Ciri-Ciri Iklan dan Tips Membuat Iklan

10 Ciri-Ciri Iklan dan Tips Membuat Iklan yang Menarik dan Efektif

Iklan merupakan segala bentuk pesan promosi dari suatu produk/barang atau jasa yang ingin disampaikan kepada masyarakat banyak yang dibuat di media. Media yang dimaksud dapat berupa koran, majalah, televisi, media sosial dan lain sebagainya. Suatu iklan sangat mudah bahkan sering di jumpai di kehidupan sehari-hari karena begitu banyak.

Berdasarkan KBBI, pengertian dari iklan ialah berita pesan untuk memberikan dorongan, membujuk khalayak ramai untuk tertarik kepada suatu barang/produk atau jasa yang ditawarkan. Dengan membuat iklan sangat suatu produk ataupun jasa akan lebih mudah sampai kepada target pasar yaitu konsumen. Untuk bisa membuat iklan yang menarik kenali ciri-ciri iklan berikut ini!

Ciri-Ciri Iklan yang Baik

Dalam membuat iklan yang baik harus ada beberapa ciri-ciri dan karakterisasi tertentu yang harus ada di dalamnya. Mengapa demikian? karena untuk membuat khalayak ramai tertarik untuk membeli suatu produk atau jasa maka iklan harus dibuat semenarik mungkin juga sesuai dengan identitas produk atau jasanya.

Berikut ini adalah ciri-ciri dari iklan beserta penjelasannya :

1. Menggunakan kata-kata yang menarik dan tepat

Ciri utama dari suatu iklan iklan penggunaan kata-kata yang singkat namun jelas. Selain itu gunakanlah kata-kata yang menarik sehingga mudah dipahami dan diingat oleh masyarakat. Selain itu kata-katanya harus sopan, logis dan bukan hanya kata-kata biasa tapi bukan juga harus menggunakan kata-kata yang susah dimengerti orang awam juga. Intinya carilah kata-kata yang mampu membuat konsumen tertarik.

Contohnya iklan masyarakat

a. Iklan Layanan PLN

  • Ayo… Kita Hemat Listrik.
  • Biasakan Nyalakan Secukupnya dan Matikan Jika Tidak Diperlukan

b. Iklan Bahaya Rokok

  • Jangan Memulai Merokok dan Berhentilah Jika Sudah Terlanjur.
  • 1 kenikmatan merokok tapi 1000 bahaya yang diakibatkan

c. Iklan Menanam Pohon

  • Keselamatan Bumi Teramcam Akibat Global Warming !
  • Bahaya Mengancam Anak Cucu kita
  • Ayo Brtindak Mulai Sekarang !!
  • Mari Menanam Pohon ! 1 Pohon Memberikan 1000 Berkah !

2. Menjelaskan produk/jasa yang diiklankan

Tujuan iklan ialah untuk mempromosikan barang/jasa yang ingin disamapikan kepada khalayak ramai, sehingga di dalam iklannya harus dijelaskan mengenai produk/jasa yang akan ditawarkan.

Dijelaskan mengenai kelebihan atau keunggulan dari produknya dengan sesuai realita dan dengan kata-kata yang tepat. Walaupun dikatakan harus mengungkapkan identitas produk di dalam iklan tidak mengungkapkan kekurangan dari produk tersebut.

Contohnya ialah iklan makanan:

Ciri-Ciri Iklan Makanan

  • BURGER KING !
  • Kapanpun dan dimanapun, pilihannya selalu Burger King
  • Big break time. Nikmati paket promo king deal, special price mulai dari 22.000-an.
  • Dapatkan segera !!!

3. Informasi utama harus ditinjolkan

Menonjolkan informasi yang paling penting (informasi utama) di dalam iklan bertujuan agar masyarakat langsung terfokus ketulisan tersebut saat petama kali melihat iklan. Biasanya informasi utama dibuat dengan ukuran tulisan yang lebih besar, membedakan warna tulisannya atau menggunakan teknik penulisan yang berbeda.

Contohnya iklan hp Samsung Galaxy J7 Prime

Samsung Galaxy j7 Prime

  • Rilis 2016, September
  • Tebal 167 g, 8 mm 
  • Android 6.0.1, sampai Android 9.0; One UI
  • Penyimpanan 16GB/32GB, ROM 3 GB micro SD
  • Fingerprint Scanner
  • Baterai 3300 mAh

4. Pesan disampaikan dengan informatif dan komunikatif

Maksud dari pesan yang informatif dan komunikatif ialah pesan yang disampaikan mengenai produk/jasa yang ditawarkan harus bersifat memberikan informasi yang baik kepada masyarakat bukan hanya berisikan kata-kata yang menarik saja, namun mampu memberikan informasi sedetail mungkin dengan singkat dan mudah dipahami serta tepat sehingga pesan tersebut bisa dikatakan bersifat komunikatif.

