22 Pangkat Polisi Beserta Lambang dan Penjelasannya, Yuk Disimak!

Banyak anak-anak kalau ditanya ingin bercita-cita menjadi apa, jawabannya adalah polisi. Memang tidak dapat dipungkiri, profesi polisi cukup populer dan diminati banyak masyarakat Indonesia. Kesannya keren saja gitu, lho. Punya wibawa tinggi dan dihormati banyak orang.

Kebanyakan dari mereka hanya sekadar tahu bahwa semua polisi ya sama saja. Padahal, polisi juga ada urutan pangkatnya, lho. Nah, untuk kamu yang bercita-cita menjadi polisi, ada baiknya kamu menambah pengetahuan mengenai polisi dan urutan pangkatnya. Siapa tahu dengan membaca ini, kamu menjadi lebih termotivasi untuk menjadi seorang polisi. Langsung saja, berikut ini artikel mengenai 22 pangkat polisi.

22 Pangkat Polisi

22 Pangkat Polisi

Mungkin sebelum masuk ke pangkat polisi, sebaiknya kita ketahui dulu apa saja sih tugas seorang polisi. Nah, berikut ini tiga tugas pokok yang harus diemban seorang polisi.

  1. Memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat
  2. Menegakkan hukum
  3. Memberikan pelayanan, pengayoman, dan perlindungan kepada masyarakat.

Wilayah kerja polisi juga berjenjang, mulai dari pusat hingga daerah-daerah. Wilayah kerja di tingkat pusat biasa disebut sebagai Markas Besar Polri yang wilayah kerjanya meliputi seluruh wilayah Indonesia. Dipimpin oleh seorang Kapolri yang bertanggungjawab langsung kepada Presiden.

Kemudian turun ke wilayah provinsi atau yang disebut dengan Kepolisian Daerah atau Polda. Kepolisian Daerah dipimpin oleh seorang Kapolda yang bertanggung jawab kepada Kapolri. Selanjutnya turun lagi ke wilayah tingkat kabupaten, disebut dengan Kepolisian Resot atau Polres. Kepolisian Resot dipimpin oleh seorang Kapolres yang bertanggung jawab kepada Kapolda.

Selanjutnya adalah kepolisian di tingkat kecamatan. Kepolisian di tingkat ini disebut dengan kepolisian sektor atau Polsek. Kepolisian Sektor dipimpin oleh seorang Kapolsek yang bertanggung jawab kepada Kapolres. Dan yang terakhir adalah kepolisian di tingkat desa atau kelurahan. Adanya kepolisian ini ditandai dengan adanya pos polisi. Pos polisi dipimpin oleh seorang Brigadir Polisi. Nah, selanjutnya kita masuk ke pangkat-pangkat polisi, dimulai dari urutan terendah sampai tertinggi, yaitu sebagai berikut.

A. Urutan Pangkat Polisi Tamtama

Tamtama adalah golongan pangkat terendah dalam kepolisian. Prajurit tamtama biasanya menjadi unsur inti dalam pasukan tempur dan ditempatkan di garis depan dalam pasukan militer. Tamtama sendiri dibagi menjadi enam tingkatan.

Berikut ini adalah tingkatan Tamtama mulai dari yang terendah hingga yang tertinggi, yaitu Bhayangkara Dua atau yang disebut Bharada, Bhayangkara Satu atau yang disebut Bharatu,  Bhayangkara Kepala atau yang disebut Bharaka, Ajun Brigadir Polisi Dua atau yang disebut Abripda, Ajun Brigadir Polisi Satu atau yang disebut dengan Abriptu, dan Ajun Brigadir Polisi atau yang disebut Abripol.

Berikut lambang-lambang setiap tingkatan dalam tamtama.

Urutan Pangkat Polisi Tamtama

  1. Bhayangkara Dua
  2. Bhayangkara Satu
  3. Bhayangkara Kepala
  4. Ajun Brigadir Polisi Dua
  5. Ajun Brigadir Polisi Satu
  6. Ajun Brigadir Polisi

B. Urutan Pangkat Polisi Bintara

Bintara adalah pangkat polisi yang paling banyak di Indonesia. Polisi yang berpangkat Bintara memiliki tugas yang berhubungan dengan pelayanan masyarakat. Pelayanan yang dimaksud misalnya adalah mengurus SIM dan melaporkan perkara.

Untuk pangkat Bintara, terdapat beberapa jabatan mulai dari yang terbawah yaitu Brigadir Polisi Dua atau Bripda, Brigadir Polisi Satu atau Briptu, Brigadir Polisi atau Brigpol, dan terakhir adalah Brigadir Polisi Kepala atau Bripka.

Perjalanan karir seorang Bribda biasanya 4 tahun untuk kemudian naik menjadi Briptu. Dari Briptu menjadi Brigadir juga membutuhkan waktu selama 4 tahun. Baru setelah 4 tahun menjabat sebagai Brigadir, seorang polisi dapat diangkat menjadi seorang Brigadir Kepala atau Bripka.

