Fujifilm Siapkan Desain Smartphone Lipat Dengan Stylus Pen

Fujifilm Siapkan Desain Smartphone Lipat Dengan Stylus Pen

NESABAMEDIA.COMFujifilm tampaknya tertarik untuk terjun ke pasar smartphone dan merancang smartphone lipat yang bekerja dengan stylus pen. Deskripsi yang ada tampaknya sangat mirip dengan Samsung Fold 3 yang baru-baru ini diumumkan.

Dalam paten yang ditemukan dan diilustrasikan oleh LetsGoDigital, Fujifilm tampaknya siap untuk mengambil segmen pasar baru. Paten tersebut diajukan di Amerika Serikat pada 3 Agustus dan diterbitkan pada 9 September. Teknologi ini juga termasuk dalam database World Intellectual Property Organization (WIPO) yang melindungi paten di seluruh dunia.

Patennya sangat detail dan menjelaskan segalanya mulai dari prosesor dan layar sentuh, hingga speaker dan mikrofon. Ini juga akan bekerja dengan stylus. Fujifilm juga telah menetapkan berbagai antarmuka dan opsi kontrol, termasuk yang akan berubah berdasarkan sudut lipat, fitur yang terdengar mirip dengan Mode Flex Samsung.

Anehnya, meskipun terdapat 47 halaman informasi desain secara terperinci, paten tidak membahas apa pun tentang sistem kamera. Paten tersebut bahkan tidak menyebutkan apa-apa tentang kamera yang menghadap ke depan, meskipun render yang ada menunjukkan desain punch-hole klasik. 

Meskipun ini tidak biasa untuk paten smartphone mana pun, hal ini bisa dibilang sangat aneh mengingat Fujifilm selama ini dikenal sebagai salah satu produsen kamera paling terkemuka di dunia. Sementara banyak produsen smartphone telah bermitra dengan brand kamera untuk meningkatkan sistem kamera smartphone mereka seperti, Zeiss dengan Vivo dan Hasselblad dengan OnePlus, perangkat yang dirancang Fujifilm akan sangat bergantung pada sejarah perusahaan sendiri untuk mempromosikan sistem kameranya.

Apa pun masalahnya, Fujifilm memilih untuk terjun ke pasar smartphone dengan perangkat lipat sangat menarik, karena teknologi layar lipat juga tergolong masih muda.

Perusahaan kamera yang kemudian memilih untuk membuat smartphone bukanlah hal yang asing, karena Sony dan Panasonic telah memproduksi perangkat seluler di masa lalu. Panasonic dan Sony adalah perusahaan yang jauh lebih besar dengan divisi yang jauh lebih banyak, dan jika dibandingkan dua perusahaan itu, Fujifilm tergolong lebih kecil skalanya. 

Fujifilm telah dikenal terutama karena teknologi medis, kamera, dan filmnya.

Seperti halnya kebanyakan paten yang terungkap, keberadaannya bukanlah sebuah bukti bahwa perusahaan akan memproduksi produk tertentu sehingga tidak jelas apakah smartphone lipat Fujifilm akan benar-benar diproduksi dan hadir di pasaran.

Sebagai informasi tambahan, Fujifilm baru-baru ini menutup empat pabrik peralatan foto mereka di Amerika dan merumahkan 400 karyawan mereka di tengah upayanya untuk menjaga kestabilan perusahaan. CEO barunya secara terbuka mengatakan bahwa perusahaan tidak memiliki rencana untuk meninggalkan fotografi, meskipun ada perubahan semacam ini.

Leave a Reply

Send this to a friend