• Our Partners:

Pengertian Perdagangan Internasional Adalah

Pengertian Perdagangan Internasional Beserta Tujuan, Faktor & Hambatannya

Pengertian Perdagangan Internasional

Perdagangan internasional merupakan suatu aktivitas perdagangan yang memungkinkan negara-negara memperluas pasarnya dan saling memenuhi kebutuhan negara masing-masing, baik kebutuhan barang maupun jasa.

Ada dua istilah penting yang dikenal dalam perdagangan internasional, yaitu ekspor dan impor. Ekspor yaitu kegiatan memasarkan barang ke negara lain. Sedangkan sebaliknya, impor merupakan kegiatan membeli produk dari negara lain.

Ekspor dinilai lebih menguntungkan bagi suatu negara, karena dapat menambah devisa negara dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sedangkan impor cenderung melemahkan pasar dalam negeri, dimana produk-produk dalam negeri akan mendapatkan saingan yang lebih banyak.

Pengertian Perdagangan Internasional Menurut Para Ahli

Pengertian Perdagangan Internasional Adalah

Nah, untuk memperdalam pemahaman-mu mengenai perdagangan internasional, berikut ini sudah kami cantumkan pendapat-pendapat para ahli mengenai pengertian perdagangan internasional.

Bambang Utoyo

Suatu proses pertukaran barang maupun jasa dari suatu wilayah ke wilayah lainnya. Kegiatan perdagangan ini terjadi dikarenakan adanya perbedaan sumber daya dan perbedaan kebutuhan antar wilayah.

Huala Adolf

Proses tukar menukar barang atau jasa berdasarkan kehendak dari masing-masing negara secara sukarela.

Tujuan Perdagangan Internasional

Tujuan Perdagangan Internasional

Ada 5 tujuan utama perdagangan internasional, yaitu sebagai berikut :

1. Meningkatkan Devisa Negara

Adanya ekspor barang yang dilakukan suatu negara akan meningkatkan devisa negara tersebut. Dengan bertambahnya devisa negara, maka banyak sektor akan meningkat menjadi lebih baik. Naiknya devisa negara akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam negeri.

2. Memenuhi Kebutuhan Negara

Perdagangan internasional dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang belum tersedia di dalam negeri. Oleh karena itu, perlu adanya impor barang untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

3. Memperoleh Keuntungan Internal dan Eksternal

Keuntungan internal adalah keuntungan yang didapatkan ketika perusahaan mendapatkan banyak pesanan sehingga akan meningkatkan jumlah barang yang diekspor. Perusahaan bisa menggunakan keuntungan ini untuk mempercanggih teknologi yang digunakan untuk memproduksi.

Sedangkan keuntungan eksternal adalah keuntungan yang diperoleh karena efisiensi produksi yang semakin tinggi karena adanya teknologi produksi yang lebih canggih.

4. Memperluas Pasar

Semakin banyak negara yang menjadi target ekspor, maka semakin besar kemungkinan mendapatkan keuntungan lebih banyak.

5. Transfer Teknologi Modern

Adanya perdagangan internasional juga memudahkan masyarakat dari berbagai negara update perkembangan teknologi terkini.  Misalnya, handphone, mesin, dan dan lain sebagainya.

Faktor Pendorong Perdagangan Internasional

Pengertian Perdagangan Internasional dan Faktor Pendorongnya

Lalu kita bertanya-tanya, apa yang mendorong adanya perdagangan internasional? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, berikut ini sudah kami rangkum 6 faktor pendorong perdagangan internasional.

1. Perbedaan Sumber Daya Alam

Salah satu faktor utama yang mendorong adanya perdagangan internasional adalah perbedaan sumber daya alam setiap negara. Seperti yang kita ketahui, setiap negara memiliki kondisi geografis yang berbeda, sehingga kekayaan alam yang tersedia di setiap negara juga bervariasi.

Misalkan, Indonesia memiliki sumber daya alam yang melimpah, tetapi sumber daya manusia masih tergolong rendah. Oleh karena itu, Indonesia banyak mengekspor bahan mentah dan banyak  impor alat-alat teknologi. Begitu pula di negara lain, mereka akan membeli kebutuhan-kebutuhan yang belum tersedia di negaranya demi meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.

2. Tren dan Gaya Hidup yang Semakin Berkembang

Semakin hari, arus globalisasi semakin kuat. Mudahnya mendapat informasi dan terkoneksi dengan penduduk dari negara lain membuat dunia terasa semakin kecil saja. Hal ini juga mempengaruhi tren dan gaya hidup masyarakat kita.

Banyak dari kita yang tidak lagi mengikuti tren lokal, melainkan tren dunia. Sesuatu yang menjadi tren di luar negeri akan cepat merambah ke dalam negeri. Misalnya fashion, banyak dari masyarakat kita yang sudah mengikuti arus fashion luar negeri. Alhasil, kondisi ini akan mendorong adanya perdagangan internasional.

