Kumpulan Doa Kedua Orang Tua dan Artinya + Versi Latinnya Juga!

Setiap anak wajib hukumnya berbakti kepada kedua orang tuanya serta senantiasa mendoakan kebaikan kepada mereka baik masih hidup ataupun sudah meninggal.

Perintah berbakti kepada kedua orang tua ini jelas tertera didalam Al-Quran maupun hadist. Nah, pada artikel ini, kita akan membahas mengenai kumpulan doa untuk kedua orang tua dan juga adab anak kepada kedua orang tua.

Sebagai anak, kita harus menjaga adab-adab saat berinteraksi dengan kedua orang tua kita. Jangan menyakiti ataupun menyinggung hatinya dengan perkataan dan perbuatan kita yang tidak baik. Untuk penjelasan lebih lanjut mengenai doa untuk kedua orang tua beserta adab kepada orang tua, mari simak penjelasan dibawah ini.

Kumpulan Doa Kedua Orang Tua 

Berikut dibawah ini beberapa doa untuk kedua orang tua yang dapat kita lakukan.

A. Doa Memohon Ampun untuk Kedua Orang Tua

Doa berikut ini tentu tidak tidak asing bagi kita karena sering dibacakan setiap habis shalat dan waktu-waktu lainnya. Doa ini merupakan doa untuk memohon ampun atas kedua orang tua kita, berikut doanya:

Doa Kedua Orang Tua

Artinya: “Ya Allah, ampunilah aku dan kedua orang tuaku, baik ibu dan bapakku, kasihanilah keduanya seperti mereka menyayangiku di waktu kecil”.

B. Doa Memohon Ampun untuk Kedua Orang Tua dan Saudara Seiman

Selain doa diatas, biasanya setiap habis shalat dan waktu-waktu lainnya, dibacakan doa yang lebih lengkap yaitu untuk memohon ampun untuk kedua orang tua beserta saudara seiman. Jadi, bukan hanya untuk kedua orang tua saja tetapi juga untuk seluruh umat Islam di dunia, berikut doanya:

Doa Kedua Orang Tua dan Saudara Seiman

Allahummaghfirlii, waliwaalidayya, war hamhumma, kamaa robbayaanii shagiiroo. Walijami’il muslimina, walmuslimaati, walmu’miniina, wal mu’minaati, al ahyaa’i minhum wal amwati, wataabi’ wabainanaa, wa bainahum bil khoiraati, robbighfir warham wa anta khoirur roohimiina, walaa quwwata, illa biilaahi ‘aliyyil adzim.

Artinya: “Ya Allah, berikanlah ampunan kepadaku atas dosa dosaku dan dosa kedua orang tuaku dan kasihanilah keduanya itu sebagaimana beliau berdua merawatku ketika masih kecil, begitu juga kepada seluruh kaum muslimin dan muslimat, semua orang yang beriman, laki laki maupun perempuan yang masih hidup maupun yang sudah meninggal dunia, dan ikutkanlah diantara kami dan mereka dengan kebaikan. Ya Allah berilah ampun dan belas kasihanilah karena Engkaulah Tuhan yang lebih berbelas kasih dan tiada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan-Mu”.

C. Doa untuk Kedua Orang Tua yang Sakit

Jika orang tua kita sakit, kita dapat mendoakan kesembuhan atasnya dengan harapan Allah mengangkat atau menghilangkan penyakitnya. Berikut doanya:

Doa untuk Kedua Orang Tua yang Sakit

Artinya : “Ya Allah, Rabb Manusia, hilangkanlah kesusahan dan berikanlah dia kesembuhan, Engkau Zat Yang Maha Menyembuhkan. Tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dari Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit lain.”

D. Doa untuk Kedua Orang Tua yang Sakit Parah

Selanjutnya, jika orang tua kita menderita sakit parah maka kita dapat mendoakannya agar diberi kesembuhan jika itu lebih baiknya ataupun kemudahan meninggalkan kehidupan duniawinya jika itu lebih baiknya. Berikut doanya:

Doa untuk Kedua Orang Tua yang Sakit Parah

Artinya: “Ya Allah, hidupkanlah dia apabila itu lebih baik baginya. Dan matikanlah dia apabila kematian itu lebih baik baginya”.

E. Doa untuk Kedua Orang Tua yang Sudah Meninggal

Meskipun, orang tua kita sudah meninggal, kita masih tetap mengirimkan doa kepadanya agar mereka diampuni dosanya dan mereka ditempatkan di surga Allah. Seperti yang sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam yaitu

“Jika seseorang meninggal dunia, maka terputuslah amalannya kecuali 3 (tiga) perkara yaitu: sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan, ataupun doa anak yang shaleh”.

Dari hadist tersebut, jelaslah doa anak yang shaleh mampu membantu kedua orang tuanya yang sudah meninggal di alam kubur dan akhirat kelak. Berikut doa yang dibacakan untuk orang tua yang sudah meninggal.

Doa Kedua Orang Tua yang Meninggal

Allahummaghfir lahu warhamhu wa ‘aafihi wa’fu ‘anhu wa akrim nuzulahu wa wassi’ madkholahu, waghsilhu bil maa i wats-tsalji walbarodi wa naqqihii minal khothoo ya kamaa yunaqqots- tsawbul abyadhu minad danas, wa abdilhu daaron khoiron min daarihii wa ahlan khoiron min ahlihii wa zawjan khoiron min zawjihi, wa adkhilhul jannata wa a ‘idzhu min ‘adzaabil qobri wa fitnatihi wa min ‘adzaabin naar.

