Smartphone Lipat Samsung Galaxy Fold 2

Samsung Jadi Jawara Smartphone Lipat Yang Tak Tertandingi

NESABAMEDIA.COMTahun lalu, Samsung telah merilis smartphone lipat pertama di dunia dengan Galaxy Fold-nya. Sejak saat itu, perusahaan asal Korea Selatan tersebut telah menjadi juara dalam pasar smartphone lipat. Dan tidak mengherankan pula, Samsung menjadi merek smartphone lipat nomor satu di dunia pada tahun 2020. 

Dari sebuah laporan, disebutkan bahwa Samsung telah menyumbangkan 73 persen dari total keseluruhan smartphone lipat yang dirilis untuk tahun ini. Diperkirakan sebanyak 2.8 juta smartphone lipat telah diluncurkan pada tahun 2020, di mana sebanyak 2.04 juta merupakan merek Galaxy.

Tahun ini, Samsung merilis tiga model smartphone lipat yakni, Galaxy Z Flip, Galaxy Z Flip 5G, dan Galaxy Z Fold 2. Motorola dan Huawei adalah dua merek lain smartphone lipat yang tersedia secara komersial, sebagai pesaingnya. 

Smartphone Motorola Razr bersaing secara langsung melawan Galaxy Z Flip di segmen clamshell. Namun smartphone buatan Motorola ini tidak mampu mendapatkan hati konsumen seperti yang telah didapat Samsung, meskipun mereka menawarkan pengalaman nostalgia ke pengguna. Harga kompetitif yang disandingkan dengan hardware unggulan, membuat Galaxy Z Flip jauh lebih populer. 

Di sisi lain, Galaxy Z Fold 2 merupakan versi lebih halus dari smartphone Samsung sebelumnya, dengan layar lebar yang bisa dilipat. Perangkat ini sudah terasa mengalami peningkatan secara signifikan dari pendahulunya, yakni Galaxy Fold. 

Sedangkan pesaing lainnya, Huawei Mate mengalami keterbatasan distribusi ke luar pasar Cina, yang disebabkan oleh sanksi dagang Amerika. 

Pengamat memprediksi Samsung masih akan menjadi jawara untuk pasar smartphone lipat dalam beberapa tahun mendatang. Berdasarkan sebuah laporan, pasar smartphone lipat akan tumbuh hingga 17 juta perangkat pada tahun 2022. 

Meskipun pabrikan lain mungkin akan masuk ke pasar ini, Samsung telah unggul lebih dulu dan telah menempati posisi yang cukup stabil dan tidak tertandingi. Perusahaan asal Korea Selatan ini pun juga telah mengkonfirmasi akan menghadirkan smartphone lipat baru lagi di tahun depan. 

Menariknya, smartphone lipat ini justru tidak begitu populer di Amerika. Pasar Eropa sendiri telah menyumbangkan sekitar 29 persen penjualan smartphone lipat global. Begitu juga di kandang Samsung sendiri, penjualan smartphone lipat menyumbang sekitar 26 persen. Cina menyumbang sekitar 25 persen, untuk Afrika dan Timur Tengah menyumbang sekitar 9 persen. Sisanya seperti Amerika dan India menyumbang sebesar 12 persen. 

Leave a Reply

Send this to a friend