Apa Itu AWS? Mengenal Pengertian AWS (Amazon Web Services)

Apa Itu AWS? Mengenal Pengertian AWS (Amazon Web Services)

Sekarang adalah eranya cloud computing. Kecanggihan teknologi, terutama di bidang internet, memungkinkan individu dan organisasi untuk menyimpan data dan mengelola kebutuhan bisnis dengan memanfaatkan platform cloud. Perusahaan-perusahaan pun tak perlu lagi repot-repot membangun dan memelihara server untuk kebutuhan internal.

Salah satu pemain besar cloud computing adalah Amazon Web Services (AWS) yang bersaing dengan Microsoft Azure dan Google Cloud. Pada kuartal pertama tahun 2020, 13,5% penghasilan Amazon berasal dari AWS.

Mengenal Apa itu AWS

Mengenal Apa Itu AWS

AWS adalah salah satu divisi utama Amazon yang menyediakan berbagai produk berbasis cloud.

Pada awalnya AWS merupakan infrastruktur cloud yang melayani kebutuhan komputasi dan penyimpanan data. Setelah sekian lama berjalan, kini sudah ada lebih dari 180 produk yang disediakan di dalam AWS untuk membantu operasional organisasi nonprofit, perusahaan, lembaga pendidikan, dan sebagainya.

Setiap produk bisa dikustomasi sesuai dengan kemampuan finansial dan kebutuhan masing-masing penggunanya. Beberapa produk tersebut antara lain:

1. Amazon EC2

Amazon EC2 memungkinkan perusahaan untuk memiliki server tanpa harus membangun server fisik yang biasanya membutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Sistem operasi dapat dipilih sesuai kebutuhan dan server bisa dibuat hanya dalam beberapa menit.

2. Amazon Simple Storage Service (S3)

Amazon Simple Storage Service (S3) adalah layanan penyimpanan data berbasis cloud yang bisa dimanfaatkan sebagai solusi backup, kolaborasi, dan sinkronisasi. File-file penting lebih terlindung dari risiko kehilangan, bisa dibagikan dengan pengguna lain, dan bisa diakses dari mana saja tanpa batasan waktu.

3. Amazon Cloudfront

Mengenal Apa Itu AWS

Amazon Cloudfront adalah layanan CDN untuk para pemilik website. Layanan yang sudah eksis sejak tahun 2008 ini digunakan oleh ribuan perusahaan seperti Pinterest dan Spotify untuk meningkatkan performa server dalam merespon kebutuhan konsumen. Berkat jaringannya yang tersebar di berbagai lokasi di seluruh dunia, konten-konten online bisa lebih cepat terkirim ke jutaan pengunjung website tanpa terlalu membebani server utama.

4. AWS Auto Scaling

AWS Autoscaling merupakan layanan gratis yang disediakan untuk menghemat biaya dalam menggunakan produk-produk AWS. Caranya yaitu dengan mengatur resource secara otomatis. Ketika kebutuhan terhadap resource berkurang, dengan sendirinya AWS Auto Scaling akan menyesuaikan kapasitas resource sehingga pengguna benar-benar hanya membayar resource yang ia gunakan.

5. AWS Amazon Virtual Private Cloud (Amazon VPC)

Dalam sebuah public cloud, resources digunakan oleh semua pihak. Dengan menggunakan layanan private cloud Amazon VPC, sebuah perusahaan akan memperoleh resources tersendiri. Analoginya seperti meja yang direservasi untuk dinner di restoran. Meskipun restoran sedang ramai, meja yang sudah dipesan hanya akan bisa ditempati oleh si pemesan.

Selain kelima produk di atas, produk-produk lainnya bisa anda telusuri di website resmi Amazon. Setiap produk memiliki dokumentasinya masing-masing untuk membantu para penggunanya dalam memahami apa saja yang bisa dilakukan dengan produk-produk tersebut.

Leave a Reply

Send this to a friend