• Our Partners:

Elon Musk GPS Generasi Ketiga SpaceX

Elon Musk Klaim Satelitnya Bikin GPS Jadi Lebih Akurat

NESABAMEDIA.COMElon Musk mengklaim satelit SpaceX miliknya baru saja membuat GPS para pengguna di seluruh dunia jadi lebih akurat. Hal itu dia sampaikan melalui unggahan akun Twitternya, setelah SpaceX menempatkan GPS III di ruang angkasa. Namun benarkah dampaknya demikian?

Teknologi GPS sendiri memang sudah menjadi teknologi navigasi yang sudah berumur satu dekade lebih. Pertama kali dirilis menggunakan teknologi Navigation System with Timing and Ranging (NAVSTAR), dan mengorbit pada tahun 1978. Pada tahun 1993 setidaknya ada 24 satelit yang menyelimuti orbit Bumi untuk melakukan triangulasi lokasi dan jarak. 

GPS generasi terbaru menerapkan teknologi termutakhir tidak hanya pada sisi tingkat akurasi, namun juga pada masalah timing dan daya tahan. Generasi pertama GPS telah dinonaktifkan secara total pada 2019 lalu. Kini ada sekitar 29 satelit GPS generasi kedua dan 2 satelit GPS generasi ketiga.

Pada awalnya sinyal GPS yang digunakan oleh pemerintahan dan militer adalah menggunakan teknologi Selective Availability, namun penggunaan itu dihentikan sejak tahun 2000 silam. Namun karena masalah keamanan, militer memilih mengembangkan sendiri teknologi GPS mereka yang mungkin setara dengan teknologi 5G atau radio terestrial.

Jadi jika melihat hal ini, teknologi GPS yang paling mutakhir yang bisa digunakan oleh publik adalah teknologi yang seperti diungkapkan oleh Elon Musk. Awal pekan lalu diberitakan jika roket SpaceX terbaru berhasil diluncurkan dari Cape Canaveral. Roket tersebut membawa satelit GPS generasi ketiga yang menggantikan satelit yang sudah usang.

Teknologi GPS generasi ketiga itu diklaim mampu memberikan tingkat akurasi hingga 9 inci, dari sebelumnya yang mencapai 28 inci. Sisi keamanan juga mendapatkan pembaruan yang cukup signifikan. 

Lebih lanjut, GPS generasi ketiga mendukung dua jenis sinyal yakni, L2C dan L5. Sinyal L5 inilah yang memberikan pembaruan akurasi pada GPS yang digunakan masyarakat umum di seluruh dunia. Teknik yang digunakan pada GPS generasi ketiga ini memiliki nama Trilaning. 

Unggahan Twit Elon Musk

Unggahan Twit Elon Musk

Trilaning sendiri memungkinkan GPS untuk menggunakan tiga frekuensi berbeda yang mampu mengaktifkan sub-meter tanpa augmentasi khusus, dan juga operasi jarak jauh yang menggunakan augmentasi. Dalam menjalankan teknik ini, Trilaning akan memanfaatkan sinyal L1, L5 dan sinyal ketiga dalam teknologi GPS.

Sementara itu, sinyal jenis L2C lebih digunakan untuk kebutuhan komersial, seperti jasa konstruksi atau telekomunikasi. Dengan menggunakan dua sinyal yang berbeda untuk kebutuhan komersial dan kebutuhan publik, tentunya proses konstruksi secara khusus bisa berjalan dengan lebih baik dalam hal pemetaan dan juga proses pembangunan.

Sinyal yang dihasilkan dari GPS generasi ketiga diklaim delapan kali lebih kuat dari generasi sebelumnya. Meski hal ini tidak serta merta bisa dirasakan publik secara instan, namun penggunaan aplikasi berbasis GPS seperti Google Maps di ponsel akan mengalami peningkatan secara bertahap dalam waktu dekat.

Leave a Reply

Send this to a friend