5+ Contoh Teks Ulasan Beserta Strukturnya dan Penjelasannya

Apakah teman-teman saat ini masih kebingungan dalam membuat sebuah teks ulasan? Jangan khawatir, artikel ini akan memberikan contoh-contoh teks ulasan yang dapat membantu teman-teman untuk membuatnya.

Teks ulasan atau bisa juga disebut resensi merupakan teks yang berisi ulasan/penilaian/review terhadap suatu karya. Dimana hal ini dapat menjadi pertimbangan bagi seseorang untuk menikmati ataupun membeli sebuah karya.

Setiap karya tentunya memiliki ulasan yang berbeda. Berikut dibawah ini akan dijabarkan beberapa contoh teks ulasan, mari kita simak!

Contoh Teks Ulasan Novel

Rembulan Tenggelam di Wajahmu

Judul    : Rembulan Tenggelam di Wajahmu

Penulis : Tere Liye

Penerbit : Republika

Jumlah Halaman : 426

Novel yang berjudul Rembulan Tenggelam di Wajahmu ini merupakan karya yang kesekian kalinya yang ditulis oleh Tere Liye. Novel ini menceritakan kisah Ray si pecinta rembulan, yang mana dalam kondisi kritisnya ia masih diberikan kesempatan untuk melakukan perjalanan waktu melihat kehidupan masa lalunya. Dimana perjalanan ini akan menjawab lima pertanyaan yang selama ini selalu ia pertanyakan dalam hidupnya. Ray adalah tokoh utama dalam novel ini.

Sudah berminggu-minggu tidak sadarkan diri, Ray lalu terbangun bersama orang dengan wajah yang menyenangkan di terminal kota. Orang tersebut tiba-tiba datang dan membawa Ray ke masa lalunya dengan suatu tujuan.

Ray menghabiskan masa kecilnya di panti asuhan yang baginya merupakan tempat terkutuk. Dimana penjaga panti sangat terobsesi untuk naik haji dan menghalalkan segala cara untuk mencapainya. Karena tidak tahan dengan segala aturan yang ada di panti, Ray pun memilih kabur.

Setelah kabur dari panti asuhan, Ray tinggal di rumah singgah. Disini ia merasa mendapatkan keluarga. Sehingga Ray bersumpah akan melindungi siapapun yang tinggal di rumah singgah tersebut. Dan pada akhirnya Ray terlibat perkelahian demi perkelahian untuk membalas perbuatan sekumpulan orang yang telah menyakiti teman Ray hingga harus dirawat di rumah sakit. Perkelahian terakhir Ray dengan sekumpulan preman membuatnya juga kabur dari rumah singgah dan kembali hidup menggelandang.

Beberapa lama kemudian Ray balik ke kampung halaman. Dan setelah dewasa, Ray menjadi orang yang sukses, ia bertemu dengan seorang wanita yang sangat ia cintai. Ray pun menikahi wanita tersebut. Namun, Tuhan berkata lain. Kebahagiaan itu tidak bertahan lama, istri Ray dan calon anak Ray meninggal di usia pernikahan yang masih beberapa tahun.

Ray pun kembali ke kota dengan harapan untuk dapat melupakan rasa dukanya tersebut. Di kota Ray berhasil mengembangkan kerajaan bisnisnya. Namun, hal ini masih membuatnya merasa hampa walaupun ia memiliki segalanya.

Tahun demi tahun pun berlalu. Tubuhnya mulai diserang berbagai penyakit. Hingga ia harus melalui hari-harinya di rumah sakit. Pada saat-saat inilah ia diberikan kesempatan untuk melakukan perjalanan ke masa lalunya bersama orang dengan wajah menyenangkan yang akan menjawab lima pertanyaan hidupnya selama ini.

Novel ini akan membantu menjawab pertanyaan tentang berbagai sisi kehidupan yang mungkin selama ini tidak terlihat oleh kita. Banyak sekali pelajaran-pelajaran hidup yang bisa kita ambil dari cerita Ray tersebut. Betapa sesungguhnya hidup itu adil.

Cerita pada novel ini dapat membuat kita terhanyut pada perjalanannya yang memberikan kita berbagai kejutan-kejutan yang disampaikan sang penulis. Namun, terdapat beberapa kekurangan pada novel ini. Novel ini memiliki alur cerita maju mundur, sehingga kita harus benar-benar bisa memahami urutan hubungan alur ceritanya. Dan bahasa yang digunakan untuk novel ini cukup sulit untuk dipahami.

Secara keseluruhan novel ini dapat kita jadikan bacaan ketika sedang memiliki waktu luang. Karena novel ini memberikan pelajaran hidup yang mungkin selama ini juga menjadi pertanyaan-pertanyaan yang belum terjawab bagi kita. Tentang takdir, keadilan hidup, makna kehilangan, kehampaan dan rasa sakit yang berkepanjangan. Dan membuat kita lebih bersyukur atas nikmat yang Tuhan berikan.

Contoh Teks Ulasan FilmKeluarga Cemara

Judul Film : Keluarga Cemara

Tanggal Rilis : 3 Januari 2019

Durasi Film : 1 jam 50 menit

Perusahaan Produksi : Visinema Pictures

Produser : Anggia Kharisma

Sutradara : Yandy Laurens

Skenario : Yandy Laurens dan Ginatri S. Noer

Pemeran :

1. Ringgo Agus Rahman sebagai Abah

2. Nirina Zubir sebagai Emak

3. Adhisty Zara sebagai Euis

4. Widuri Putri Sasono sebagai Ara

Film Keluarga Cemara dari Visinema Pictures merupakan film yang dikemas ulang dari film Keluarga Cemara sebelumnya yang pernah rilis pada tahun 1996. Film ini diramu dengan kisah yang lebih menyesuaikan dengan kondisi pada masa sekarang ini, namun tetap tidak mengesampingkan sisi klasiknya.

