• Our Partners:

Helm Gojek

Gojek Dapat Suntikan Investasi Dari Facebook dan Paypal

NESABAMEDIA.COMGojek penyedia layanan transportasi online menginformasikan bahwa perusahaannya baru saja mendapatkan suntikan dana dari Facebook dan Paypal.

Namun, jumlah pasti suntikan investasi dari dua raksasa internet dunia itu tidak diungkapkan oleh Gojek. Yang pasti, pihak Gojek menjelaskan jika pendanaan itu terakumulasi dalam rangkaian pendanaan seri F yang sudah dibuka sejak tahun 2018 silam. Kini jumlah dana yang sudah terkumpul mencapai angka USD 3 miliar atau sekitar Rp 42 triliun. 

Jika dihitung berdasarkan laporan pengumpulan pendanaan yang sudah dirilis oleh penyedia layanan transportasi online itu sebelumnya, terdapat selisih sekitar USD 1,8 miliar atau sekitar Rp 25 miliar. Kemungkinan besar, selisih tersebut merupakan tambahan suntikan dana dari Facebook dan Paypal itu. Pada awalnya, penyedia layanan transportasi online itu sebenarnya hanya menargetkan pendanaan seri F sebesar USD 2,5 miliar atau Rp 35,5 miliar. Namun dengan hasil ini, tentunya target itu justru terlampau cukup besar. 

Langkah Facebook dan Paypal untuk menyuntikkan dana ke Gojek ini, laiknya menyusul langkah Tencent dan Google yang terlebih dahulu bergabung. Menurut perusahaan, apa yang dilakukan Facebook, Paypal, Tencent dan Google merupakan pengakuan dari kinerja perusahaan transportasi online tersebut di pasar teknologi Asia Tenggara, khususnya Indonesia.

Suntikan pendanaan dalam rangkaian Seri F milik Gojek ini juga menjadi investasi pertama dari Facebook terhadap perusahaan asal Indonesia. Tak hanya sekedar melakukan investasi, Facebook nantinya juga akan berkolaborasi dan meningkatkan sinergi antara Gojek dengan para investornya. Lebih lanjut, kolaborasi itu kemungkinan besar akan dilakukan dalam bidang layanan pembayaran dan keuangan digital.

Gopay Pembayaran Digital

Gopay Pembayaran Digital

Kolaborasi Layanan Pembayaran Digital Milik Gojek

Gojek sendiri menjelaskan lebih lanjut mengenai kolaborasi dalam layanan pembayaran dan keuangan itu. Menurut pihaknya, kolaborasi itu memiliki tujuan untuk meningkatkan sistem pembayaran digital di kawasan Indonesia hingga Asia Tenggara di masa mendatang. Sementara pihak Facebook belum memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai kolaborasi layanan pembayaran itu.

Di sisi lain, Paypal memberikan gambaran cukup jelas mengenai kolaborasi layanan pembayaran dengan Gojek. Nantinya layanan keuangan milik Paypal akan bersinergi dengan layanan pembayaran milik Gojek, yakni Gopay. Lebih lanjut, penggunaan Gopay bisa menjangkau lebih dari 25 juta merchant yang saat ini sudah bergabung dengan Paypal. 

Prospek Gopay di Indonesia sendiri cukup potensial, dan mampu bersaing dengan layanan pembayaran digital lainnya seperti Ovo, Dana ataupun Link Aja. Dalam catatan laporan keuangan pada tahun 2018, transaksi kotor Gopay menembus angka Rp 89 triliun. [br/tn]

Leave a Reply

Send this to a friend