Tata Cara Sholat Jenazah : Niat, Doa, Bacaan dan Keutamaan Sholat Jenazah

Sholat jenazah memiliki hukum yaitu fardhu kifayah, yang mana sudah disetujui oleh seluruh para ulama. Hukum fardhu kifayah yaitu merupakan suatu kewajiban yang harus dikerjakan oleh sejumlah umat islam dengan bersama-sama atau kolektif, bukanlah dengan perseorangan.

Hal itu berarti, kewajiban tersebut hilang apabila telah melaksanakannya oleh sekelompok umat beragama islam. Tetapi apabila tidak ada satupun yang mengerjakannya, maka dari itu seluruh umat islam akan tertimpa dosa.

Dan mensholati merupakan salah satu dari kewajiban kifayah, dan diantara lainnya juga ada memandikan, mengkafani, dan yang terakhir yaitu mengubur jenazah. Tata cara dari sholat jenazah juga berbeda sedikit dengan sholat pada biasanya, yaitu tidak melakukan gerakan seperti ruku;, i’tidal dan juga sujud. Tetapi melakukan beberapa gerakan takbir.

Tata Cara Sholat Jenazah

Tata Cara Sholat Jenazah

Seperti yang sudah dijelaskan sedikit sebelumnya, tata cara dari sholat jenazah sedikit berbeda dengan sholat pada umumnya, karena pada sholat jenazah ini tidak melakukan gerakan seperti ruku’, i’tidal, dan juga sujud. Tetapi melakukan beberapa gerakan takbir.

Pada sholat jenazah juga memiliki beberapa rukun yang harus dikerjakan oleh orang yang akan melaksanakan sholat jenazah. Rukun sholat pada sholat jenazah ini hwajib untuk dipenuhi, apabila tidak, maka sholat jenazah tersebut tidak dianggap atau batal dari syariat Islam.

Jumlah dari rukun sholat jenazah yaitu ada 8, diantaranya yaitu seperti Berniat, Berdiri apabila mampu, melakukan 4 kali gerakan takbir, melakukan angkat tangan pada waktu takbir yang pertama, harus membacakan surah Al Fatihah, harus membacakan sholawat, mendoakan jenazah, dan yang terakhir yaitu salam.

Setelah mengetahui rukun-rukun dari sholat jenazah, maka berikut adalah tata cara dari sholat jenazah yang dapat Anda lakukan :

1. Melakukan Takbiratul ihram diiringi dengan niat

Melakukan niat yaitu dengan cara mengingatnya di dalam hati pada saat melakukan sholat jenazah dengan melakukan 4 kali takbir kepada jenazah tersebut, Hal tersebut juga termasuk pada hukum fardhu kifayah.

Dan pada saat setelah melakukan takbiratul ihram, posisi dari tangan harus ditempatkan diatas posisi pusar. Yang mana sama seperti gerakan sholat yang biasanya.

Baca Juga : Tata Cara Sholat Tahajud

2. Membaca Surah Al Fatihah

Setelah melakukan takbiratul ihram yang diiringi dengan niat, maka dilanjutkan dengan membacakan surah Al Fatihah. Membacakan surah Al Fatihah ini pun termasuk ke dalam rukun-rukun sholat jenazah.

Seperti yang telah kita ketahui, rukun-rukun sholat seperti itu harus kita kerjakan. Karena apabila tidak dikerjakan, maka sholat tidak akan dianggap oleh syariat Islam atau batal.

3. Melakukan takbir yang kedua dan membacakan sholawat

Setelah itu, maka kita harus mengangkat tangan sejajar dengan bahu atau setidaknya setinggi dengan telinga. Selanjutnya yaitu tangan ditempatkan kembali di posisi atas pusar seperti sebelumnya.

Dan kemudian kita harus membacakan sholawat Nabi. Membacakan sholawat Nabi tersebut pun termasuk ke dalam rukun-rukun sholat jenazah yang harus kita kerjakan.

Pada bacaan sholawat Nabi pun memiliki beberapa bentuk, dan sholawat Nabi yang sering dibacakan dan dianggap paling afdhal yaitu sholawat Ibrahimiyah.

4. Melakukan takbir yang ketiga dan membacakan doa

Sama seperti takbir yang sebelumnya, ketika mengangkat tangan sejajar dengan bahu atau setidaknya setinggi denga dengan telinga, kita dapat meletakkan kembali tangan kita diatas posisi pusar.

