Apa Itu GNU? Mengenal Pengertian GNU Linux

Ada banyak software open source populer yang berlisensi GNU General Public License (GPL), termasuk diantaranya adalah kernel Linux. GPL itu sendiri adalah lisensi di bawah naungan GNU Project yang digawangi oleh Richard Stallman.

Berikut ini adalah beberapa software populer yang didistribusikan dengan menggunakan lisensi GNU GPL:

  • GIMP
  • VLC media player
  • Avidemux
  • 7-Zip
  • PhotoRec
  • GnuCash

Mengenal Apa Itu GNU

Mengenal Apa Itu GNU

GNU adalah sistem operasi yang bebas digunakan dan dimodifikasi oleh siapa saja dan merupakan akronim dari GNU’s Not Unix. Dinamakan demikian karena desain GNU memang didasarkan pada UNIX, tapi kode-kode didalamnya tidak diambil dari UNIX.

GNU berawal dari idealisme Richard Stallman yang ingin membuat dan mendistribusikan software secara gratis ke seluruh dunia. Untuk mewujudkan ambisinya tersebut, Stallman mengumumkan GNU Project pada tahun 1983 yang menginisiasi pengembangan sistem operasi GNU.

Seperti halnya Linux yang memiliki maskot berupa pinguin, GNU juga memiliki maskotnya sendiri yang juga mempunyai nama yang sama, yaitu gnu, yang merupakan seekor mamalia herbivora yang ada di pedalaman Afrika.

Antara GNU dan Linux

Mengenal Apa Itu GNU

Semua distribusi Linux yang beredar pada dasarnya adalah perpaduan antara GNU dan Linux yang dua-duanya diadopsi dari UNIX. GNU berperan sebagai sistem operasi, sedangkan Linux berfungsi sebagai kernel.

Kernel adalah jantungnya sistem operasi, tapi seberapa pun pentingnya sebuah kernel, kernel tidak bisa berdiri sendiri tanpa kehadiran sebuah sistem operasi.

Ya, Linux adalah kernel, bukan sistem operasi. Oleh sebab inilah sebagian pihak menginginkan agar Linux disebut GNU/Linux.

Salah satu argumen yang mendukung nama “GNU/Linux” menyatakan bahwa penggunaan nama “Linux” menyebabkan banyak orang mengira bahwa sistem operasi tersebut seutuhnya hanya dicetuskan dan dirancang oleh Linus Torvalds.

Akan tetapi, nama GNU/Linux mendapat berbagai penolakan, mulai dari penolakan yang halus hingga sindiran yang cukup pedas.

Penamaan “Linux” atau “GNU/Linux” memang sudah menjadi kontroversi sejak dulu. Banyak alasan yang muncul untuk menolak nama GNU/Linux. Alasan yang paling sederhana adalah karena nama tersebut dianggap sulit untuk disebut dan banyak orang yang sudah terbiasa menyebut Linux saja tanpa embel-embel GNU.

Alasan lainnya, karena kernel memegang peranan paling penting dalam sistem operasi. Sebuah sistem operasi belum lengkap tanpa kehadiran kernel. Windows, Mac, Android, FreeBSD, semuanya membutuhkan kernel.

Kontroversi ini mungkin tidak akan pernah muncul seandainya kernel GNU Hurd sukses dikembangkan sebelum kernel Linux muncul. Sayangnya, kernel GNU Hurd ternyata memiliki kendala besar yang membuatnya sangat sulit untuk diimplementasikan.

Di saat GNU masih berkutat dengan kernel Hurd tersebut, Linus Torvald merilis kernel Linux versi pertamanya. Kernel ini kemudian digabungkan dengan sistem GNU oleh sejumlah pengembang Linux hingga akhirnya menjadi sebuah sistem operasi yang utuh.

Leave a Reply

Send this to a friend