• Our Partners:

Contoh konflik sosial

4 Contoh Konflik Sosial Indonesia (Keluarga, Sekolah & Masyarakat)

Konflik sosial adalah salah satu perubahan sikap masyarakat yang membuat terkikisnya integrasi sosial. Konflik sendiri tidak hanya datang dari masyarakat, tetapi juga dari luar masyarakat sehingga bisa dikatakan bahwa konflik sosial adalah salah satu faktor pendorong adanya perubahan sosial.

Munculnya konflik sosial dalam masyarakat didasarkan pada adanya perbedaan (pendapat, penampilan, ras, ideologi, budaya, dan lain-lain). Konflik sosial tersebut memunculkan pertentangan dalam hal kekerasan, baik secara fisik maupun non-fisik.

Konflik-konflik sosial tersebut bisa dilihat dalam konflik sosial yang ada di Indonesia, antara lain penjelasannya di bawah berikut ini.

Contoh Konflik Sosial di Indonesia

Contoh Konflik Sosial di Indonesia

Contoh Konflik Sosial di Indonesia

Karena pembahasan konflik sosial masuk wilayah Indonesia, maka rubrik kali ini akan membahas tentang contoh konflik sosial yang ada di Indonesia, antara lain:

1. Konflik sosial suku di Sampit

Konflik ini berada di daerah ibu kota Pontianak, Kalimantan Barat. Konflik tersebut didasarkan pada suku Madura (pendatang) dan suku Dayak (Kalimantan) yang berseteru.

2. Konflik sosial di Lampung

Konflik ini berada di Lampung, Sumatera Utara dimana terjadi konflik antara suku Lampung dan suku Bali. Latar belakang terjadinya konflik adalah terjadi kesenjangan sosial dalam hal ekonomi antara masyarakat asli dan masyarakat pendatang.

3. Konflik sosial di Papua

Konflik ini berada di pedalaman Papua dan konflik tersebut untuk merebut kekuasaan dan eksistensi ras atau suku-suku yang ada di wilayah tersebut. Sehingga setiap tahun seringkali terjadi konflik tentang hal ini.

4. Konflik sosial di Aceh

Konflik ini terjadi di Aceh, Sumatera Utara dimana wilayah ini atau provinsi ini terkenal memiliki kekayaan sumber daya alam (SDA) yang melimpah, seperti minyak bumi, dan minyak bumi tersebut dikabarkan mempunyai cadangan yang besar dibandingkan dengan negara Arab Saudi.

Konflik didasarkan pada Aceh yang ingin memerdekakan wilayahnya sendiri dan menjadi suatu negara sendiri. Dengan adanya konflik tersebut, maka Aceh akhirnya diajak melakukan kerjasama dan berunding dengan pemerintah Indonesia untuk menekan konflik sosial tersebut.

5. Konflik sosial di Jawa Barat

Konflik ini terjadi di Jawa Barat yang dilakukan oleh antar organisasi, yaitu organisasi Islam FPI dan GMBI pada tahun 2017. Konflik sosial ini tidak memakan korban tetapi banyak kerugian yang didapat apalagi dalam hal material.

6. Konflik sosial di Yogjakarta

Konflik ini terjadi di Yogyakarta dimana terjadi pengusiran terhadap mahasiswa yang pro akan kemerdekaan Papua Barat sehingga hal tersebut menimbulkan konflik sosial tersebut berupa pengusiran.

7. Konflik sosial di Jakarta

Konflik ini terjadi di Jakarta, Indonesia pada tahun 1998 dengan adanya penolakan masyarakat terhadap kebijakan pemerintah yang dianggap merugikan saat itu. Penolakan tersebut dilakukan dengan cara mengusir, memperkosa, dan melakukan pencurian terhadap kaum Tionghoa atau etnis Cina.

8. Konflik sosial di Lampung Tengah

Konflik ini terjadi di Jawa Tengah dimana antara masyarakat suku Jawa dengan suku Lampung karena saat di Jawa, masyarakat suku Lampung melakukan perilaku pasar berupa pembakaran rumah sampai pembunuhan pada masyarakat sekitarnya.

9. Konflik sosial di Mesuji

Konflik ini terjadi di Kabupaten Mesuji, Tulang Bawang berupa perebutan tanah antara perusahaan dan masyarakat. Dalam konflik tersebut terdapat banyak korban berjatuhan yang didasarkan pada perusahaan menyewa para preman untuk melakukan peperangan atau pemberontakan dengan masyarakat.

10. Konflik sosial di Jawa Tengah

Konflik ini terjadi di Rembang, Jawa Tengah antara para petani dengan perusahaan pertambangan.

11. Konflik sosial di NTB

Konflik ini terjadi di Desa Sekatang, Kabupaten Sumbawa Besar, NTB yang didasarkan karena adanya perbedaan suku maupun budaya yang ada dalam masyarakat tersebut.

