Spotify Video Podcast

Spotify Kini Bisa Digunakan Untuk Video Podcast

NESABAMEDIA.COMLayanan streaming musik Spotify, kini mendukung video podcast dengan beragam kategori tayangan yang bisa diakses baik pengguna gratisan dan berbayar. Pihak perusahaan mengumumkan bahwa setiap pengguna kini tak hanya bisa mendengar konten podcast, namun juga menontonnya, melalui aplikasi mobile maupun desktop. Namun sayangnya fitur video podcast tersebut saat ini terbatas untuk konten kreator tertentu saja.

Lebih lanjut, konten video podcast itu akan tayang secara otomatis ketika pengguna mengetuk tombol play dan kemudian melakukan sinkronisasi dengan audio. Sehingga ketika aplikasi tertutup atau perangkat pengguna terkunci, audio masih tetap bisa didengarkan. Pengguna juga bisa melakukan unduhan konten video podcast untuk diputar di lain waktu.

Fitur video podcast Spotify ini sebenarnya sudah mulai didengungkan oleh perusahaan sejak bulan Mei lalu. Saat itu perkenalan fitur dijadwalkan dengan menayangkan video podcast dari podcaster terkenal Joe Rogan. Namun kemudian kontrak dengan Spotify batal karena Rogan memilih bekerjasama dengan Youtube, sehingga konten yang sudah disusun itu terpaksa gagal tayang di Spotify karena masalah kontrak tersebut.

Kasus dengan Joe Rogan itu menjadi puncak pertama kali Spotify bersaing ketat dengan Youtube, yang pada saat itu juga sedang gencar mempromosikan konten podcast mereka. Namun tetap saja para konten kreator lah yang diuntungkan dari adanya persaingan sengit itu. Sebab mereka jadi memiliki lebih banyak peluang untuk menghasilkan karya video podcast dengan mengandalkan kedua platform itu.

Para konten kreator akan tetap rutin menghasilkan karya untuk diunggah di Youtube dengan harapan mendapatkan tambahan pendapatan melalui iklan yang ada di sana. Sementara di Spotify, bisa dijadikan lahan untuk menggaet pendengar baru, yang lebih tertarget untuk konten-konten berbentuk podcast.

Selama ini para fans dari konten kreator podcast memang lebih banyak berasal dari Spotify. Dengan adanya video podcast itu, mereka bisa mengenal lebih dalam idola mereka, di mana selama ini hanya bisa membayangkan karakter idola mereka melalui suara saja. Sementara konten kreator juga jadi bisa leluasa untuk memberikan informasi dan membagikan karya mereka kepada para pengikutnya, tidak hanya dalam bentuk audio saja.

Bambang

Pernah menjadi jurnalis dan juga Social Media Manager di Merdeka.com selama lebih dari 2 tahun, sebelum akhirnya mengerjakan sejumlah proyek website yang dioptimasi dan dimonetisasi Google Adsense. 

Kini sedang aktif dalam pembuatan konten Youtube dokumenter bertema sosial serta menjadi penulis konten untuk sejumlah website. 

Leave a Reply

Send this to a friend