Penjelasan Mengenai Cara Kerja Sistem Operasi, Yuk Disimak!

Sistem operasi berkaitan dengan hardware (perangkat keras). OS (Operating System) akan melakukan segala aktifitas mulai dari mouse dan keyboard, layar dan perangkat penyimpanan. Artinya sistem operasi akan menangani semua perangkat baik output dan input data. Sistem operasi memakai driver perangkat dari hardware untuk bisa berkomunikasi/berinteraksi dangan perangkatnya.

Perangkat keras (hardware) mempunyai hubungan yang erat dalam operating system. Tanpa adanya OS, maka perangkat keras (hardware) komputer hanyalah sekedar benda mati atau perangkat yang tidak berguna. Dengan adanya operating system, maka seluruh software (perangkat lunak) aplikasi akan berinteraksi dengan hardware (perangkat keras).

Untuk mengetahui bagaimana cara kerja sistem operasi pada sebuah komputer, ayo di simak penjelasan dibawah ini:

Cara Kerja Sistem Operasi

Cara Kerja Sistem Operasi

Untuk lebih jelas mengenai cara kerja dari sistem operasi dalam suatu komputer, tidak bisa hanya dengan mengetahui nama perangkat yang berperan dan terkait didalamnya. Namun kita juga harus mengetahui fungsi dan hubungannya dengan perangkat yang lain misalnya perangkat keras dan perangkat lunak, serta kapasitasnya untuk menyimpan data.

Selain dari hardware, sistem operasi juga mencakup mengenai software (perangkat lunak). Misalnya layanan sistem umum, layanan pustaka, API (antarmuka pemrograman aplikasi) yang dipakai untuk membuat dan mengembangkan program yang berjalan pada sistem operasi.

Sistem operasi berfungsi untuk mengontrol suatu proses yang sedang berjalan/berlangsung,  mengalokasikannya ke CPU yang berbeda (diantara CPU), dan mengatur memori internal (dalam) sistem, mengalokasikannya diantara proses yang sedang berlangsung/berjalan.

Sistem operasi memakai driver hardware (perangkat keras) untuk berkomunikasi dengan perangkat itu sendiri. Misalnya suatu aplikasi untuk proses mencetak file/dokumen, perintah tersebut akan dilakukan oleh sistem operasi. Dimana sistem operasi akan mengirim instruksi ke printer untuk melakukan pencetakan menggunakan diver printer. Disini peran OS ialah sebagai penghubung.

Gambaran Kerja Sistem Operasi

Bagan Cara kerja Sistem Operasi

Pada prosesnya, peran OS dalam komputer ialah sebagai berikut:

  • Suatu komputer dihidupkan untuk pertama kali (tahap awal untuk memulai proses pada komputer), maka komputer akan memberi sinyal ke operating system yang tersimpan di harddisk melalui RAM.
  • Bagian dari operating system yang berperan secara langsung untuk melakukan tugas untu berkomunikasi ke hardware disebutdengan “Kernel”.
  • Bagian dari operating system yang berperan dalam menghubungkan UI atau antarmuka aplikasi dengan pengguna (user) disebut “Shell”. Ada 2 jenis dari shell yang terdapat dalam suatu komputer, yaitu:
  1. CLI (Command Line), merupakan shell berbentuk teks
  2. GUI (Graphical User Interface), merupakan shell berbentuk grafis

Fungsi dari kedua jenis shell diatas berbeda-beda. CLI (Command Line) digunakan untuk mempercepat akses pengoperasian.  (GUI) Graphical User Interface digunakan untuk mempermudah pengguna (user) mengoperasikan suatu komputer. Yang paling banyak dipakai saat ini ialah mode GUI.

Saat ini, jenis dari operating system sudah banyak ragamnya. Misalnya yang paling populer yang sudah banyak dipakai pada perangkat komputer ialah Microsoft Windows, Macintosh. dan Linux.

Tugas Sistem Operasi

Cara Kerja SIstem Operasi dan Tugasnya

Tugas atau cara kerja dari sistem operasi pada perangkat komputer ialah sebagai berikut:

1. Melakukan manajemen proses

Operating system akan menjadwalkan stiap prosenya, misalnya membuat file, sinkronisasi antar file, menghapus file, komunikasi antar file dan lainnya. Operating system juga bisa melakukan penundaan proses, menghentikan proses dengan cara paksa, atau melanjutkan proses.

Hal yang berkaitan dengan melanjutkan dan penundaan proses bergantung pada RAM. Karena RAM-nya berfungsi untuk menampung proses sementara serta register dari prosesor yang menampung proses berjalan (yang sedang berlangsung).

Hal yang berkaitan dengan pengolahan data atau file akan membutuhkan bantuan dari subuah “Control Unit”. Control unit tersebut berupa komponen untuk pemrosesan yang terdapat dalam CPU.

2. Manajemen pada memori utama

Operating system harus mempu mengatur dan mengalokasikan jumlah dari memori yang dibutuhkan oleh perangkat, serta alamat/lokasi dari memori yang dibutuhkan untuk menampung proses. Apabila suatu OS tida bisa melakukan hal tersebut, maka akan terjadi proses tumpang tindih sehingga perangkat akan error atau hang dikarenakan memori tidak akan cukup untuk menampung banyaknya beban proses.

3. Manajemen file

Dala manajemen file, ada 4 bagian terpenting, yaitu: menulis file (tulis data, salin, atau temple data), menyimpan file, membuka file dan menghapus file.

4. Manajemen pada sistem input and output

Operating system harus mampu melakukan pengelolaan suatu input (memasukkan data) dan output (mengeluarkan data). Data input merupakan data yang diberikan oleh user baik melalui mouse, keyboard, atau perang lainnya. Sedangkan data output, misalnya penampungan data atau buffering, penjadwalan data atau scheduling, meletakkan pekerjaan pada buffer atau spooling serta mengaloksikan driver ke hardware yang terhubung ke perangkat CPU.

5. Manajemen pada penyimpanan sekunder

Penyimpanan sekunder berhubungan dengan media penyimpanan sekunder (berbeda dengan media utama) misalnya harddisk, DVD, SSD, USB flashdisk, dan lain-lain. Umumnya file/data yang dibuat akan disimpan oleh aplikasi komputer pada penyimpanan media sekunder.

Media penyimpanan primer sifatnya terbatas dan sementara. OS juga melakukan berbagai perantaraab data/file yang ingin disimpan pada media penyimpanan sekunder dengan berdasarkan beberapa aspek, seperti optimalisasi, efisiensi dan security.

Selain dari kelima hal tugas/cara kerja dari sitem operasi komputer,  OS juga menyediakan keamanan (security) pada perangkat komputer. Hal ini bertujuan untuk menjamin keamanan dari komputer dari cyber atau pengguna yang tidak bertanggung jawab agar tidak bisa menggunakannya, mencuri bahkan menyalahgunakan perangkat komputer kita. Oleh karena itu, disediakan login user, anti malware, firewall dan lain sebagainya. Demikianlah artikel mengenai cara kerja sistem operasi, semoga bermanfaat 🙂

Leave a Reply

Send this to a friend