Penjualan Apple di Cina Merosot, Tak Lagi Jadi Brand Terlaris

Penjualan Apple di Cina Merosot, Tak Lagi Jadi Brand Terlaris

NESABAMEDIA.COMBaru tiga bulan yang lalu, Apple menjadi brand smartphone paling laris di Cina untuk pertama kalinya dalam 6 tahun. Kini, posisinya kembali turun berada di bawah rival asal Cinanya, setelah mengalami penurunan penjualan lebih buruk dari pesaing lainnya di kuartal pertama tahun 2022 ini.

Dua laporan dari entitas berbeda minggu ini menunjukkan bahwa Apple merosot ke posisi ketiga, di bawah brand smartphone Android asal Cina. Perubahan pada pasar ini terjadi setelah Cina mengalami pelambatan ekonomi, dan kebijakan terkait Covid-19 menghambat orang-orang untuk melakukan pembelian perangkat elektronik.

Penjualan smartphone di Cina menurun 14% pada kuartal pertama tahun ini, di mana volumenya jatuh ke level yang setara ketika pandemi mulai mewabah di negara itu. Sementara itu, penjualan Apple merosot hingga 23% pada tiga bulan pertama sampai dengan bulan Maret, dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. 

Tahun lalu, Apple mengalami pertumbuhan penjualan yang sangat pesat di Cina, setelah mereka meluncurkan iPhone 13. Pangsa pasar Apple di Cina sekarang berada di angka 17,9%, dibandingkan dengan kuartal sebelumnya yang berakhir bulan Desember di angka 21,7%. Catatan ini berdasarkan laporan dari Counterpoint Research.

Sementara itu, laporan dari Canalys juga menunjukkan kemerosotan Apple dari puncak pimpinan brand di Cina ke posisi ketiga, dengan penjualan di kuartal pertama menurun hingga 36% dibandingkan kuartal sebelumnya. Canalys melakukan pelacakan pengiriman smartphone ini mulai dari pabrikan sampai ke toko retail, ketimbang menghitung penjualan ke pelanggan akhir.

Kondisi di Cina memang kembali memburuk, setelah pemerintah melakukan lockdown ke 27 kota yang ada di negara itu. Ini berdampak pada 165 juta penduduk di sana. Sejumlah pabrik utama di Cina telah ditutup selama lebih dari satu bulan. Lockdown itu memaksa banyak bisnis tutup dan menghantam keras perekonomian.

Ekonomi Cina secara keseluruhan juga melambat dalam beberapa bulan terakhir. Penjualan ritel mengalami kontraksi pada bulan Maret untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu tahun. Pengangguran juga mengalami lonjakan, ke rekor 6% di 31 kota besar. 

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Send this to a friend