Dan setelah itu kita dapat membacakan doa kebaikan untuk jenazah tersebut. Membacakan doa ini pun termasuk ke dalam rukun-rukun sholat jenazah yang harus kita kerjakan.

5. Melakukan takbir yang keempat dan membacakan doa lagi

Dan melakukan takbir yang keempat merupakan takbir yang terakhir dalam melaksanakan sholat jenazah. Sama seperti takbir yang sebelumnya, ketika mengangkat tangan sejajar dengan bahu atau setidaknya setinggi denga dengan telinga, kita dapat meletakkan kembali tangan kita diatas posisi pusar.

Setelah itu kita dapat membacakan doa kebaikan untuk jenazah dan berdoa juga untuk orang yang sudah ditinggalkannya.

6. Mengucapkan Salam

Mengucapkan salam juga merupakan salah satu rukun dari sholat jenazah yang harus kita lakukan. Pengucapan salam ini pun sama seperti sholat pada umumnya yaitu salam ke arah kanan dan juga salam ke arah kiri. Tetapi salam ini dikerjakan dalam posisi berdiri.

Baca Juga : Tata Cara Sholat Hajat

Lafadz Niat Sholat Jenazah

Lafadz Niat Sholat Jenazah

Membacakan niat pada sholat jenazah ini juga sedikit berbeda dari niat yang biasanya. Karena sholat ini termasuk memiliki niat sholat khusus yang dilakukan untuk dapat melakukan sholat jenazah.

Niat sholat jenazah tersebut pun dibacakan dengan ketentuan sebagai berikut :

  • Apabila jenazah yang akan disholati tersebut berjenis kelamin laki-laki, maka kita dapat membacakan niat sholat jenazah laki-laki.
  • Dan apabila jenazah yang akan disholati tersebut berjenis kelamin perempuan, maka kita dapat membacakan niat sholat jenazah perempuan.

Dibawah ini merupakan niat sholat jenazah yang dapat kita bacakan :

1. Lafadz Niat Sholat Jenazah Laki-Laki

Berikut adalah niat sholat jenazah laki-laki beserta artinya :

Lafadz Niat Sholat Jenazah Laki-Laki

2. Lafadz Niat Sholat Jenazah Perempuan

Berikut adalah niat sholat jenazah perempuan beserta artinya :

Lafadz Niat Sholat Jenazah Perempuan

Bacaan Sholat Jenazah Setiap Takbir

Seperti yang sudah Anda ketahui sebelumnya, didalam sholat jenazah memiliki empat takbir. Yang mana takbir tersebut juga diisi dengan bacaan doa yang harus kita bacakan. Beriku adalah bacaan sholat jenazah di setiap Takbir-nya :

1. Takbir Pertama : Membaca Surah Al Fatihah

Setelah membacakan niat, maka yang harus dilakukan yaitu Takbiratul ihram terlebih dahulu. Dan setelahnya dapat membacakan surah Al Fatihah. Berikut adalah bacaan surah Al Fathihah :

Bacaan Sholat Jenazah : Membaca Surah Al Fatihah

Bahasa Latin :

  1. bismi allaahi alrrahmaani alrrahiimi.
  2. alhamdu lillaahi rabbi al’aalamiina.
  3. alrrahmaani alrrahiimi.
  4. maaliki yawmi alddiini.
  5. iyyaaka na’budu wa-iyyaaka nasta’iinu.
  6. ihdinaa alshshiraatha almustaqiima.
  7. shiraatha alladziina an’amta ‘alayhim ghayri almaghdhuubi ‘alayhim walaa aldhdhaalliina.

Artinya :

  1. Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
  2. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam.
  3. Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
  4. Yang menguasai di Hari Pembalasan.
  5. Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan.
  6. Tunjukilah kami jalan yang lurus,
  7. (yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.

Baca Juga : Tata Cara Sholat Dhuha

2. Takbir Kedua : Membaca Sholawat

Setelah melakukan takbir yang kedua, maka kita harus membacakan sholawat. Diantara banyaknya sholawat, yang bisa kita piih yaitu membacakan sholawat ibrahimiyah, karena telah diyakini sebagai sholawat yang paling afdhol.

