Pengertian Bahasa Assembly Beserta Manfaat dan Contohnya

Pengertian Bahasa Assembly

Apa yang Anda ketahui tentang bahasa assembly? Perlu Anda tahu bahwa bahasa assembly merupakan jenis bahasa pemograman yang ada pada generasi kedua. Bahasa assembly ini juga dinamakan sebagai bahasa rakitan yang merupakan bahasa digunakan untuk komputer, namun bahasa ini masuk ke dalam kategori sebagai bahasa tingkat rendah atau low level language. Bahasa ini merupakan notasi untuk mesin sehingga nanti bisa dibaca oleh manusia.

Berbeda dengan high level language atau bahasa tingkat tinggi, bahasa assembly ini mempunyai hubungan 1 -1 dengan berdasarkan instruksi mesin. Contohnya, untuk setiap julukan atau mnemonic yang nanti akan ditulis dengan menggunakan bahasa assembly, maka nanti juga akan langsung diterjemahkan dengan tepat satu kode operasi sehingga bisa langsung dimengerti oleh komputer.

Sementara itu, pada bahasa tingkat tinggi satu perintah mampu diterjemahkan ke dalam berbagai macam kode operasi di dalam bahasa mesin tersebut. Proses perubahan bahasa dari bahasa assembly ke bahasa mesin dilakukan oleh assembler. Sementara untuk proses balikannya merupakan tugas dari disassembler. Namun perlu diingat bahwa setiap komputer sudah dilengkapi dengan bahasa mesin yang cenderung tidak sama sehingga mengakibatkan bahasa assembly yang dihasilkan juga berpotensi tidak sama.

Manfaat Mempelajari Bahasa Assembly

Pengertian Bahasa Assembly dan Contohnya

#include int main () { printf( A ); return 0; } Assembly (dengan DEBUG): mov ah, 02. mov dl, 41. int 21. int 20. Bahasa mesin: ??? Bagaimana perbandingan ukuran program dan kemudahan?

Apa saja manfaat mempelajari bahasa assembly? Mempelajari salah satu jenis bahasa komputer yang satu ini memang sangat penting karena dapat memberikan pengetahuan tentang seperti apa fungsi yang dimiliki oleh bahasa assembly tersebut. Di bawah ini akan kami uraikan mengenai apa saja manfaat dari mempelajari bahasa assembly.

Perlu Anda pahami bahwa komputer hanya mengenal dua perintah saja, yakni 1 dan 0. Semakin tinggi bahasa yang digunakan, maka akan semakin manusiawi pula cara Anda memberikan perintahnya. Misalnya, jika seorang programmer hendak menampilkan teks ke layar komputer, maka di dalam bahasa C sebenarnya hanya cukup menuliskan printf (“Hello World”).

Akan tetapi, untuk penggunaan bahasa assembly yang notabene merupakan bahasa tingkat rendah, maka setidaknya ada 5 langkah yang harus dipenuhi agar supaya bisa menampilkan tugas atau maksud yang sama. Selain itu, semua program dengan apapun bahasa yang digunakan akan diterjemahkan ke dalam bahasa mesin pada saat hendak dieksekusi. Hal ini dikarenakan itulah bahasa yang satu-satunya bisa dipahami oleh prosesor.

Yang tidak kalah penting adalah dikarenakan bahasa assembly juga merupakan mnemonic atau singkatan ketika hendak memberikan perintah pada bahasa mesin. Maka tidak mengherankan jika bahasa assembly memiliki kaitan erat dengan perosesornya. Setiap prosesor juga sudah dilengkapi dengan instruksi set yang memiliki kemungkinan tidak sama antara prosesor yang satu dengan prosesor yang lainnya.

Akan tetapi perlu diingat bahwa Intel adalah perusahaan yang menguasai pangsa pasar untuk prosesor dan menjadi penguasa. Hal inilah yang membuat semua produsen lainnya mau tidak mau harus menggunakan bahasa atau instruksi set yang sama dengan yang digunakan oleh prosesor buatan Intel.

Contoh Bahasa Assembly

Pengertian Bahasa Assembly Adalah

Di bawah ini kami telah menyiapkan contoh berupa bahasa pemograman yang menggunakan bahasa assembly.

Cara Mencetak huruf A dan menampilkan ke layar

Sebenarnya untuk bisa mencetak huruf A maupun huruf lainnya dan menampilkannya ke layar, Anda bisa menggunakan editor mana saja. Yang perlu Anda lakukan adalah dengan mengetikkan perintah atau script berikut di notepad dan kemudian Anda harus menyimpannya dengan a.asm.


; progam untuk mencetak huruf A ke layar

; by [email protected]

.model small

.code

org 100h

mulai" mov ah,02

mov dl,65

int 21h

int 20 h

end mulai

Setelah itu Anda harus menyimpan program Anda tersebut dan ketika sudah selesai, baru Anda bisa keluar dari editor. Nanti Anda akan mendapatkan keterangan program berupa :(tanda titik koma). Maksudnya, setelah ada tanda ; maka program akan secara otomatis langsung mengabaikan perintah apapun yang dibuat atau yang sudah ada.

Untuk keterangan program yang lainnya akan kami jelaskan seperti di bawah ini:

  • .model small : merupakan keterangan program yang berfungsi untuk mode dari program yang sudah ada. Beberapa contohnya seperti small, tiny, dan lain-lain.
  • .code org 100h : merupakan keterangan yang digunakan untuk menentukan alamat offset terhadap program yang hendak digunakan. Perlu Anda ketahui bahwa khusus program com selalu akan diawali dengan offset 100h.
  • mulai: keterangan ini menunjukkan nama dari sebuah label. Ketika memulai menggunakan program assembly, maka Anda harus memulainya dengan label. Nantinya akan digunakan sebagai lompatan program dengan menggunakan perintah jump atau (jmp).
  • mov ah,02 : menunjukkan Anda mengisi register ah menggunakan servis 2, yang identik dengan ah=2. Artinya keterangan ini adalah layanan untuk mencetak karakter.
  • mov dl,65 menunjukkan Anda mengisi register dl menggunakan karakter ascii 65 maupu A.
  • int 21h :  interupsi nomor 21 yang mana dia akan mengerjakan berdasarkan nilai layanan yang diberikan.
  • int 20 h : menunjukkan interupsi 20 yang digunakan untuk mengembalikan kontrol ke DOS.
  • end mulai : merupakan akhir dari program

Perbedaan Bahasa Tingkat Rendah dan Tinggi

Seperti yang sudah kami singgung sebelumnya bahwa bahasa yang digunakan oleh komputer terbagi menjadi dua. Yang pertama dinamakan sebagai bahasa tingkat tinggi dan kedua dinamakan sebagai bahasa tingkat rendah.

Untuk bahasa tingkat tinggi, bahasa ini lebih berfokus pada manusia dimana cara kerjanya adalah bagaiman agar supaya semua pernyataan yang ada di dalam program tersebut bisa ditulis dengan mudah sehingga mudah dipahami oleh manusia.

Sementara untuk jenis bahasa tingkat rendah lebih berfokus pada bahasa mesin. Maksudnya, bagaimana agar supaya komputer bisa langsung mengintepretasikan pernyataan-pernyataan yang berasal dari program. Inilah yang menjadi perbedaan dasar diantara kedua jenis bahasa yang kerap digunakan oleh komputer dalam menjalankan tugasnya.

Itulah pembahasan mengenai pengertian bahasa assembly beserta fungsi dan contohnya. Semoga bermanfaat dan mudah dipahami!

Leave a Reply

Send this to a friend