• Our Partners:

OnePlus Tinggalkan Oxygen OS Untuk H2O OS

OnePlus Tinggalkan Oxygen OS Untuk H2O OS

NESABAMEDIA.COMPada pertengahan tahun lalu, OnePlus mengumumkan bahwa mereka secara resmi menjadi bagian dari Oppo. Dinyatakan pada saat itu bahwa merger tersebut akan menguntungkan kedua belah pihak, di mana mereka akan saling bekerja sama untuk menciptakan perangkat dan software yang dibutuhkan kedua perusahaan.

Termasuk juga dengan Oxygen OS dan Color OS yang ditautkan pada kode dasar yang sama, dan di masa depan menjanjikan sistem operasi terpadu. 

Beberapa bulan sejak merger kedua perusahaan itu, tidak banyak informasi yang muncul setelahnya mengenai proyek yang dikembangkan keduanya. Namun kini diketahui adanya informasi yang menyebut bahwa akan ada sebuah firmware baru yang kemungkinan bernama H2O OS, sebagai hasil dari merger tersebut.

Sebelumnya juga ada berita mengenai pengajuan paten yang diajukan perusahaan untuk merk dagang H2O OS, dan kabar tersebut seakan mengkonfirmasi bahwa nama baru untuk sistem operasi terpadu itu telah ditetapkan. Nantinya sistem operasi tersebut akan dipasang di perangkat berikutnya OnePlus dengan Android 12. 

Untuk saat ini, tidak diketahui apakah H2O OS itu akan menjadi bagian penting dari smartphone OnePlus saja atau juga akan muncul di perangkat buatan Oppo. Informasinya masih sangat samar mengenai detail lebih mendalam dari sistem operasi terpadu tersebut. Sebelumnya juga pimpinan dari OnePlus mengatakan bahwa firmware baru harus bisa mewarisi kemurnian dan ringannya OS perusahaan.

Sebagai informasi, tahun lalu OnePlus beralih ke Color OS untuk smartphone mereka yang ada di Cina dengan meluncurkan OnePlus 9 series. Brand tersebut juga bahkan telah menggabungkan kode dasar dari Oxygen OS dengan Color OS untuk pasar internasional. Oleh karena itu, skin Android 12 untuk perangkat yang sudah ada dan yang akan datang tidak lain adalah Color OS. 

Karena hal ini, perusahaan menghadapi kesulitan untuk bisa menghadirkan Android 12 tepat waktu dan tanpa bug. Dengan meningkatnya kritik dari pasar di dalam dan luar negeri, CEO OnePlus Pete Lau mengeluarkan pernyataannya di Weibo. 

Pete saat itu mengkonfirmasi bahwa perpindahan dari Oxygen OS ke ColorOS tidak akan berujung pada reset pabrik. Dengan kata lain, pengguna tidak akan kehilangan file dan aplikasi apapun di perangkat mereka ketika meningkatkan ke versi baru. 

Perusahaan tengah bekerja untuk proses migrasi sehalus mungkin. Dan oleh karena itu, mereka membutuhkan waktu lebih banyak untuk mengirimkan Android 12. Tim dari kedua sistem operasi yang digabungkan itu juga terus berupaya untuk meningkatkan kelancaran di sistem operasi tersebut. 

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Send this to a friend