Apa itu Collision Data

Apa itu Collision Data? Mengenal Pengertian Collision Data

Sebuah teknologi ethernet yang usang atau sudah kuno seperti 10Base5, 10Base2, dan juga 10Base-T mereka semua menggunakan algoritma CSMA/CD. Hal ini membuatnya sangat tidak efisien ketika menerima beban yang lebih tinggi maupun menjalankan tugas yang lebih berat.

Performa jaringan tersebut kemudian akan turun secara drastis pada saat persentase utilitasnya telah menyentuh angka lebih dari 30%. Akibatnya, jaringan akan lambat dan berdampak pada kenyamanan para pengguna jaringan tersebut.

Pengertian Collision Data

Apa itu collision data? Istilah ini sebenarnya mengarah pada sebuah jaringan fisik di mana terjadi tabrakan data. Data akan saling bertabrakan antara satu dengan yang lainnya pada saat ditransmisikan di media yang sama, terutama pada protokol jaringan ethernet. Sebuah collision data merupakan skenario di mana ada satu perangkat yang mengirimkan peket data terhadap segmen jaringan.

Pengertian Collision Data

Perangkat tersebut “memaksa” perangkat yang lain yang ada di segmen yang sama untuk memberikan perhatian. Sementara itu, pearngkat yang lain akan melakukan hal yang sama. Jadi, ada dua perangkat yang saling bersaing yang kemudian mengakibatkan jaringan tersebut akan mengalami  gangguan.

Perlu Anda tahu bahwa semua perangkat di atas menggunakan Hub yang memang berpotensi mengalami tabrakan atau collision antar frame yang sedang dikirim. Hal ini menyebabkan seluruh perangkat yang ada di dalam jaringan ethernet tersebut mengalami tabrakan data yang sama.

Bagaimana Cara Mengatasi Collision Data?

Ketika sebuah jaringan mengalamai collision data, jaringan tersebut akan lambat. Hal ini kemudian berdampak pada kenyamanan para pengguna yang ada di dalam jaringan tersebut. Solusi untuk mengatasi permasalahan ini adalah Anda harus mengganti Hub dengan Switch LAN yang tentunya lebih efisien digunakan dalam jaringan. Salah satu alasan mengapa Anda harus menggantinya dengan Switch adalah karena Switch tidak menggunakan BUS bersama-sama seperti yang Anda temukan pada Hub.

Namun Switch akan memperlakukan setiap port tersebut sebagai BUS secara terpisah. Hal inilah yang membuat sebuah jaringan yang menggunakan Switch tidak akan mengalami collision data.

Selain itu, Switch juga menggunakan buffer memori yang berperan dalam menahan frame yang datang. Dengan begitu, pada saat ada dua perangkat yang mengirimkan data dalam waktu yang bersamaan, Switch akan meloloskan satu frame dan sementara akan menahan frame lainnya.

Switch yang ditahan tersebut berada pada buffer memori dan menunggu giliran hingga Switch akan meloloskannya. Mengganti seluruh Hub dengan Switch juga akan meningkatkan performa jaringan. Kecepatan jaringan akan meningkat dan tentunya pengguna yang ada di dalam jaringan tersebut merasa nyaman karena mereka tidak perlu khawatir terjadi collision data maupun harus menunggu lama ketika ingin mengirim data.

Demikian informasi yang bisa kami sampaikan mengenai collision data. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Send this to a friend