• Our Partners:

Aplikasi RealityScan Buatan Epic Bisa Bikin Objek 3D Dari Foto Smartphone

Aplikasi RealityScan Buatan Epic Bisa Bikin Objek 3D Dari Foto Smartphone

NESABAMEDIA.COMEpic Games baru saja mengumumkan sebuah aplikasi smartphone baru yang bisa membangun model 3D sebuah objek dari serangkaian foto. Idenya adalah anda akan bisa menggunakan aplikasi, yang bernama RealityScan untuk memindai sebuah objek di dunia nyata, misalnya kursi, dan kemudian membawa hasil pemindaian itu menjadi objek di dalam game atau proyek. 

Anda bisa melihat bagaimana aplikasi RealityScan ini bekerja, yang menampilkan beberapa orang yang memindai sebuah kursi, dan hasilnya seperti sebuah model 3D buatan tangan. Aplikasi ini saat ini berada dalam pengujian dengan sistem siapa cepat dia dapat, melalui platform TestFlight Apple yang akan terbuka untuk 10 ribu penguji. 

YouTube video

Dalam versi beta RealityScan itu, aplikasi tersebut penggunaannya cukup mudah dan cepat. Untuk mengambil serangkaian foto, anda bisa menekan dan menahan tombol pengambilan gambar atau mengambil foto satu-persatu. Dan ketika anda melakukannya, anda harus bergerak perlahan mengelilingi objek untuk mengambil gambar dari berbagai sudut pandang. 

Aplikasi meminta anda setidaknya mengambil sebanyak 20 foto. Setelah anda selesai melakukan pemindaian, anda bisa mengirim model itu dengan mengunggahnya ke Sketchfab, sebuah platform modeling 3D, dan setelah beberapa menit, anda kan bisa melihat hasil pemindaian itu di situs tersebut. 

Sayangnya, hasil pengujian yang dilakukan dengan memindai sebuah obyek dari berbagai sudut pandang, tidak sebagus dengan apa yang ditawarkan dalam video promosi tersebut. Sebuah kursi yang dipindai pengguna, terlihat tidak sempurna dengan beberapa area yang tampak terpotong. 

Hasil RealityScan Pengguna

Hasil RealityScan Pengguna

Ada beberapa alasan yang menjadi penyebab mengapa hasil dari pengujian yang diambil pengguna sangat jauh berbeda dengan apa yang ada di video promosi itu. Mungkin kualitas kamera yang kurang memenuhi, cahaya yang kurang memadai, atau jumlah gambar yang dipindai kurang banyak termasuk pengambilan dari sudut berbeda yang tidak sempurna.

Terlebih aplikasi ini masih dalam tahap Beta, jadi Epic pasti akan berusaha mengembangkan aplikasi ini lebih lanjut sebelum diluncurkan dalam status rilisan resmi. 

Apapun itu, aplikasi ini menjanjikan banyak hal, karena ini akan sangat memudahkan dalam membuat sebuah objek 3D ke dalam proyek hanya dengan bermodal kamera smartphone

Subscribe
Notify of
guest

0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
Send this to a friend