Berikut adalah bacaan sholawat ibrahimiyah yang dapat Anda bacakan :

Takbir Kedua Membaca Sholawat

Artinya : “(Wahai Tuhariku, limpahkanlah rahmat kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW dan atas keluarga Nabi Muhammad SAW sebagaimana Engkau telah melimpahkan rahmat kepada junjungan kami Nabi Ibrahim dan atas keluarga junjungan kami Nabi Ibrahim as. Dan limpahkanlah berkah kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW dan atas keluarga junjungan kami Nabi Muhammad SAW sebagaimana Engka telah melimpahkan berkah kepada junjungan kami Nabi Ibrahim as. dan atas keluarga junjungan kami Nabi Ibrahim as. di seluruh alam ini. Sesungguhnya Engkaulah Dzat yang Maha Terpuji lagi Maha Agung)”

3. Takbir Ketiga : Membaca Doa

Pada takbir ketiga ini, maka kita dapat membacakan doa untuk jenazah. Dan bacaan doa dibawah ini dapat kita bacakan sebagaimana yang telah diriwayatkan oleh Imam Muslim di dalam Shahih nya :

Dibawah ini adalah doa jenazah untuk laki-laki :

Doa Sholat Jenazah Laki-Laki

Bahasa Latin : “Allohummaghfirlahu warhamhu wa’aafihi wa’fu ‘anhu wa akrim nuzulahu wawassi’ mudkholahu waghsilhu bil maa-i wats tsalji wal barod. Wa naqqihi minal khothooyaa kamaa naqqoitats tsaubal abyadho minad danas. Wa abdilhu daaron khoiron min daarihi wa ahlan khoiron min ahlihi wa zaujan khoiron min zaujihi wa adkhilhul jannata wa a’idzhu min ‘adzaabin qobri au min ‘adzaabin naar”

Artinya : “Ya Allah, ampunilah dan rahmatilah dia. Bebaskanlah dan maafkanlah dia. Luaskanlah kuburnya dan mandikanlah ia dengan air, salju dan embun. Sucikan ia dari seluruh kesalahan seperti dibersihkannya kain putih dari kotoran. Berikan ia rumah yang lebih baik dari rumahnya (di dunia), keluarga yang lebih baik dari keluarganya, pasangan yang lebih baik dari pasangannya. Lalu masukkanlah ia ke dalam surga dan lindungilah ia dari cobaan kubur dan azab neraka”.

Sedangkan dibawah ini adalah doa jenazah untuk perempuan :

Doa Sholat Jenazah Perempuan

Bahasa Latin : “Allohummaghfirlahaa warhamhaa wa’aafihaa wa’fu ‘anhaa wa akrim nuzulahaa wawassi’ mudkholahaa waghsilhaa bil maa-i wats tsalji wal barod. Wa naqqihaa minal khothooyaa kamaa naqqoitats tsaubal abyadho minad danas. Wa abdilhaa daaron khoiron min daarihaa wa ahlan khoiron min ahlihaa wa zaujan khoiron min zaujihaa wa adkhilhal jannata wa a’idzhaa min ‘adzaabin qobri au min ‘adzaabin naar”

Baca Juga : Tata Cara Sholat Istikharah

4. Takbir Keempat : Membaca Doa

Pada takbir yang terakhir atau takbir yang keempat ini, kita juga dianjurkan untuk membaca doa lagi. Dan dibawah ini adalah bacaan doa yang telah diriwayatkan oleh Imam Abu Dawud :

tata cara sholat jenazah : Takbir Keempat Membaca Doa (Laki-Laki)

Apabila jenazah berjenis kelamin perempuan, maka Anda harus membacakan doa dibawah ini :

Takbir Keempat Membaca Doa (Perempuan)

5. Salam

Setelah melakukan keempat takbir diatas, maka kita harus mengucapkan salam.

Salam

Keutamaan Sholat Jenazah

Sama seperti sholat yang lainnya, sholat jenazah juga mempunyai keutaman yang tak kalah besarnya, Karena pahala yang akan didapatkan yaitu sebesar 1 qirath. satu qirath ini dapat kita umpamakan sebesar Gunung Uhud.

Apabila kita mengiringi jenazah, mensholatinya, dan juga menghantarkannya sampai ke pemakaman, maka pahala yang akan kita dapatkan yaitu sebesar dua qirath.

Demikianlah pembahasan mengenai sholat jenazah, semoga dengan artikel ini Anda dapat mengerti dan memahami bagaimana melaksanakan sholat jenazah.

Leave a Reply

Send this to a friend