3. Memperluas Pasar

Aktivitas perdagangan tentu bertujuan untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya. Dengan dibukanya peluang untuk melakukan perdagangan internasional, banyak produsen mulai memproduksi banyak barang untuk dipasarkan di luar negeri. Dengan semakin luas pasar, maka peluang memperoleh keuntungan lebih banyak akan semakin besar.

4. Kekurangan dan Kelebihan Produk Dalam Negeri

Kekurangan dan kelebihan produk yang diproduksi di dalam negeri juga akan mendorong perdagangan internasional. Apabila suatu negara kekurangan suatu produk, maka negara akan berusaha memenuhi kekurangan tersebut dengan melakukan impor dari negara lain.

Begitu pula apabila terjadi kelebihan produk. Agar tidak terjadi kerugian, maka produsen akan memasarkan produknya ke luar negeri.

5. Kualitas Produk Dalam Negeri

Setiap konsumen pasti menginginkan produk yang terbaik. Tapi terkadang, tidak semua produk lokal yang dijual di pasaran dapat memenuhi standard konsumen tersebut. Oleh karena itu, konsumen akan membeli produk yang dibuat dari luar negeri yang memiliki kualitas yang lebih baik. Nah, banyaknya permintaan akan produk tersebut yang dapat mendorong adanya perdagangan internasional.

6. Harga Produk Dalam Negeri

Selain kualitas produk, konsumen juga akan memperhatikan harga produk. Apabila produk luar negeri memiliki kualitas yang sama seperti produk dalam negeri, tetapi dengan harga yang lebih murah, tentu banyak konsumen yang akan memilih membeli produk luar negeri tersebut.

Misalnya yang populer sekarang adalah produk China. Banyak produk China yang dijual di Indonesia dan diminati masyarakat lantaran memiliki harga yang lebih murah.

Hambatan Perdagangan Internasional

Pengertian Perdagangan Internasional dan Hambatannya

Meskipun perdagangan internasional sepertinya memberi manfaat untuk banyak pihak, ternyata kegiatan perdagangan internasional tidak sebebas yang kita pikirkan. Terlebih aktivitas ini melibatkan lebih dari satu negara.

Tentunya akan ada banyak peraturan-peraturan yang ditetapkan negara masing-masing untuk melindungi stabilitas ekonomi negara tersebut. Nah, oleh karena itu, di pembahasan terakhir ini, kita akan membahas mengenai 3 faktor yang menghambat perdagangan internasional.

1. Tarif Pajak yang Mahal

Salah satu pertimbangan produsen ketika akan melakukan perdagangan internasional adalah tarif pajak yang dikenakan di negara tujuan ekspor. Setiap barang dari luar yang masuk ke dalam negeri pasti akan dikenai pajak.

Tujuannya yaitu untuk  dan meningkatkan pendapatan negara dan meningkatkan harga jual produk tersebut sehingga produk dalam negeri mampu bersaing. Yang bermasalah yaitu ketika tarif pajak mahal, maka produsen perlu mempertimbangkan apakah produk dengan harga yang mahal masih mampu bersaing di negara tersebut.

2. Kebijakan Non-Tarif yang Ditetapkan Negara

Selain kebijakan tarif, ada juga kebijakan lain yang ditetapkan negara yang akan menghambat adanya perdagangan internasional. Kebijakan non-tarif ini akan menyebabkan perubahan nilai dan mengurangi manfaat perdagangan internasional.

Misalnya saja peraturan mengenai pembatasan jumlah impor, larangan impor suatu produk, dan peraturan teknis terhadap barang tertentu.  Larangan impor yang biasanya ditetapkan lantaran barang impor dinilai berbahaya bagi kesehatan dan mencemari lingkungan.

3. Perbedaan Mata Uang Setiap Negara

Kita tahu bahwa setiap negara memiliki mata uang yang berbeda-beda. Satu negara bisa memiliki mata uang yang relatif lebih kuat terhadap mata uang negara lain. Hal ini menjadi pertimbangan bagi negara dengan mata uang lebih lemah untuk melakukan impor ke negara dengan mata uang yang lebih kuat. Sebab, produsen bisa saja meminta pembayaran menggunakan mata uang di negaranya.

Hal ini membuat pengimpor haru mengeluarkan uang lebih banyak untuk mendapatkan produk tersebut. Maka produk tersebut juga akan dijual lebih mahal di dalam negeri. Maka dari itu, pengimpor harus mempertimbangkan apakah produk tersebut akan memberi keuntungan atau justru membawa kerugian.

Mungkin sekian pembahasan kita mengenai pengertian perdagangan internasional. Semoga artikel ini memberikan pengetahuan dan wawasan kepada pembaca.

Leave a Reply

Send this to a friend