12. Konflik sosial di NTT

Konflik ini terjadi di Desa Wulublolong dan Desa Lohayong, NTT yang didasarkan pada adanya perebutan material (kekayaan alam) di perbatasan desa.

13. Konflik sosial di Tolikora

Konflik ini terjadi di Tolikora dengan latar belakang masalah karena adanya kesenjangan sosial tentang penerimaan bantuan dana dari pemerintah pusat, khususnya dalam hal bantuan dana pembangunan tempat ibadah (baik Islam maupun Kristen).

Dari hal tersebut memunculkan konflik yang ada dalam masyarakat tersebut berupa fenomena-fenomena.

14. Konflik sosial di Ambon

Konflik ini terjadi di Ambon dengan latar belakang adanya kesenjangan sosial yang terlihat signifikan antara masyarakat beragama Islam dan Kristen Katolik pada tahun 1998.

15. Konfik sosial di Jawa Timur

Konflik ini terjadi di Situbondo, Jawa Timur dimana latar belakang konfliknya didasari oleh adanya persoalan agama berupa penghinaan atau penistaan terhadap agama Islam yang terjadi pada tahun 1996.

Contoh Konflik Sosial di Sekolah

Contoh Konflik Sosial di Sekolah

Contoh Konflik Sosial di Sekolah

Berikut ini adalah contoh konflik sosial yang ada di sekolah, antara lain:

  1. Siswa memalak teman sekelasnya.
  2. Siswa membully teman sekelasnya.
  3. Siwa melawan gurunya.
  4. Siswa memakai narkoba di kelas.
  5. Siswa main HP saat guru menjelaskan.
  6. Siswa ketahuan menonton foto bokep.
  7. Siswa merokok di kelas atau area sekolah.
  8. Siswa berkelahi dengan teman sekolahnya.
  9. Siswa menghamili teman perempuannya.
  10. Guru memperkosa murid.
  11. Saling mengejek teman di kelas.
  12. Siswa yang bolos pelajaran.
  13. Munculnya geng atau kelompok dalam satu kelas maupun sekolah.
  14. Tawuran antar pelajar di lingkungan masyarakat.
  15. Siswa terlambat masuk ke kelas.
  16. Dan lain-lain.

Contoh Konflik Sosial di Keluarga

Contoh Konflik Sosial di Keluarga

Contoh Konflik Sosial di keluarga

Berikut ini adalah contoh konflik sosial di keluarga, antara lain:

  1. Terjadi perceraian.
  2. Terjadi perselingkuhan.
  3. Terjadi KDRT.
  4. Suami tidak memberikan nafkah kepada istri dan anak.
  5. Suami membunuh istri dan sebaliknya.
  6. Ibu membunuh anak kandungnya sendiri.
  7. Seorang ayah memukul anak karena tidak menurut.
  8. Anak pergi dari rumah.
  9. Antara anak dan orang tua bertengkar.
  10. Ayah atau ibu pergi dari rumah.
  11. Memperebutkan warisan.
  12. Pertengakaran antar saudara.
  13. Dan lain-lain.

Contoh Konflik Sosial di Masyarakat

Contoh Konflik Sosial di Masyarakat

Contoh Konflik Sosial di Masyarakat

Berikut adalah contoh konflik sosial di masyarakat, antara lain:

  1. Seorang anak minta dibelikan gadget.
  2. Adanya demo kenaikan upah buruh oleh pegawai.
  3. Berkata tidak sopan atau tidak baik di media sosial.
  4. Adanya tawuran antar masyarakat.
  5. Adanya penyebaran ajaran agama sesat dalam suatu wilayah dalam masyarakat tersebut.
  6. Pengusiran perampok secara tidak adil dari kampungnya.
  7. Pengeroyokan massal tanpa tahu sebabnya dan tanpa melaporkan ke pihak yang berwajib.
  8. Adanya perdagangan illegal, salah satunya adalah perdagangan manusia.
  9. Adanya perdagangan wanita atau mucikari dalam suatu wilayah tertentu.
  10. Adanya transaksi jual beli barang-barang langka dan yang dilindungi oleh pemerintah.
  11. Menjual barang-barang narkotika.
  12. Menjual hewan-hewan langka ke pihak konsumen.
  13. Menjual atau mencuri barang sejarah yang langka dan historis.
  14. Adanya preman yang memalak atau menguasai suatu daerah.
  15. Masyarakat yang suka berjudi dan minum-minuman keras di suatu wilayah.

Nah, itulah penjelasan lengkap terkait dengan contoh konflik sosial yang ada di Indonesia, mulai dari secara keseluruhan, sekolah, keluarga, dan masyarakat itu sendiri. Semoga bermanfaat dan menambah wawasan.

Leave a Reply

Send this to a friend