• Our Partners:

Pengertian Pemanasan Global Adalah

Pengertian Pemanasan Global Beserta Akibat dan Proses Pemanasan Global

Pengertian Pemanasan Global

Pengertian Pemanasan Global Adalah

Sadarkah kamu bahwa semakin hari bumi kita semakin panas? Apakah hal tersebut hanya kebetulan saja atau memang karena perubahan iklim? Nah, untuk menjawab pertanyaan tersebut, di artikel ini kita akan membahas topik yang menarik yaitu global warming atau yang sering kita sebut pemanasan global.

Sebetulnya, perubahan suhu yang semakin panas tidak hanya dirasakan di Indonesia, di seluruh dunia juga sudah mengakui bahwa telah terjadi perubahan suhu yang signifikan sejak adanya revolusi industri yang terjadi pada tahun 1760.

Berdasarkan analisis suhu yang dilakukan oleh para ilmuwan di NASA’s Goddard Institute for Space Studies (GISS), rata-rata suhu global memang telah meningkat sekitar 0,8°C atau setara dengan 1,4°F sejak 1880.

Dan mengejutkannya, dua pertiga dari peningkatan pemanasan tersebut terjadi sejak 1975, dengan laju kira-kira 0,15-0,20 ° C per dekade.  Itu artinya, mulai tahun 1975 sampai saat ini telah menyumbang sekitar 0,5-0,6 ° C terhadap peningkatan pemanasan global. Dan melihat betapa pesatnya kemajuan industri saat ini, bukan tidak mungkin laju peningkatan akan semakin cepat.

Nah, situasi inilah yang kita sebut sebagai pemanasan global, yaitu fenomena global yang terjadi karena peningkatan suhu rata-rata bumi. Mengapa pemanasan global mendapat perhatian besar dari ilmuwan-ilmuwan dunia? Apabila dilihat dari angka, kamu mungkin berpikir bahwa peningkatannya tidak terlalu besar. Tapi jangan salah, secara global, peningkatan 1 C ° saja akan memberi perubahan yang sangat signifikan terhadap alam.

Di jaman dahulu, penurunan 1-2 C °  cukup untuk membuat bumi menjadi zaman es kecil. Dan 20.000 tahun yang lalu, penurunan lima derajat sudah cukup untuk mengubur sebagian besar wilayah Amerika Utara dengan es. Maka dari itulah, pemanasan global bukan lagi masalah suatu negara saja, melainkan merupakan masalah kita bersama sebagai penduduk bumi.

Pengertian Pemanasan Global Menurut Para Ahli

Pengertian Pemanasan Global Menurut Para Ahli

Untuk memperluas pemahamanmu mengenai pemanasan global, berikut ini telah  kami cantumkan pendapat-pendapat para ahli mengenai pengertian pemanasan global.

NASA (National Aeronautics and Space Administration)

Menurut NASA, pemanasan global adalah peningkatan suhu rata-rata bumi yang diakibatkan oleh pembakaran bahan bakar fosil, dimana hal ini yang menyebabkan bertambahnya gas panas yang terperangkap di atmosfer bumi. Fenomena ini menyebabkan kenaikan permukaan air laut, berkurangnya massa es di Antartika, Kutub Utara, pergeseran bunga, dan peningkatan cuaca ekstrem.

New Mexico Solar Energy Association

Pemanasan global adalah peningkatan suhu rata-rata permukaan bumi yang disebabkan oleh efek gas rumah kaca, seperti emisi CO2 (karbon dioksida) yang dihasilkan dari penggunaan bahan bakar fosil  atau dari deforestasi, dimana gas-gas tersebut dapat memerangkap panas yang seharusnya lepas dari bumi.

US EPA

Pemanasan global mengacu pada naiknya suhu rata-rata global di dekat permukaan bumi yang dapat menyebabkan perubahan iklim. Peristiwa pemanasan global sebagian besar disebabkan oleh meningkatnya konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer.

Akibat Pemanasan Global

Akibat Pemanasan Global

Setelah mengetahui pendapat para ahli mengenai pengertian pemanasan global, kamu pasti kurang-lebih sudah paham gambaran umum pemanasan global. Lalu, apa saja sih akibat dari adanya pemanasan global? Nah, berikut ini uraiannya.

1. Naiknya Permukaan Laut

Salah satu akibat pemanasan global yang berbahaya adalah naiknya permukaan laut. Saat ini, rata-rata permukaan laut global telah meningkat sekitar delapan inci sejak tahun 1880.Apa yang menyebabkan naiknya permukaan air laut?

