Facebook Hack

Facebook Kemungkinan Kalah dalam Skandal Cambridge Analytica

NESABAMEDIA.COM – Mark Zuckerberg dan Sheryl Sandberg dinyatakan telah memberikan banding atas tuntutan yang diberikan atas masalah Facebook dan Cambridge Analytica, seperti yang diketahui bahwa Facebook telah melanggak hak privasi pengguna. Namun, pengadilan kemungkinan akan menuliskan bahwa Facebook bersalah atas kasus ini, Senin (29/08).

Facebook seperti yang telah diketahui telah menerima sebuah tuntutan, pengguna menemukan bahwa Facebook terlihat telah menjual data penggunanya. Hal ini terbukti dari berbagai macam laporan dan bukti yang telah diajukan ke pengadilan. Mark nampaknya memiliki waktu yang berat dalam pengembangan Metavers dan kasus yang menghantam Facebook.

Dilansir dari Routers, sebuah pengajuan banding telah diberikan kepada Mark karena pengadilan memberikan waktu hingga 60 hari untuk menyelesaikan kesepakatan mereka. Jika telah melewati maksimal batas yang diberikan, maka Facebook akan segera digulingkan pada 20 September mendatang.

Jika Anda penasaran dengan dokumen lengkapnya, maka Anda dapat membacanya melalui dokumen ini. Namun, hingga saat ini belum ada titik jelas mengenai kesepakatan apa yang diberikan oleh Meta. Meta juga tidak memberikan keterangan lebih lanjut ketika diwawancarai oleh The Verge melalui juru bicara mereka. Bisa ditebak, tentunya Meta harus mengeluarkan banyak uang untuk denda.

Gugatan yang diterima oleh Meta merupakan penyalahgunaan data pengguna, di mana Meta dilaporkan telah menjual data pengguna kepada pihak ketiga, juga menyalahkan perusahaan karena secara terbuka tidak memberikan perlindungan kepada pengguna atas tindakan jahat. Pada 2018, Mark juga tidak memberikan solusi yang serius untuk menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi dengan Cambridge Analytica.

Seperti yang telah diketahui, data yang bocor ini telah digunakan pada saat Donald Trump melakukan kampanye pilpres dan memungkinkan partai untuk dapat menggunakan data pengguna dalam mengiklankan Trump dalam kampanye yang dia lakukan.

Tercatat, ada jutaan data yang bocor akibat Facebook yang terlihat sengaja tidak memberikan perlindungan atas data pengguna. Akibatnya, terjadi penyalahgunaan data yang tentunya tidak diinginkan oleh semua pengguna sosial media Facebook. Kesalahan yang terjadi bukan hanya itu saja, Mark tercatat telah dua kali terjerat skandal kebocoran data Facebook yang tentunya mengundang rasa ragu penggunanya.

Editor: Muchammad Zakaria

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Send this to a friend