang menjelaskan mengenai ciri-ciri sekaligus contoh dari kalimat efektif dan juga kalimat tidak efektif. Dengan ciri-ciri diatas, diharapkan Anda dapat membuat suatu kalimat yang efektif pada suatu karangan maupun bacaan.

Karena dengan begitu, pembaca bisa dengan cepat mengerti apa yang dimaksud pada suatu karangan maupun bacaan yang Anda buat. Dan semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk Anda dan bisa dijadikan suatu referensi ilmu pengetahuan.

Leave a Reply

Send this to a friend