Pengertian Sel Beserta Fungsi, Struktur, Contoh dan Bagian-Bagian Sel

Pengertian Sel

Pasti Anda sering mendengar istilah sel, bukan? Jelas saja, karena pembahasan mengenai sel sering dibahas di dalam pelajaran ilmu pengetahuan alam, lebih tepatnya ilmu biologi.

Untuk membahas mengenai sel lebih dalam, Anda harus mengetahui terlebih dahulu apa yang dimaksud dari sel. Pengertian sel yaitu merupakan suatu unit paling kecil dan sebagai penyusun organisme.

Maka dari itu, sel dapat dikatakan sebagai bagian yang oaling kecil dari makhluk hidup. Tiap sel yang masih hidup mempunyai membran dan juga cairan yang sering disebutksn sebagai sitoplasma. Tidak hanya itu, sel juga memiliki nukleus, dalam arti bahan inti.

Pengertian Sel Menurut Beberapa Ahli

Pengertian Sel adalah

Untuk lebih memahami apa yang dimaksud dengan sel, Anda dapat mengacu pada pendapat beberapa ahli di bawah ini. Berikut adalah pengertian sel menurut beberapa ahli :

1. Menurut Robert Brown

Robert Brown beranggapan bahwa pengertian dari sel adalah merupakan suatu inti sel yang keberadaannya selalu ada di dalam sel hiduo dan keberadaan inti sel tersebut sangatlah penting, yakni berguna untuk mengatur semua proses yang telah terjadi di dalam sel. Dan Robert Brown adalah seseorang yang pertama kalinya menyatakan bahwa nukleus adalah suatu bagian dari makhluk hidup.

2. Menurut Johannes Purkunye dan Felix Durjadin

Johannes Purkinye dan Felix Durjadin beranggapan bahwa pengertian dari sel adalah di dalam suatu struktur sel terdapat cairan di dalam sel, dan cairan tersebut dinamakan protoplasma.

3. Menurut Max Schultze

Max Schultze beranggapan bahwa pengertian dari protoplasma pada sel yaitu sebuah dasar dari fisik kehidupan. Yang mana protoplasma adalah sebuah wadah terjadinya suatu proses hidup.

4. Menurut Robert Hooke

Robert Hooke beranggapan bahwa pengertian dsri sel yaitu suatu tempat-tempat yang kecil dan di batasi oleh dinding-dinding. Pernyataan ini dikeluarkan oleh Hooke ketika ia telah berhasil menyelesaikan penelitiannya dengan menggunakan sebuah gabus dan mikroskop yang sederhana.

5. Menurut Schleiden

Schleiden beranggapan bahwa pengertian dari sel adalah suatu satuan yang paling kecil yang terdapat dalam tumbuhan. Dan Schwann juga melakukan suatu penelitian pada hewan, dan ia menjumpai didalam tubuh hewan tersebut telah tersusun banyaknya sel.

Fungsi Sel

Pada hakikatnya, sel memiliki 6 fungsi utama. Yaitu dapat memberikan dukungan dan struktur, dapat menjadi sarana transfortasi aktif dan pasif, dapat menjadi sarana reaksi metabolik, dapat menjadi sarana reproduksi, dapat menjadi sarana pertumbuhan yang melewati mitosis, dan dapat menghasilkan energi.

1. Dapat memberikan dukungan dan struktur

Sclerenchyma dan collenchyma didalam suatu sel berguna untuk memberikan dukungan secara struktural, seluruh sel juga pada umumnya akan memberikan dasar struktural dari seluruh organisme yang ada. Contohnya yaitu seperti kukit terdiri dari beberapa jumlah sel kulit.

2. Dapat menjadi sarana transportasi aktif dan masif

Sel mengirimkan nutrisi agar bisa digunakan ke dalam beberapa proses kimia yang tengah berlangsung di dalamnya. Proses tersebut nantinya akan menghasilkan limbah dan akan dibuang oleh sel. Molekul yang kecil contohnya seperti karbondioksida, oksigen dan juga etanol akan melewati membran sel yang juga telah melewati proses daei difusi yang sederhana.

Hal ini juga nantinya akan diatur oleh gradien konsentrasi yang melewati membran sel. Hal tersebut dinamakan suatu transportasi pasif. Tetapi, molekul yang besar, contohnya seperti polisakarida dan protein, nantinya akan masuk lalu keluar dari sel melewati proses tranportasi aktif.

Yang mana nantinya sel tersebut akan menggunakan vesikel untuk dapat mengeluarkan atau dapat menyerap molekul yang besar.

