Windows 10 ChkDsk Bug

Jalankan ChkDsk di Windows 10 20H2 Bisa Rusak File Sistem

NESABAMEDIA.COMSepertinya pembaruan paling anyar dari Windows 10 20H2 menghadirkan sejumlah bug yang mungkin bisa merusak sistem file dari partisi Windows dan menyebabkan Blue Screen of Death (BSOD) saat proses reboot. Laporan menyebutkan hal ini disebabkan ketika pengguna menjalankan ChkDsk di sejumlah perangkat Windows 10 20H2 yang memasang pembaruan terbaru itu. 

Lebih lanjut, kerusakan file sistem dan juga BSOD itu terjadi tepatnya ketika pengguna selesai melakukan ChkDsk dan kemudian merestart perangkat mereka saat pertama kali. 

Masalah ini dilaporkan oleh pengguna bernama Gunter Born pada halaman blognya. Dia menjelaskan masalah itu muncul setelah salah seorang rekannya memasang pembaruan Windows 10 20H2 terbaru dan kemudian menjalankan program ChkDsk dengan perintah “chkdsk c: /f”. Perintah itu adalah meminta agar sistem melakukan pengecekan pada drive c untuk menemukan adanya error file sistem atau tidak.

Setelah perintah tersebut dieksekusi, pada tampilan Command Prompt itu muncul sejumlah error di sebuah file yang berjudul 9 dan juga error pada atribut BITMAP yang ada di Master File Table. Perangkat kemudian mencoba menghentikan error file sistem NTFS itu dengan melakukan reboot. 

chkdsk Windows 10 Bug

chkdsk Windows 10 Bug

Hasil analisa sistem di perangkat yang aktif, yang sebelumnya menjalankan ChkDsk, menunjukkan bahwa partisi drive di Windows telah kembali ke bentuk partisi RAW, yang kemudian menyarankan untuk melakukan perbaikan pada tool Check Disk yang telah merusak file sistem NTFS.

Adapun dari riset yang telah mereka lakukan, ditemukan sejumlah informasi seperti berikut:

  • Sistem dengan Windows 10 20H2 nampaknya jadi yang terdampak
  • Masalah ini berdampak pada SSD. Pengguna lain melaporkan hard drive dengan sistem VM juga ikut terdampak.
  • Pembaruan kumulatif KB4592348, yang dirilis tanggal 8 Desember 2020, sebagai bagian dari Patch Tuesday, diklaim sebagai penyebab utamanya.

Sementara itu faktor lainnya masih belum jelas hingga saat ini. Tidak diketahui juga apakah masalah ini juga berdampak ke seluruh perangkat yang menggunakan Windows 10 dengan versi 20H2 atau hanya ke perangkat tertentu yang memiliki karakteristik yang sama. Namun pastinya pembaruan Windows 10 20H2 yang belum mendapatkan pembaruan tidak terdampak.

Para admin pun disarankan untuk melakukan pencadangan atau back up partisi Windows ketika hendak menjalankan program ChkDsk. Sementara pihak Microsoft masih belum mengkonfirmasi tentang masalah ini. 

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Send this to a friend