5 Cara Merawat Baterai Android Agar Awet dan Tahan Lama, Sudah Dicoba?

Baterai pada handphone Android adalah salah satu komponen yang paling penting saat ini. Maka dari itu, hampir semua orang yang ingin membeli handphone baru pasti akan melihat kapasitas baterai pada handphone tersebut. biasanya handphone yang memiliki kapasitas baterai yang bertahan lama sering menjadi pilihan. Kapasitas baterai pada handhpone Android pun bermacam-macam, ada yang berkapasitas 3000 MAh, 4000 MAh sampai dengan 5000 MAh.

Mengapa baterai dinilai begitu penting dari sebuah handphone ? Jelas saja, karena meskipun handphone kamu memiliki prosessor octa core, memiliki RAM 6 GB dan kamera 23 megapiksel, tetaplah itu semua tidak sempurna tanpa dukungan baterai yang berkapasitas besar pula. Apabila baterainya berkapasitas rendah, maka handphone tersebut tidak akan bertahan lama.

Maka dari itu, kita harus mengetahui bagaimana cara untuk menghemat baterai. Sebelumnya telah banyak beredar bagaimana cara untuk menghemat baterai handphone. Tetapi banyak sekali yang menyarankan untuk menutup aplikasi, menghapus aplikasi, bahkan jangan menggunakan widget.

Tetapi kita semua pasti tidak tahan untuk melakukan itu semua, karena kegunaan dari smartphone adalah untuk menggunakan aplikasi, bukan hanya sekedar untuk menelpon dan sms.

Cara Merawat Baterai Android Agar Awet

Berikut adalah cara-cara untuk kamu bisa menghemat baterai handphone, terutama pada baterai handphone berjenis Lithium ion atau Li-ion.

1. 40% Adalah Kondisi Baterai Level Terbaik

baterai

Image : Tribunnews

Pasti saat kamu semua ingin membeli smartphone baru, perhatikanlah pasti baterai smartphone tersebut telah terisi baterai sebanyak 40% sampai dengan 50%. Mengapa ? Karena 40% adalah level terbaik untuk sebuah baterai karena voltasenya tidak terlalu rendah dan juga tak terlalu tinggi. Dengan level tersebut, baterai juga aman untuk di charge atau kamu dapat menggunakannya tanpa harus takut kehabisan daya dengan cepat.

2. Jaga Temperatur Ruangan

ruangan

Image : Getty Images

Untuk menghemat baterai handphone khususnya smartphone, kamu perlu memperhatikan temperaturnya. Karena temperature tinggi adalah musuh terbesar dari baterai. Karena sebuah baterai akan kehilangan kapasitas penyimpanan sampai dengan 80% apabila kamu menyimpannya pada suhu 60 derajat celcius dalam satu tahun. Maka dari itu, disarankan kamu untuk menyimpannya ke dalam suhu standar berkisar 25 derajat celcius. Pada suhu tersebut baterai hanya akan kehilangan kurang dari 20% kapasitasnya.

Baca Juga: 6 Cara Agar HP Android Tidak Lemot Saat Main Game

Sama seperti di suhu panas, suhu yang terlalu dingin juga dapat membuat baterai kehilangan kapasitasnya. Dan juga pada suhu tersebut akan membuat baterai sulit untuk diisi ulang apabila terpapar dalam suhu yang terlalu dingin dalam waktu yang lama.

3. Lakukan Charge Sedikit Demi Sedikit

charge

Image : androidloe.wordpress.com

Tahukah kamu bahwasanya melakukan charge sedikit demi sedikit dapat menghemat baterai smartphone ? hal ini dibenarkan, karena pada baterai yang berjenis Li-ion apabila kamu melakukan charging sedikit demi sedikit akan lebih baik jika dibandingkan dengan melakukan charging langsung hingga penuh dalam sekali charge. Itu dikarenakan sel-sel pada baterai Li-Ion akan lebih optimal jika kamu mengisinya sedikit demi sedikit, seperti dari 20%  ke 40% dan dari 45% ke 75% atau lain sebagainya.

Tetapi bukan berarti kamu tidak boleh untuk mengisinya hingga penuh dalam sekali charge. Tetapi lebih disarankan untuk mengisinya sedikit demi sedikit. Itu semua demi untuk kehematan baterai pada handphone kamu.

4. Hindari Baterai Sampai Kosong

battery low

Image : openmedia.asia

Membiarkan smartphone dengan kondisi kosong atau 0% memang tidaklah baik. Apabila kamu terus menerus membiarkan smartphone kamu dengan kondisi 0%, maka aka nada sel-sel yang rusak sehingga baterai tidak bisa diisi kembali.

Apabila hal itu terjadi, maka ada kemungkinan baterai tidak akan bisa terisi hingga penuh kembali secara otomatis. Maka dari itu, kamu tidak boleh membiarkan secara terus menerus baterai dalam keadaan yang kosong.  Sebuah baterai akan berada dalam kondisi kosong apabila voltasenya ada di tingkat 3.0 V/sel pada baterai berjenis Lithium ion.

Baca Juga: 2 Cara Membuat Ringtone Berubah-ubah Tiap ada SMS/Telepon Masuk

Dan apabila mencapai level 2.7 V/sel, baterai tersebut akan masuk ke mode sleep sehingga tidak akan bisa diisi ulang kembali. Tetapi kamu tidak perlu khawatir karena pada smartphone di zaman sekarang ini memiliki fitur otomatis mati apabila baterai telah mencapai level 3% sampai 5%.

Nah dengan ada hal tersebut, baterai akan tetap memiliki daya sebesar 5%, jadi tidak benar-benar kosong. Tetapi apabila kamu ingin menyimpan dalam waktu yang lama, kamu dapat menyimpannya pada level 40%.

5. Cek Umur Baterai

battery

Image : Bukalapak

Tahukah kamu bahwasanya umur baterai berjenis Lithium Ion hanya dapat digunakan dlaam waktu tertentu ? ya, apabila kamu memiliki baterai Li-ion, maka baterai tersebut akan kebilangan kapasitas penyimpanan meskipun kamu tidak menggunakannya.

Maka dari itu, disarankan untuk kamu harus langsung memakai baterai apabila kamu telah membeli baterai yang baru, dan jangan pernah kamu berniat untuk menyimpannya di tempat khusus agar baterai tersebut awet. Karena hal itu tidak akan merubah apapun, malah hal tersebut tidak akan mampu menghemat dan memperpanjang usia pada baterai.

Itulah kelima cara untuk merawat baterai pada handphone yang dapat kamu lakukan. Selamat mencoba !

Tinggalkan Komentar

Leave a Reply