Pengertian Jamur Beserta Fungsi, Ciri-Ciri dan Contoh Jamur

Pengertian Jamur

Jamur atau yang dikenal juga sebagai cendawan merupakan sebuah tumbuhan yang bersifat heterotof dan tidak memiliki klorofil sama sekali. Saat Anda memegang jamur pasti Anda melihat jaringan halus yang ada di bawah kepala jamur atau dibagian bawah jamur yang ukurannya paling besar. Dimana jaringan halus pada jamur ini namanya hifa.

Lalu hifa yang membentuk cabang-cabang lain namanya miselium. Kedua jaringan halus inilah yang menjadi jalan jamur untuk menyerap makanan dari tanah. Jamur termasuk ke tanaman yang menjadi konsumen jadi jamur tidak bisa memproduksi makanannya sendiri. Namun jamur bergantung pada subtrat yang menjadi penyedia karbohidrat dan zat lain yang berfungsi sebagai pendukung tumbuh kembang jamur.

Ketika jamur menyerap zat dari dalam tanah maka zat ini disimpan dulu dalam bentuk glikolen. Jamur sendiri terdapat 2 jenis yaitu jamur multiseluler dan jamur uniseluler. Dimana cara untuk reproduksinya juga dibagi menjadi dua yakni generatif dan vegetatif. Sedangkan sifat jamur dibagi menjadi tiga yaitu saprofit, parasit fakultatif, dan parasit obligat.

Meskipun jamur merupakan konsumen dan tidak bisa membuat makanannya sendiri namun tumbuhan satu ini menggunakan sistem simbosis mutualisme. Ini artinya jamur bisa menghasilkan beberapa zat yang dibutuhkan oleh organisme lain. Sebagai gantinya jamur juga menyerap zat dari organisme ini untuk mempertahankan hidupnya agar tetap bisa berlangsung dan zat yang dibutuhkan terpenuhi.

Pengertian Jamur Menurut Para Ahli

Pengertian Jamur adalahSelain pengertian jamur diatas, beberapa ahli dalam bidang tanaman juga memberikan pendapatnya mengenai jamur ini. Jamur memang menjadi tanaman yang tidak indah bentuknya namun juga lezat ketika di masak. Sayangnya tidak semua jenis jamur bisa dimasak dan aman untuk dikonsumsi. Adapun pengertian jamur menurut para ahli, yaitu:

1. Pengertian Jamur Menurut Dalam Campbell Tahun 2003

Menurut Dalam Campbell jamur atau fungi adalah eukariota yang sebagian besar dari jamur adalah eukariota seluler. Walaupun jamur pernah dikelompokkan ke dalam kerajaan tumbuhan, namun fungi merupakan organisme unik yang umumnya berbeda dari eukariota lainnya. Apabila hal ini ditinjau dari cara memperoleh makanan, organisasi struktural dan pertumbuhan serta cara reproduksi dari jamur.

2. Pengertian Jamur Menurut Gandjar dkk Tahun 2006

Sedangkan menurut Gandjar dkk, jamur adalah sebuah sel eukariotik yang tidak memiliki klorofil sama sekali dan tumbuh sebagai hifa. Dimana fungi ini mempunyai dinding sel yang memiliki kandungan kitin dan bersifat heterotrof. Jamur juga menyerap nutrien melalui dinding selnya ini lalu mengekskresikan enzim ekstraselular ke lingkungan sekitar melalui sporanya. Fungi juga melakukan reproduksi aseksual dan juga seksual.

Fungsi Jamur

Pengertian Jamur dan Fungsinya

Jamur merupakan tumbuhan yang tumbuh di tempat yang lembab. Jadi tidak heran jika Anda sering menemukan tumbuhan satu ini di beberapa danau ataupun rawa merupakan sumber air yang ada di rumah Anda. Tempat lain yang biasa menjadi tempat tumbuh jamur adalah batang pohon yang sering basah dan tempatnya cenderung lembab. Sedangkan fungsi yang dimiliki oleh jamur adalah:

1. Fungsi untuk kesehatan

Fungi atau jamur merupakan tumbuhan dengan berbagai manfaat untuk kehidupan manusia. Apalagi jamur ini ada banyak sekali jenisnya sehingga menambah fungsinya semakin banyak. Fungsi jamur yang pertama adalah untuk bahan dasar pembuatan obat. Dimana ada beberapa jenis jamur yang memang baik untuk menjaga kesehatan tubuh contohnya seperti jenis jamur ganaoderma lucidum.

