Bocoran Source Code Microsoft Windows XP

Seminggu Lebih Baru Sadar, Microsoft Lupa Hapus Bocoran Windows XP di Situs Mereka Sendiri

NESABAMEDIA.COMBocoran Source Code Windows XP dan sejumlah sistem operasi Windows lainnya, telah tersebar luas di internet pada beberapa hari yang lalu. Meski dianggap sudah kuno, namun banyak orang yang ingin menjelajahi source code sistem operasi itu.

Mereka mencoba mencari kode Windows XP dan sistem operasi Windows lainnya yang bocor itu, untuk mengetahui apakah ada yang masih diterapkan di Windows 10. Tujuannya tidak lain adalah untuk melakukan eksploitasi atau mencari celah sistem keamanannya.

Microsoft pun turun tangan dengan memulai investigasi besar-besaran, dan mencoba menghentikan penyebaran bocoran source code Windows XP itu. Namun sayangnya, Microsoft dianggap terlalu lambat dalam menghapus data source code yang bocor dari situsnya sendiri, setelah seseorang melakukan pembobolan dan mengunggahnya ke situs lain seperti Github.

Tidak banyak juga yang bisa dilakukan oleh Microsoft untuk mencegah orang-orang membagikan bocoran source code Windows XP di situs semacam Mega dan Torrent. Padahal sumber utama kebocoran itu berada di situs Microsoft itu sendiri.

Pakar dari Torrentfreak menyebutkan bahwa butuh waktu satu minggu lebih bagi Microsoft untuk kemudian bisa menyadari, bahwa mereka menghosting source code itu ke perangkat lunak mereka sendiri.

Sementara itu, gugatan DMCA telah dikeluarkan oleh tim dari Microsoft Security Incident Response setelah 10 hari source code itu diunggah di situs Github.

Dalam surat gugatan itu, Microsoft menyebutkan bahwa source code yang diunggah di Github, mengambil dari file torrent di situs eksternal, dan file itu sudah mereka hapus. Namun meski demikian, tentunya source code Windows XP itu masih bisa ditemukan di situs-situs torrent dan situs berbagi file lainnya.

Seperti yang diberitakan beberapa waktu yang lalu, seseorang dengan akun Billgates3 berhasil mendapatkan source code Windows XP dan sejumlah source code sistem operasi Windows versi lama dan membagikannya di internet. Source code itu diunggah dan dibagikan dalam sebuah file arsip dengan ukuran mencapai 43GB. 

Kasus ini menjadi salah satu kasus pembobolan dan kebocoran terbesar dalam sepanjang sejarah Microsoft dan baru kali ini terjadi.

Bambang

Pernah menjadi jurnalis dan juga Social Media Manager di Merdeka.com selama lebih dari 2 tahun, sebelum akhirnya mengerjakan sejumlah proyek website yang dioptimasi dan dimonetisasi Google Adsense. 

Kini sedang aktif dalam pembuatan konten Youtube dokumenter bertema sosial serta menjadi penulis konten untuk sejumlah website. 

Leave a Reply

Send this to a friend