3. Dapat menjadi sarana reaksi metabolik

Metabolisme disalamnya bisa mencakuo seluruh reaksi kimia yang akan terjadi pada sebuah organisme, yang mana berguna untuk dapst menjaganya tetap hidup. Reaksi tersebut dapst dikatakan sebagai anabolik atau katabolik.

Proses dari memproduksi energi dengan memecah molekul sering disebut juga dengan katabolisme. Didalam reaksi anabolik, dapat menggunakan energi dan berguna membuat suatu zat yang lebih besar lagi dan lebih sederhana.

4. Dapat menjadi sarana reproduksi

Sistem reproduksi merupakan hal yang sangat penting bagi kelangsungan hidup beberapa spesies. Sel juga dapat membantu pada reproduksi dengan melalui proses dari mitosis dan meiosis.

5. Dapat menjadi sarana pertumbuhan yang melewati mitosis

Pada organisme yang komples, sejumlah jaringan yang tumbuh dapat memperbanyak sel yang juga sederhana. Hal tersebut dapat dilihat dari proses mitosis, yang mana sel induk terlihat terurai agar dapst membentuk dua sel anak yang mirip dengan mereka.

Tidak hanya itu, mitosis juga adalah proses yang terjadi dimana organisme yang lebih sederhana tersebut dapst berproduksi, sehingga akan menimbulkan organisme yang baru

6. Dapat menghasilkan energi

Suatu kelangsungan dari hidup sejumlah organisme sangat bergantung pada ribuan reaksi kimia yang sudah dilakukan oleh sel tanpa henti. Agar dapat melakukan reaksi tersebut, suatu sel sangat membutuhkan energi.

Sejumlah tumbuhan atau tanaman bisa memperoleh energi dari proses fotosintesis, sedangkan hewan memperoleh energi dari mekanisme, yaitu kata lain dari respirasi.

Struktur Sel

Struktur Sel

Semua makhluk hidup yang ada di permukaan ini, hanya memiliki salah satu dari jenis struktur sel yang ada di bawah ini. Dan yang menjadi pembeda diantara dua sel tersebut yaitu dilihst dsri posisi DNA yang terdapat dalam suatu sel. Berikut penjelasannya :

  • Sel Eukoriota adalah suatu sel yang terdapat didalam tubuh makhluk hidup yang mempunyai Inti sel atau nukleus.
  • Sedangkan sel Prokariota adalah suatu sel yang terdapat didalam tubuh makhkuk hidup yang tidak mempunyai inti sel atau nukleus. Hak tersebuh membuat DNA dari sel tersebut tidak dapat terbungkus oleh membran organel.

Bagian-Bagian Sel

Bagian-Bagian Sel

Pada suatu sel, dapat dibagi menjadi 3 bagian utama, yaitu sebagai berikut :

1. Sitoplasma

Sitoplasma adalah suatu massa dari protoplasma dan terletak di daerah dala m suatu sel, tepatnya yaitu diantara Nukleus dan membran sel. Didalam siroplasma juga terdapat bagian terpenting yang dibagi menjadi 2, yaitu daerah luar atau yang biasa disebut dengan Ektoplasma dan daerah dalam yang sering disebut dengan Endoplasma.

Sitoplasma juga bisa memiliki bentuk yang cair atau dalam bentuk gel. Hal tersebut juga memiliki peran yang sangat penting di dalam transportasi dari zat makanan.

2. Organel

Organel merupakan sebuah organ atau bagian yang terdapat daam suatu sel dan mempunyai fungsi yang tertentu. Organel tersebut yaitu Ribosom, Plastida, Inti Sel, Badan Golgi, Vakuola, Lisosom, Mitokondria, Retikulum, Badan Mikro, Endoplasma, Mikrofilamen, serta Mikrotubulus.

3. Dinding Sel yang terdapat pada tumbuhan atau Membran sel yang terdapat pada hewan

Membran sel yaitu suatu bagian yang terletak di luar dari sel dan sitoplasma, yang mana memiliki fungsi untuk dapat mengatur pertukaran substansi zat serta dapat melindungi daerah yang ada di dalam sel. Serta yang ada di dalam sel tumbuhan disebut dengan dinding sel yang memiliki fungsi sebagai berikut :

  • Dapat mencegah supaya sel tidak akan pecah
  • Dapat menjadi suatu tempat berpindahnya air dan juga mineral
  • Dapat memperkuat suatu sel
  • Dapat melindungi daerah yang yang terletak di daerah yang lebih dalam.

Demikianlah pembahawan mengenai pengertian sel beserta dengan komponen terpenting yang terdapat di dalamnya. Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk Anda.

Leave a Reply

Send this to a friend