Mungkin kamu sudah tahu bahwa bumi kita memiliki daerah berupa es yang berada di kutub utara dan selatan. Nah, meningkatnya suhu global ini mengakibatkan es di kutub mencair sehingga volume air di laut pun bertambah. Naiknya permukaan laut akan meningkatkan risiko banjir bagi masyarakat yang hidup di dataran rendah.

2. Bertambahnya Peristiwa Kebakaran Hutan

Pengertian Pemanasan Global dan Akibatnya

Frekuensi kebakaran hutan akibat pemanasan global kini semakin bertambah. Tidak hanya di Indonesia, di negara lain pun mengalami hal yang sama, salah satunya adalah hutan Amazon di Brasil yang mengalami kebakaran pada bulan Agustus lalu.

Hutan Amazon tercatat sebagai salah satu peristiwa kebakaran hutan terparah yang pernah terjadi, dimana hutan ini sebenarnya merupakan tempat tinggal bagi tiga juta spesies hewan dan tumbuhan. Dan hutan ini juga merupakan hutan hujan tropis yang menyumbangkan 20 persen oksigen dunia.

3. Menimbulkan Badai yang Lebih Parah

Mungkin Indonesia jarang mengalaminya, namun penelitian terbaru menunjukkan bahwa kekuatan destruktif atau intensitas badai telah meningkat sejak tahun 1970-an, terutama di wilayah Atlantik Utara.

4. Mengancam Kesehatan Manusia

Perubahan iklim memiliki pengaruh yang signifikan bagi kesehatan kita. Naiknya suhu dapat menyebabkan peningkatan polusi udara, penyebaran penyakit yang ditularkan serangga, munculnya gelombang panas yang lebih sering dan berbahaya, dan badai hujan yang lebih deras yang mengakibatkan banjir.

5. Membahayakan Satwa Liar dan Habitatnya

Membahayakan Satwa Liar dan Habitatnya

Melelehnya es di Antartika telah mengancam keberadaan spesies seperti penguin Adele, di mana populasinya di semenanjung barat telah menurun sebesar 90 persen atau bahkan lebih.

Selain itu, perubahan suhu juga menyebabkan migrasi spesies-spesies tertentu. Misalnya kupu-kupu, rubah, dan tanaman alpine yang bermigrasi ke daerah yang lebih tinggi dan lebih dingin. Di sisi lain, spesies-spesies yang cenderung merugikan justru tumbuh subur, seperti nyamuk, kutu, ubur-ubur, dan hama tanaman.

6. Menyebabkan Kekeringan

Dengan pemanasan global, beberapa daerah mengalami peningkatan curah hujan. Namun di sisi lain, ada pula daerah-daerah yang justru mengalami kekeringan parah, yang mana hal ini dapat mengakibatkan risiko kebakaran hutan, kehilangan panen, dan kekurangan air minum.

Proses Pemanasan Global

Pengertian Pemanasan Global dan Proses Pemanasannya

Pemanasan global diawali dengan berkumpulnya gas-gas rumah kaca di atmosfer, seperti karbon dioksida, metana, dinitrogen oksida, dan CFC. Gas-gas rumah kaca tersebut umumnya dihasilkan ketika produksi dan pembakaran bahan-bahan fosil, proses manufaktur, penggunaan pendingin dengan CFC, dan berbagai aktivitas lainnya. Adanya gas-gas tersebut akan menyebabkan radiasi gelombang pendek dari matahari ke bumi.

Normalnya, saat matahari memancarkan panasnya ke bumi, bumi akan menyerap sedikit panas tersebut dan sisanya akan dikembalikan ke luar angkasa. Namun, karena adanya gas-gas rumah kaca, panas matahari akan terperangkap oleh gas rumah kaca dan akan menghangatkan udara, lautan, dan daratan yang ada di bumi.

Karena gas-gas rumah kaca semakin meningkat, panas matahari yang terperangkap pun semakin bertambah. Akibatnya, terjadilah peningkatan suhu secara global.

Sebenarnya, efek rumah kaca sendiri bukan suatu hal yang buruk dalam kadar tertentu. Sebab, adanya efek rumah kaca dapat menghangatkan bumi dan menopang kehidupan manusia.

Namun pada akhir abad ke-18, munculnya bahan bakar fosil memicu reaksi berantai, yaitu ketika batu bara, minyak, dan gas alam dibakar melepaskan sejumlah besar gas rumah kaca – terutama karbon dioksida, atau CO2.

Gas-gas rumah kaca mengalami pertambahan atmosfer yang lebih cepat daripada yang dapat diserap oleh proses alami. Oleh karena itulah, terjadi kekacauan sistem iklim bumi yang sifatnya kompleks.

Nah, mungkin sekian artikel kali ini tentang pengertian pemanasan global. Semoga informasi-informasi di atas dapat menambah pengetahuan teman-teman pembaca.

Leave a Reply

Send this to a friend