2. Fungsi untuk makanan

Fungsi berikutnya yang dimiliki oleh jamur adalah berfungsi untuk membuat beberapa jenis makanan. Adapun jenis-jenis jamur yang dijadikan sebagai bahan makanan adalah:

  • Jamur rhizopus stolonifer: dipakai dalam pembuatan tempe.
  • Jamur aspergillus oryzae: jenis jamur yang biasanya digunakan untuk melembutkan atau membuat empuk sebuah adonan.
  • Jamur saccharomyces cerevisiae: jamur jenis ini berfungsi dalam pembuatan minuman seperti sake dan bir. Atau bisa juga digunakan untuk membuat roti dan juga tape.
  • Jamur neurospora crassa: untuk Anda yang sering membuat oncom dari jamur maka Anda menggunakan jamur jenis satu ini.

Kegunaan jamur sebagai bahan makanan memang sangat banyak. Bahkan untuk jenis jamur tertentu seperti jamur kancing menjadi jenis jamur yang paling sering dipakai untuk dibuat tumis karena rasanya yang lezat.

3. Fungsi untuk pembuatan enzim dan zat tertentu

Sedangkan jenis jamur yang dipakai untuk pembuatan enzim selulase adalah jamur tricodherma sp. Lalu jenis jamur yang digunakan untuk membuat zat fumarat adalah jamur rhizopus nigricans. Jamur jenis ini biasanya di butuhkan oleh para pelaku diet karena bisa menjadi sumber serat yang sangat bagus.

Ciri-Ciri Jamur

Ciri-Ciri JamurBerbicara tentang ciri-ciri jamur tentunya dari pertama kali lihat saja Anda sudah tahu. Sebab bentuk fisik jamur dengan tumbuhan yang lain cukup berbeda. Sedangkan ciri-ciri lain yang dimiliki oleh jamur yaitu:

  1. Jamur tidak memiliki klorofil sehingga tumbuhan ini tidak melakukan fotosintesis.
  2. Termasuk ke keluarga organisme eukariota.
  3. Mempunyai dua cara reproduksi yakni vegetatif dan generatif.
  4. Tubuh jamur terdiri dari hifa yang merupakan benang-benang lembut dan bisa membuat cabang yang bernama miselium.
  5. Dinding jamur tidak memiliki kandungan selulosa namun justru memiliki kandungan karbohidrat kompleks dan juga kitin.
  6. Area tumbuh jamur adalah area lembab yang minim cahaya dan asam namun penuh zat organik mengingat tumbuhan ini tidak memiliki klorofil.
  7. Tidak mempunyai flagela sama sekali.
  8. Mempunyai dua sifat yakni multiseluler dan uniseluler.
  9. Memiliki sekaligus memproduksi spora.

Contoh Jamur

Kenali Pengertian Jamur dan ContohnyaJamur dibagi menjadi beberapa jenis sesuai dengan cara reproduksinya yaitu cara generatif dan vegetatif. Adapun beberapa contoh jamur adalah:

1. Contoh jamur zygomycota

Zygomycota termasuk ke jenis jamur dengan cara reproduksi generatif, dimana contoh dari jenis jamur satu ini yaitu:

  • Pilobolus yaitu jenis jamur yang biasanya tumbuh di kotoran hewan yang sudah terdekomposisi.
  • Rhizopus oryzae atau yang lebih dikenal dengan jamur tempe tentunya sebuah jamur yang tumbuh di tempe dan justru membuat tempe tersebut cepat jadi atau matang.
  • Rhizopus stolonifer akan Anda temui di roti yang sudah lama di simpan pada tempat lembab dalam waktu yang lama. Jamur ini juga sering disebut sebagai jamur roti.

2. Contoh jamur basidimycota

Masih dari cara reproduksi generatif, ada jenis jamur basidimycota. Sedangkan contoh jamur dari jenis basidimycota ialah:

  • Jamur amanita muscaria
  • Jamur kuping yang sering kali dimasak dengan cara tumis atau yang lain
  • Jamur merang juga masuk ke jenis jamur basidimycota yang juga sering dijadikan sebagai makanan

3. Contoh jamur deuteromycota

Lalu contoh jamur dai jenis deuteromycota yaitu:

  • Cercos, fusarium, dan verticellium yang merupakan jamur parasit di tumbuhan
  • Mycosporium dan epidermophyton merupakan jamur yang tumbuh pada kurap atau bisa disebut jamur yang ada di tubuh manusia
  • Aspergillus memiliki habitat di wilayah yang ada kadar gula cukup tinggi

Nah itu tadi beberapa contoh jamur dan juga pengertian lengkap mengenai jamur. Tentunya beberapa jenis jamur yang di sebutkan tadi sudah pernah Anda temui atau mungkin pernah Anda makan.

Leave a Reply

Send this to a friend