Berikut lambang-lambang setiap tingkatan dalam Bintara :

Urutan Pangkat Polisi Bintara

  1. Brigadir Polisi Dua
  2. Brigadir Polisi Satu
  3. Brigadir Polisi
  4. Brigadir Polisi Kepala

C. Pangkat Polisi Bintara Tinggi

Bintara Tinggi merupakan pangkat yang berada satu posisi di atas polisi Bintara dan satu posisi di bawah Perwira Pertama. Bintara Tinggi memiliki tugas untuk melaksanakan perintah Perwira.  Adapun jabatan pada Bintara Tinggi dibagi menjadi dua, yaitu Aiptu dan Ajun Inspektur Polisi Dua atau Aipda dan Ajun Inspektur Polisi Satu. Ajudan Inspektur Polisi Dua bertugas untuk membantu Letnan Dua sedangkan Ajudan Inspektur Polisi Satu bertugas untuk membantu Letnan Satu.

Polisi Bintara Tinggi biasanya diangkat dari seorang Brigadir Kepala yang setidaknya telah menjabat selama lima tahun. Posisi pertama yang dimasuki adalah Ajudan Inspektur Polisi Dua. Dari Ajudan Inspektur Polisi Dua menjadi Ajudan Inspektur Polisi Satu, seorang polisi setidaknya harus melewati masa kerja selama dua tahun di posisi Aipda.

Berikut lambang-lambang pada Aipda dan Aiptu.

  1. Ajun Inspektur Polisi Dua
    Pangkat Polisi Bintara Tinggi
  2. Aipda dan Ajun Inspektur Polisi Satu

D. Pangkat Polisi Perwira Pertama

Setelah pangkat polisi Bintara Tinggi, naik lagi ke pangkat perwira. Tetapi perwira pun masih terdiri dari beberapa tingkatan. Dan tingkatan pertama ini adalah pangkat polisi perwira pertama. Dalam struktur kepolisian, pangkat perwira sudah tergolong pangkat kepolisian yang tinggi.

Tugas Perwira berhubungan dengan hal-hal manajerial, seperti mengatur dan mengendalikan tugas yang dilaksanakan Bintara. Oleh karena itulah, bisa dikatakan bahwa tugas perwira bersifat non-lapangan.

Ada tiga jabatan di pangkat Perwira Pertama, yaitu Inspektur Polisi Dua atau Ipda, Inspektur Polisi Satu atau Iptu, dan Ajun Komisaris Polisi (AKP). Dari posisi Ipda, seorang polisi harus menjalani masa kerja selama setidaknya tiga tahun agar bisa diangkat menjadi Iptu. Kemudian Iptu juga dapat diangkat menjadi AKP setelah menjalani masa kerja setidaknya selama 6 tahun.

Berikut lambang-lambang jabatan dalam Perwira Pertama :

Pangkat Polisi Perwira Pertama

  1. Inspektur Polisi Dua
  2. Inspektur Polisi Satu
  3. Ajunan Komisaris Polisi

E. Pangkat Polisi Perwira Menengah

Pangkat perwira selanjutnya adalah Perwira Menengah, satu posisi di atas Perwira Pertama dan satu posisi di bawah Perwira Tinggi. Tugas dari perwira menengah tidak jauh berbeda dengan perwira pertama. Perwira Menengah terdiri dari tiga tingkatan, yaitu komisaris polisi atau kompol, Ajunan Komisari Besar Polisi (AKBP),  dan Komisaris Besar Polisi atau Kombespol.

Dari seorang Ajunan Komisaris Polisi (AKP) dapat naik menjadi Komisaris Polisi dengan setidaknya menjalani karir selama dua tahun.

Berikut ini lambang-lambang jabatan dalam Perwira Menengah :

Pangkat Polisi Perwira Menengah

  1. Komisaris Polisi
  2. Ajun Komisaris Besar Polisi
  3. Komisaris Besar Polisi

F. Pangkat Polisi Perwira Tinggi

Nah, pangkat terakhir sekaligus pangkat yang tertinggi dalam kepolisian adalah Perwira Tinggi.  Tingkatan dalam Perwira Tinggi dibagi menjadi empat dari yang terendah yaitu Brigadir Jenderal Polisi  atau Brigjen Pol, Inspektur Jenderal Polisi atau Irjen Pol, Komisaris Jenderal Polisi atau Komjen Pol, dan Jenderal Polisi atau Jenderal Pol.

Berikut ini adalah lambang-lambang jabatan dalam Perwira Tinggi.

Pangkat Polisi Perwira Tinggi

  1. Brigadir Jenderal Polisi
  2. Inspektur Jenderal Polisi
  3. Komisaris Jenderal Polisi
  4. Jenderal Polisi

Nah, mungkin sekian artikel untuk kali ini. Mungkin satu tambahan lagi, yaitu bahwa masa karir yang dibutuhkan untuk naik ke tingkat berikutnya tidak mutlak. Mungkin bisa lebih cepat apabila prestasi baik, tetapi juga bisa lebih lama apabila melakukan sejumlah pelanggaran. Semoga informasi di atas dapat menambah wawasan dan pengetahuan bagi para pembaca. Terima kasih.

Leave a Reply

Send this to a friend