Mengapa Ekosistem Windows Yang Dibangun Microsoft Sering Gagal

Mengapa Ekosistem Windows Yang Dibangun Microsoft Sering Gagal?

Windows memiliki cerita yang cukup aneh dan rumit dalam setiap produk teknologi yang diciptakan. Mereka meluncurkan produk yang mampu mengubah permainan, hanya untuk kemudian mengacaukannya selama perjalanan produk tersebut. Hal ini akhirnya dijalani dengan di mana setiap pembaruan baru akan membuat produk tersebut semakin buruk.

Kita sekarang berada di era Windows 11, yang meskipun tingkat adopsinya sangat buruk karena masalah persyaratan minimal yang berubah drastis dan semakin ketat, namun sistem operasi baru ini berada di jalur yang benar, dengan beragam cara yang menarik. 

Lalu, kenapa ekosistem Windows selama ini selalu mengalami kegagalan?

Windows Mobile

Microsoft telah beberapa kali mencoba untuk menjadikan Windows bisa berjalan di perangkat seluler seperti PDA dan smartphone. Namun upaya tersebut selalu berujung kegagalan. Untuk alasan tertentu, Microsoft tidak pernah mampu memberikan komitmen penuh terhadap sistem operasi seluler, dan meninggalkannya. 

Mereka kekurangan dukungan aplikasi yang layak, yang pada dasarnya menjadi faktor utama alasan orang-orang mau beralih ke Windows, mengingat anda bisa dengan mudah mengunduh program apapun di internet. 

Microsoft tidak pernah tahu apa yang mereka inginkan. Apakah mereka membuat smartphone dengan branding Windows atau mereka membuat perangkat Windows yang bisa bekerja layaknya smartphone.

Bahkan di tahun 2022 ini, dukungan aplikasi Android dirilis dengan buruk, yang menandakan bahwa Microsoft masih membutuhkan waktu panjang sebelum bisa mengintegrasikan dengan nyaman aspek seluler ke ekosistem mereka. 

Dukungan Yang Tidak Konsisten

Landskap seluler mengalami perubahan hampir setiap bulannya, entah itu melalui perangkat keras yang baru diperkenalkan, pembaruan sistem operasi atau hanya sekedar aplikasi baru yang kemudian digunakan banyak orang. Semua ini membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. 

Tentu saja, Microsoft memiliki perbedaan yang sangat besar dengan perusahaan lain dalam memberikan dukungan semacam ini. Memang bukan yang terburuk, namun jika merujuk pada dukungan yang dibutuhkan pengguna, mereka masih sangat kurang. Tengok saja seperti laptop Windows 7, 8 dan bahkan Windows 10 yang kini tidak lagi bisa menggunakan Windows 11 karena masalah persyaratan perangkat keras. 

Editor: Muchammad Zakaria

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Send this to a friend