Teknologi Pelacakan Kontak Covid-19 Google

Google Kembangkan Teknologi Pelacakan Covid-19 Di Smartwatch

NESABAMEDIA.COMGoogle tengah bersiap untuk merilis teknologi pelacakan kontak Covid-19 ke perangkat wearable atau smartwatch mereka dalam waktu dekat. Google akan menjadikan teknologi ini bisa diakses di smartwatch dan juga perangkat wearable mereka lainnya. 

Semua perusahaan di dunia tengah mencoba segala cara untuk bisa mengatasi tantangan yang muncul disebabkan oleh adanya wabah pandemi. Adalah perusahaan teknologi yang berada di garis paling depan, untuk bisa memberikan solusi inovatif akan sejumlah isu utama yang muncul. 

Misalnya, sebuah model AI telah ditemukan yang bisa mendeteksi adanya virus Corona dari suara orang yang sedang batuk. Perusahaan lain juga menggunakan beragam metode untuk bisa melacak gejala dan faktor lain terkait virus tersebut. 

Google sendiri, telah mengembangkan beberapa inovasi untuk bisa menghentikan informasi salah soal virus itu. Perusahaan juga telah berkomitmen untuk bisa menyediakan informasi terkini soal wabah pandemi dan meminimalisir hasil pencarian yang tidak akurat. 

Lebih dari itu, Google juga tengah berupaya sangat keras untuk mengembangkan sebuah teknologi pelacakan kontak untuk Covid-19. Proyek ini dikerjakan bersama dengan Bluetooth Special Interest Group (SIG) dan diyakini bisa membantu mengatasi peningkatan infeksi di seluruh dunia. 

Kabar ini terungkap dari sebuah baris kode yang ada di Google Play Services versi 20.50.14. Kode itu menunjukkan bahwa Google dalam waktu dekat akan menghadirkan notifikasi khusus pada perangkat wearable untuk mendukung aplikasi pelacakan itu. 

Tampaknya pengguna yang menghubungkan perangkat yang kompatibel dengan smartphone, akan mendapatkan sebuah pesan dialog yang berbunyi: “Smartphone anda akan menggunakan perangkat ini untuk mengumpulkan data secara aman dan berbagi ID acak dengan perangkat lain terdekat. Anda akan diberitahukan jika anda sedang berada dekat dengan seseorang yang dilaporkan terinfeksi Covid-19. Tanggal, jangka waktu, dan kekuatan sinyal terkait dengan eksposur akan dibagikan ke aplikasi.”

Sayangnya informasi yang bisa didapatkan hanya sebatas itu untuk saat ini. Sangat kecil sekali detail soal bagaimana sistem itu akan bekerja nantinya, namun sepertinya tidak akan jauh berbeda dengan aplikasi pelacakan kontak yang sudah ada. 

Apapun itu, pada akhirnya aplikasi tersebut menjadi sebuah langkah positif untuk melawan penyebaran Covid-19. Meski tingkat efektifitasnya masih dipertanyakan. 

Bambang

Pernah menjadi jurnalis dan juga Social Media Manager di Merdeka.com selama lebih dari 2 tahun, sebelum akhirnya mengerjakan sejumlah proyek website yang dioptimasi dan dimonetisasi Google Adsense. 

Kini sedang aktif dalam pembuatan konten Youtube dokumenter bertema sosial serta menjadi penulis konten untuk sejumlah website. 

Leave a Reply

Send this to a friend