• Our Partners:

Elon Musk jadi korban peretasan akun twitter pesohor

Akun Twitter Beberapa Pesohor Diretas Berkedok Transaksi Bitcoin

NESABAMEDIA.COM – Beberapa akun Twitter perusahaan besar dan perorangan terindikasi menjadi korban peretasan yang paling luas dan membingungkan yang pernah terjadi di platform media sosial tersebut. Semuanya serentak mempromosikan penipuan Bitcoin yang tampaknya telah menghasilkan pundi-pundi yang tidak sedikit.

Pihak Twitter belum mengonfirmasi secara detail mengenai kasus peretasan akun Twitter beberapa pesohor. Peretasan berlangsung sejak dini hari pukul 03.00 WIB hingga saat berita ini ditulis. Twitter mengakui situasi setelah lebih dari satu jam hening. Mereka menulis di akun resmi Twitter Support, “Kami mengetahui adanya insiden keamanan yang memengaruhi akun di Twitter. Kami sedang menyelidiki dan mengambil langkah-langkah untuk memperbaikinya. Kami akan segera memperbarui semua orang. ”

Kekacauan dimulai ketika akun Twitter Elon Musk tampaknya diretas untuk menjalankan penipuan bitcoin. Akun pendiri Microsoft yaitu Bill Gates juga tampaknya diakses oleh scammer yang sama, yang memposting pesan serupa dengan alamat dompet bitcoin yang identik. Kedua akun terus memposting twit baru yang mempromosikan penipuan meskipun langsung dihapus selang beberapa menit oleh pemilik akun masing-masing. Akun Musk khususnya tampaknya masih berada di bawah kendali hacker pada pukul 06.00 WIB.

Seorang juru bicara Gates memberi tahu staf penulis Recode Teddy Schleifer, “Kami dapat mengonfirmasi bahwa twit tersebut tidak dikirim oleh Bill Gates. Ini tampaknya menjadi bagian dari masalah yang lebih besar yang dihadapi Twitter. Twitter sadar dan bekerja untuk memulihkan akun”.

Tak lama setelah gelombang twit awal dari akun Gates dan Musk, akun Apple, Uber, mantan Presiden Barack Obama, CEO Amazon Jeff Bezos, kandidat presiden Demokrat Joe Biden, penyanyi hip hop Kanye West, mantan walikota New York City dan miliarder Mike Bloomberg, dan YouTuber MrBeast juga memposting twit serupa.

Tidak jelas seberapa luas operasi ini, tetapi tampaknya memengaruhi banyak perusahaan besar dan individu yang sangat terkenal. Itu menunjukkan seseorang, atau suatu kelompok, telah menemukan celah keamanan yang parah dalam proses login Twitter atau aplikasi pihak ketiga atau bahwa pelaku entah bagaimana mendapatkan akses ke hak istimewa admin dari karyawan Twitter.

Beberapa orang tergiur akan iming-iming imbalan sesuai twit yang tersebar dan mengirim uang ke alamat BTC terkait. Catatan transaksi bisa dilihat oleh siapa pun karena transparansi merupakan sifat dari cryptocurrency berbasis blockchain. Sejauh ini, sang penipu tampaknya telah menghasilkan hampir setidaknya Rp1,7 miliar, meskipun tampaknya pemilik akun memang mengirim uang kembali karena saldo akhir harian tampaknya berfluktuasi naik dan turun.

Leave a Reply

Send this to a friend