Artinya : “Wahai Allah, ampunilah dan rahmatilah, bebaskanlah, lepaskanlah dia. Dam muliakanlah tempat tinggalnya, luaskanlah jalan masuknya, cucilah dia dengan air yang jernih dan sejuk, dan bersihkanlah dia dari segala kesalahan seperti baju putih yang bersih dari kotoran, dan gantilah rumahnya dengan rumah yang lebih baik daripada yang ditinggalkannya, dan keluarga yang lebih baik, dari yang ditinggalkannya pula. Masukkanlah dia ke surga, dan lindungilah dari siksanya kubur serta fitnahnya, dan siksa api neraka”.

Adab Anak kepada Kedua Orang Tua

Didalam risalahnya yang berjudul Al-Adab fid Din dalam Majmu’ah Rasail al-Imam al-Ghazali (Kairo, Al-Maktabah At-Taufiqiyyah, halaman 444), Imam al-Ghazali menyebutkan tujuh adab anak kepada orang tua yaitu:

“Adab anak kepada orang tua, yaitu mendengarkan kata-kata orang tua, berdiri ketika mereka berdiri, mematuhi perintah-perintah mereka, memenuhi panggilan mereka, merendah kepada mereka dengan penuh sayang dan tidak menyusahkan mereka dengan pemaksaan, tidak mudah merasa capek dalam berbuat baik kepada mereka, dan tidak sungkan melaksanakan perintah-perintah mereka, tidak memandang mereka dengan rasa curiga, dan tidak membangkang perintah mereka.”

Berikut penjelasan dari ketujuh adab pada kutipan diatas:

1. Mendengarkan kata-kata orang tua

Mendengarkan kata-kata orang tua
Sebagai anak kita harus mendengarkan dengan baik ketika orang tua sedang berbicara terutama saat menasehati kita. Memotong pembicaraan orang tua secara sembarangan, membangkang, dan mengacuhkan perkataannya adalah perbuatan yang tidak sopan (tidak beretika).

Jika ingin memotong pembicaraan orang tua, mintalah izin terlebih dahulu dengan begitu orang tua tidak merasa tersakiti. Ketika orang tua menasehati kita, janganlah menyuruh orang tua berhenti berbicara hanya karena tidak menyukainya.

2. Berdiri ketika orang tua berdiri

Ketika orang tua berdiri mak sebaiknya kita juga berdiri. Selain sebagai bentuk kesopanan kepada orang tua tetapi juga menunjukkan bahwa kita siap memberikan bantuan jika diperlukan. Begitu pula sebaliknya, jika orang tua duduk, kita juga sebaiknya duduk.

3. Mematuhi perintah-perintah orang tua

mematuhi orang tua
Sebagai anak, kita harus mematui perintah-perintah yang diberikan oleh orang tua kita dengan catatan tidak bertentangan dengan syariat Islam ataupun tidak melebihi batas kemampuan kita. Jika kita tidak mampu, maka tolaklah dengan cara yang baik, lembut, dan santun atau bahkan menyarankan alternatif lainnya agar orang tua kita tidak tersakiti.

4. Memenuhi panggilan orang tua

Jika kita mendengar orang tua memanggil kita maka segeralah menjawab panggilannya. Bahkan, jika kita sedang melakukan shalat sunnah, kita boleh membatalkan sholat kita untuk memenuhi panggilannya. Segera penuhi panggilan orang tua kita, tanpa menunda-nundanya.

5. Merendah kepada orang tua dengan penuh sayang dan tidak menyusahkan mereka dengan pemaksaan

sopan terhadap orang tua
Kita sebagai anak tentunya harus menyayangi kedua orang tua kita serta tetap menjaga sikap hormat dan sopan (takzim) saat berinteraksi dengan mereka kapanpun dan dimanapun. Kita harus senantiasa mengerti keadaan orang tua kita baik dari segi finansial, kesehatan, fisik dan yang lainnya. Maksudnya, agar kita tidak menuntut hal-hal yang di luar kemampuan mereka sehingga memberatkan dan menyusahkan mereka.

6. Tidak mudah merasa lelah dalam berbuat baik kepada orang tua

Sebagai anak kita sebaiknya tidak mudah merasa lelah ataupun menunjukkan rasa lelah tersebut ketika sedang berbuat baik kepada orang tua. Pahamilah bahwa kedua orang tua kitalah yang membesarkan dan menafkahi kita. Laksanakan perintah mereka, senangkanlah hati mereka dan senantiasalah berbuat kebaikan kepada mereka.

7. Tidak memandang orang tua dengan rasa curiga dan tidak membangkang atas perintah mereka

anak dan orang tua mengaji
Setiap orang tua pasti mengharapkan yang terbaik bagi anak-anaknya, maka sudah sepantasnya bagi kita untuk berprasangka baik kepada mereka. Jika ingin berdiskusi atau menanyakannya, maka tanyakanlah dengan pertanyaan yang baik dan tidak menunjukkan kecurigaan. Selain itu, seorang anak tidak boleh membangkang atau melawan perintah orang tua selagi tidak bertentangan dengan syariat Islam.

Itulah tujuh adab yang setidaknya harus diketahui dan dilakukan oleh seorang anak kepada orang tuanya. Wajib bagi setiap anak untuk berbakti kepada orang tuanya sebagai wujud terimakasih dan kasih sayangnya.

Baiklah, semoga pembahasan mengenai kumpulan doa kedua orang tua dan adab anak kepada kedua orang tua lengkap seperti yang telah dijelaskan diatas bermanfaat. Terima kasih!

Leave a Reply

Send this to a friend