Contoh iklan minuman Floridina

” Ayo mulai harimu dengan yang fresh to the top, floridina real pulp! be ready with floridina, so juicy ! Enak diminum gak bikin worry :)”

5. Memakai kata atau kalimat persusif

Persuasif yaitu kalimat yang berisikan ajakan atau bujukan untuk meyakinkan masyakarat banyak untuk bersedia dan mau membeli suatu produk yang ditawarkan. Kalimat persuasif ini memiliki kemiripan dengan slogan. Biasanya kata slogan hanya terdiri dari 4-5 kata namun kata-kata menarik dan update mengikuti zaman.

Ciri-ciri dari kata persuasif ialah :

  • Bersifat mengajak, kalimat ini biasanya hampir sama dengan kalimat perintah yaitu menggunakan tanda seru (!)
  • Menggunakan bahasa iklan, slogan dan himbauan
  • Biasanya menggunakan rima, agar orang yang membaca dan mendengarnya dapat dengan mudah mengingat kata tersebut.

Contoh kata dan kalimat persuasif ialah

  • “Murah, handal, dan cepat”
  • Pada iklan minuman Teh Sosro “Apapun makanannya, minumnya tetap teh botol sosro”
  • Pada iklan mie instan merek Indomie “Indomie seleraku”
  • Pada iklan kopi instan merek Kapal Api “Jelas lebih enak”
  • Pada iklan minuman Sprite ” Nyatanya nyegerin”
  • Pada iklan susu L-Men “Trust Me It Works”

6. Tepat dengan sasaran

Iklan yang baik harusnya disesuaikan dengan target pasar yang telah ditentukan. Misalnya jika terget pasar suatu produk ditujukan untuk kalangan atas seperti perhiasan atau barang mewah lainnya harus dibuat sesuai dengan konsumen pasarnya. Seperti membuat iklan produknya lebih mewah dan elegan sehingga produknya cepat dilirik dan dibeli.

Contoh iklan dengan menggunakan bahasa jawa untuk membuatnya lebih menarik

  • Iklan obat pegal linu merek Oskadon “Pancen oye”
  • Iklan obat sakit kepala merek Bintang Toejuh “Bejo teko, anginpun lungo”

7. Menggabungkan unsur kata dengan gambar

Ciri-Ciri Iklan Good Day

Selian sudah menggunakan kata persuasif, kata yang menarik dan pemilihan kata yang tepat, suatu iklan akan menjadi tambah bagus apabila di dalam iklannya ditambahkan gambar karena dengan adanya gambar merupakan daya tarik tersendiri bagi konsumen. Apabila dalam iklannya berbentuk video, gambar yang dipadukan didalamnya buatlah dalam bentuk gambar bergerak atau bisa ditambahkan unsur suara di dalamnya.

8. Bersifat jujur dan objektif

Informasi yang dibuat di dalam iklan harus bersifat jujur dan objektif, artinya tidak boleh mengandung kebohongan di dalamnya. Dalam iklan boleh menggunakan yang melebihkan produk karena tujuannya ialah untuk promosi akan barang/produk yang dijual laku drastis, tetapi tidak boleh dibuat dengan kebohongan tetap harus dibuat sesuai dengan faktanya dan objektif.

9. Tidak diperbolehkan merendahkan produk yang lain

Dalam membuat iklan yang baik dan benar juga tidak diperbolehkan membandingkannya dengan produk lain apalagi merendahkan produk yang lain yang sama. Hanya boleh menyebutkan kelebihan dari produk  yang kita promosikan, karena masyarakat dapat membedakan sendiri produk yang lebih bagus menurut mereka tanpa menyinggung produk lain yang sama. Ini baru dikatakan persaingan yang kompetitif. Apabila terdapat iklan yang merendahkan produk lain maka dapat juga memberikan masalah bagai produk itu sendiri nantinya.

10. Menarik Perhatian

Harus mampu menarik perhatian masyarakat banyak. Jika iklan yang dibuat tisak bisa menarik perhatian konsumen maka produk yang dijual tidak bisa terjual dengan baik. Sehingga dalam membuat iklan bukan sembarangan, harus dipikirkan dengan ide-ide kreatif dan disesuaikan dengan target pasarnya.

Contoh iklan yang cukup populer di kalangan kalangan dunia ialah minuman Pepsi :

Pepsi

“Real cola taste, 60% less sugar. Drink it to believe it. Refresh Your Word”

Demikianlah isi ulasan ini mengenai ciri-ciri iklan beserta penjelasan lengkapnya. Semoga dapat menambah wawasan kamu saat membuat iklan agar menjadi lebih menarik dan dapat memenuhi kriteria diatas.

A woman who struggles to live happily with her family without others knowing her social status

Leave a Reply

Send this to a friend