Kenali Jenis-Jenis Cloud Computing Beserta Masing-Masing Contohnya

Mendengar istilah Cloud Computing mungkin bagi kebanyakan orang masih belum mengetahui atau bahkan baru mendengar istilah tersebut.  Padahal saat ini hampir semua orang yang memiliki gadget (HP, komputer dll) pasti pernah memanfaatkan salah satu atau lebih dari cloud computing.

Untuk definisi dari cloud computing adalah pemanfaatan teknologi komputer dengan berbasis cloud (internet). Penggunaan istilah cloud disini bukan secara harfiah berarti awan namun lebih kepada jaringan internet, banyak yang salah mengartikan disini.

Sedangkan maksud dari penggunaan cloud computing yang sering kita gunakan sehari – hari contohnya adalah Whatsapp dan Facebook serta masih banyak lagi. Istilah Whatsapp dan Facebook tidak hanya diartikan sebagai software atau web untuk interaksi social (medsos), namun ternyata juga sebagai cloud computing.

Penjelasan singkatnya adalah ketika anda upload foto ke Facebook sama seperti anda menyimpan data di cloud/internet, bahkan di Whatsapp pun sudah jelas tertulis fitur untuk menyimpan database akun anda ke Google Drive.

Jenis-Jenis Cloud Computing

Jenis-Jenis Cloud Computing

Selain dua contoh diatas masih banyak aplikasi – aplikasi yang diciptakan dengan menggunakan pemanfaatan komputasi awan (cloud computing).

Dalam kesempatan kali ini penulis tidak akan menyebutkan semua aplikasinya namun akan lebih dijelaskan mengenai jenis-jenis cloud computing beserta contohnya masing – masing. Berdasarkan jenis layanannya cloud computing terbagi menjadi 3 yakni sebagai berikut:

1. Software as a Service (SAAS)

Jenis-Jenis Cloud Computing SAAS

Jenis cloud computing yang pertama adalah Software as a Service atau biasa disingkat SAAS. Dalam pelayanan ini pengguna atau user hanya tinggal menggunakan dan software atau perangkat memang sudah dalam keadaan siap pakai. Contohnya adalah ketika kita menggunakan e-mail, Whatsapp, Facebook dan lain – lain. Sebagai user kita hanya tinggal melakukan pendaftaran sesuai kebijakan yang ditetapkan dan setelah bisa digunakan setiap saat di gadget anda.

Jika pada umumnya software harus di install dulu sebelum digunakan maka seiring berjalannya waktu dengan memanfaatkan cara kerja cloud computing, kita bisa langsung menggunakan tanpa perlu diinstal. Contohnya seperti Office 365 yang merupakan pengembangan dari Microsoft Office.

2. Platform as a Service (PAAS)

PAAS

Selanjutnya adalah PAAS atau Platform as a Service, disini user ikut membuat (development) aplikasi yang akan dijalankan namun tidak perlu repot – repot memikirkan peralatan yang dibutuhkan.

Dapat diibaratkan seperti kita yang menyewa kamar hotel beserta isinya (infrastruktur). Meskipun terlihat lebih repot dibandingkan SAAS akan tetapi keuntungan dari penggunaan Platform as a Service ini adalah anda bisa bebas memilih platform yang diinginkan dan bisa focus merancang tanpa perlu merisaukan peralatan – peralatannya.

Contoh dari penggunaan Platform as a Service bisa kita temui di Amazon Web Service, Windows Azure,  dan di semua hosting tradisional sebagai wadah dari website atau aplikasi yang akan dibuat.

3. Insfrastructure as a Service (IAAS)

Jenis-Jenis Cloud Computing IAAS

Dalam penggunaan Insfrastructure as a Service atau IAAS anda memang ikut menyiapkan infrastruktur atau peralatan yang diperlukan, namun maksudnya disini adalah anda hanya perlu menyewa tanpa harus membeli dengan harga yang pastinya mahal. Disini user seperti menyewa komputer virtual dan bebas mensetting spesifikasi sesuai kebutuhan, seperti besarnya penyimpanan data (storage), kinerja CPU, kapasitas RAM, dan masih banyak lagi.

Bedanya dengan di PAAS user memang bisa memilih infrastruktur yang akan digunakan dan bebas untuk berhenti jika suatu saat tidak cocok, namun di IAAS user dapat menetapkan dan merubah settingan tanpa harus berganti menyewa infrastruktur yang lain.

Jika memang suatu saat komputer virtual yang kita sewa kelebihan beban tinggal mengganti memorinya saja, sehingga biaya yang dikeluarkan tidak banyak. Contoh dari pelayanan IAAS adalah bisa ditemui di Amazon EC2, TelkomCloud, BizNetCloud, dan lain – lain.

Jenis-Jenis Cloud Computing Berdasarkan Penggunaannya

Jenis-Jenis Cloud Computing Berdasarkan Penggunaannya

Jenis – jenis cloud computing jika dilihat dari lingkup penggunaannya terbagi menjadi 3 yaitu Public Cloud, Private Cloud dan Hybrid Cloud. Untuk penjelasannya masing – masing adalah :

1. Public Cloud

Public cloud adalah layanan cloud computing yang disediakan untuk masyarakat umum. Sebagai user kita bisa menikmati penggunaan layanan ini hanya dengan langsung mengklik atau setidaknya melakukan registrasi terlebih dahulu.

Terdapat public cloud yang gratis seperti Gmail, Facebook, Twitter dan mungkin sering kita gunakan sehari hari, serta public cloud yang berbayar seperti Sales Force, Office 365, Windows Azure, Adobe Creative Cloud dan lain – lain. Dengan menggunakan layanan public cloud ini kita tidak perlu mengkhawatirkan perawatan infrastruktur (aplikasi) dan hanya tinggal menggunakan saja.

2. Private Cloud

Layanan ini adalah cloud computing yang digunakan hanya dalam lingkup khusus, biasanya dalam satu perusahaan atau organisasi saja. Bisa saja ditemukan aplikasi yang serupa ditempat lain namun dengan data yang pastinya berbeda. Untuk development dan maintenance dihandle oleh pihak perusahaan tersebut tapi memiliki posisi khusus, biasanya di departemen IT. Sedangkan untuk pegawai lain diposisikan sebagai user atau pengguna.

3. Hybrid Cloud

Hybrid cloud merupakan layanan cloud computing yang menggabungkan cara kerja dari public cloud dan private cloud. Disini user dapat memilih menggunakan public atau private cloud dalam proses bisnisnya, bahkan bisa juga digunakan keduanya untuk keperluan yang berbeda. Mengingat penggunaan dua jenis layanan maka yang harus diperhatikan oleh perusahaan tersebut adalah koneksi internetnya haruslah cukup mumpuni.

Contoh dari penggunaan hybrid cloud adalah ketika kita menggunakan Windows Azure yang berstatus sebagai public cloud, namun karena adanya aturan yang tidak boleh melakukan penyimpanan ke pihak ketiga maka digunakanlah database milik sendiri (private cloud).

Itulah jenis-jenis cloud computing beserta contohnya yang perlu diketahui. Cloud computing juga dapat digolongkan berdasarkan penggunaannya seperti contohnya public cloud, private cloud dan hybrid cloud. Semoga artikel diatas bermanfaat dan mudah dipahami!

Leave a Reply

Send this to a friend