Microsoft Matikan Pengaturan Registry Windows 11 Untuk Kembalikan Start Menu Windows 10

Microsoft Matikan Pengaturan Registry Windows 11 Untuk Kembalikan Start Menu Windows 10

NESABAMEDIA.COMPerubahan besar Windows 11 sangat terlihat pada bagian Taskbar dan Start Menu. Windows 11 mengingatkan pada sosok Windows 10X yang baru saja dihentikan pengembangannya oleh Microsoft. Muncul dengan Start Menu yang lebih terpusat dan ikon Taskbar, diikuti oleh Quick Action yang didesain ulang, dan sejumlah ikon yang diremajakan, serta sudut membulat di seluruh sistem operasi. 

Dengan Windows 11, Microsoft telah menghentikan dukungan untuk Live Tiles dan menggantinya dengan ikon statis dan pengalaman tema Metro era Windows 8 akhirnya secara resmi telah hilang. 

Meskipun fitur Live Tiles telah dimatikan, komunitas pengguna Windows baru-baru telah menemukan cara untuk membawa kembali Start Menu klasik. Caranya pun cukup mudah, pengguna harus mengaktifkan kunci Registry dan menjalankan ulang Explorer.exe untuk mengembalikan tampilan Start Menu klasik, dan mengganti tampilan modern Windows 11 secara keseluruhan. 

Namun sebagai bagian dari pembaruan terbaru, Microsoft telah menonaktifkan pengaturan Registry untuk mengembalikan antarmuka Start Menu klasik itu. Sebagai hasilnya, sekarang sangat tidak mungkin untuk mengembalikan Live Tiles dan pengguna harus menggunakan Start Menu yang baru tanpa adanya Live Tiles, yang pertama kali diperkenalkan pada Windows 8. 

Berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, pengaturan Registry itu telah dihapus dengan pembaruan Windows 11 Build 22000.65 dari semua edisi atau SKU sistem operasi. Jika sebelumnya pengguna telah menerapkan pengaturan Registry tersebut, maka dengan memasang pembaruan tersebut akan secara otomatis mengembalikan perubahan dan mengaktifkan kembali Start Menu yang baru. 

Sejak pembaruan Windows 11 diluncurkan ke pengguna di program Windows Insider, akan selalu mungkin dukungan Live Tiles bisa dipulihkan melalui tombol opsional di aplikasi Settings sebelum perubahan diluncurkan ke pengguna publik. Namun, tidak ada jaminan bahwa hal ini akan terjadi. 

Adapun Start Menu yang baru, akan bisa memecah belah pendapat para pengguna, sama seperti ketika perombakan besar-besaran Start Menu Windows yang sudah-sudah. Secara keseluruhan, sistem operasi baru itu sebenarnya sudah terlihat cantik dan perlahan-lahan menjadi lebih baik. 

Meski demikian, ada beberapa isu dan keterbatasan yang masih terjadi di Windows 11 versi Beta ini. Misalnya, pengguna tidak bisa mengubah lokasi atau posisi dari Taskbar dan dukungan drag & drop juga masih belum tersedia. Microsoft mengatakan pihaknya juga masih melakukan investigasi pada masalah yang terjadi pada File Explorer, Start Menu, Windows Settings dan Widgets. 

Leave a Reply

Send this to a friend