• Our Partners:

Aplikasi Signal Lindungi Demonstran AS dengan Blur Wajah

NESABAMEDIA.COM – Aksi unjuk rasa menuntut keadilan bagi George Floyd yang sekaligus menentang kekerasan rasialisme dan brutalitas polisi terus berlanjut di Amerika Serikat. Jumlah dukungan kian bertambah dari berbagai pihak kepada gerakan tersebut, termasuk dari Signal Foundation melalui aplikasi pesan instannya, Signal.

Baru-baru ini, fitur blur diluncurkan untuk mengaburkan wajah di dalam foto yang dikirimkan melalui aplikasi tersebut, dengan tujuan agar anonimitas demonstran tetap terjaga.

Sudah menjadi rahasia umum bahwa aparat menggunakan media sosial untuk mengintai gerakan para aktivis demo, dan mengandalkan teknologi facial recognition untuk melacak identitas melalui foto-foto yang dikumpulkan dari berbagai media sosial tersebut. Fitur blur yang ditambahkan pada Signal, meski tidak menjamin keamanan sepenuhnya, dapat mempersulit upaya pelacakan yang dilakukan oleh aparat.

Fitur blur pada aplikasi Signal

Fitur terbaru dari Signal itu dirancang untuk secara otomatis mendeteksi semua wajah yang ada di dalam sebuah foto dan kemudian menerapkan efek blur pada masing-masing wajah. Dari awal hingga akhir, seluruh prosesnya ditangani secara lokal dengan memanfaatkan system libraries Android dan iOS. Metode ini dipilih untuk menjaga privasi, tapi kekurangannya, kemampuan deteksinya tidak begitu akurat sehingga kadang-kadang ada wajah yang tidak terdeteksi.

Untuk menambal kekurangan tersebut, Signal menyediakan opsi untuk menerapkan efek blur secara manual pada wajah-wajah yang gagal terdeteksi, atau pada bagian lain di dalam foto seperti tato, tanda lahir atau ciri-ciri fisik lainnya yang bisa dijadikan sebagai petunjuk penting oleh kepolisian dalam mengidentifikasi demonstran.

Perlu diketahui, Signal juga menawarkan enkripsi end-to-end dan merupakan aplikasi open source sehingga bisa diaudit oleh siapa saja yang berminat. Itulah sebabnya mengapa whistleblower terkenal Edward Snowden menjatuhkan pilihannya pada Signal sebagai salah satu alat komunikasinya.

Dengan disediakannya fitur blur, privasi pengguna pun menjadi lebih terjamin. Jurnalis dan partisipan demo di Amerika Serikat, dan di negara-negara lain, juga dapat langsung menyensor wajah dalam foto tanpa harus menggunakan aplikasi lain.

Kebutuhan akan sebuah aplikasi messaging yang aman di tengah maraknya demonstrasi dan gencarnya pemberitaan mengenai kekerasan yang kerap dilakukan oleh aparat terhadap peserta demo, yang bahkan sampai membuat seorang pria berusia 75 tahun sekarat di rumah sakit, tercermin dari pesatnya peningkatan jumlah pengguna Signal.

Menurut data dari App Annie, sejak ditambahkannya fitur blur, posisi Signal melejit menjadi salah satu dari 10 aplikasi sosial yang paling banyak diunduh di perangkat iOS. [az/tn]

Leave a Reply

Send this to a friend