Film ini dimulai dengan kisah keluarga Abah, Emak, Euis dan Ara yang hidup berkecukupan dan bahagia. Meskipun Abah tidak memiliki banyak waktu bersama isteri dan anak-anaknya. Hingga suatu saat, tepat pada ulang tahun Euis yang ke-13 tahun, abah ditipu dan jatuh bangkrut.

Pada saat-saat sulit inilah, keluarga ini diuji keharmonisannya. Abah pun pindah ke rumah peninggalan orangtuanya yang sangat sederhana. Kehidupan mereka pun sangat berubah. Abah dan Emak harus tetap berjuang dan berusaha bangkit dari keterpurukan. Dan menghadapi perubahan sikap anak-anaknya dalam menyesuaikan hidup mereka yang sekarang ini.

Film ini berhasil menunjukkan arti keluarga yang sesungguhnya. Ditambah adegan penutup pada film ini yang ditampilkan dengan sangat manis dan emosional oleh Yandy Laurens diperkuat dengan kemunculan lagu “Harta Berharga” yang dilantunkan begitu indah oleh Bunga Citra Lestari. Dan berhasil membuat kita berlinang air mata ketika melihat perjuangan mereka untuk tetap sama-sama berjuang dalam kondisi apapun.

Film Keluarga Cemara membuat kita sadar betapa pentingnya menjaga keharmonisan dalam keluarga. Terdapat banyak pesan moral yang disampaikan dalam film ini. Namun, karena durasi yang singkat membuat kita tidak dapat merasakan transisi yang terjadi terhadap kisah kehidupan mereka. Secara keseluruhan film ini cukup bagus untuk kita nikmati, karena alur ceritanya yang ringan.

Contoh Teks Ulasan Lagu

luruh

Judul lagu : Luruh

Penyanyi : Isyana Sarasvati dan Rara Sekar

Tanggal Rilis : 2018

Pencipta : Isyana Sarasvati dan Rara Sekar

Kakak beradik Rara Sekar dan Isyana Sarasvati melakukan duet untuk pertama kalinya dalam sebuah lagu. Lagu yang berjudul “Luruh” ini merupakan ciptaan mereka sendiri yang menjadi soundtrack film Milly dan Mammet yang telah tayang di bioskop Desember 2018 lalu.

Lagu Luruh menceritakan tentang seseorang yang berada dalam titik terlemah hidupnya. Bagaimana sebuah harapan tidak berjalan sesuai dengan kenyataannya. Namun, mereka harus menerima bahwa tidak ada yang sempurna dalam hidup ini. Segala kepahitan, kesedihan, dan kehancuran merupakan bagian dari hidup yang memang harus diterima, sebagaimana kita juga menerima kebahagiaan dan kesenangan yang menyertainya.

Lantunan suara piano yang lembut pada intro lagu membuat kita terhanyut mendengarkannya. Meskipun kakak beradik ini memiliki genre musik yang berbeda, namun lagu ini dapat membuktikan bahwa keduanya bisa menghadirkan harmonisasi yang baik. Menurut saya, lagu ini tidak memiliki kekurangan. Karena lagu ini juga sangat ringan untuk didengarkan.

Lagu ini membuat kita sadar bahwa, inilah hidup, ada fase dimana kita berada dalam titik terendah karena sebuah kehilangan ataupun rasa sakit karena dikhianati. Namun, hal itu jangan membuat kita larut dalam kesedihan. Secara keseluruhan lagu ini sangat ringan untuk dinikmati, karena memiliki musik sendu yang begitu menghanyutkan.

Contoh Teks Ulasan Drama

Petang di Taman

Judul Drama         : Petang di Taman

Tahun Produksi    : 2012

Sutradara             : Atma

Naskah                : Iwan Simatupang

Pemeran              :

  1. Arief Rahman sebagai lelaki paruh baya
  2. Darminah sebagai nenek
  3. Solichin sebagai penjual balon
  4. Siti Mahmudah sebagai seorang wanita

Drama dipentaskan oleh Mahasiswa UIN Bandung. Pada drama ini para tokoh ditampilkan secara unik dengan corak eksistensitas yang kuat, sehingga memiliki berbagai simbol-simbol sastra yang ditampilkan.

Saat-saat dimana tirai terbuka, terlihat seorang lelaki paruh baya sedang berdebat dengan seorang nenek mengenai musim dan ramalan cuaca. Sang pemuda maupun sang nenek bersikeras dengan pendapat masing-masing. Bagian ini mulai memperlihatkan nilai individualisme dan konsistensisme. Pada drama, sang nenek mengatakan bahwa ia mengalah kepada sang pemuda tentang pendapatnya mengenai ramalan cuaca, karena ia merasa lebih tua.

Hal ini menunjukkan simbol etika bahwa dalam kehidupan yang konkret, yang tua mengalah kepada yang lebih muda. Adegan selanjutnya, tampak penjual balon yang menawarkan dagangannya. Kemunculan sang penjual menambah suasana absurditas dalam drama. Tidak hanya itu, kedatangan seorang wanita yang membawa anaknya juga semakin menambah kerumitan cerita.

Tokoh wanita berpendapat bahwa sang penjual balon tidak bertanggungjawab mengenai hidupnya dan anaknya. Alur cerita semakin memperlihatkan individualisme dan disajikan secara retoris dan konseptis dalam negara yang demokrasi. Beberapa simbol yang terdapat pada drama melukiskan konflik-konflik sosial yang mulai dianggap wajar dalam masyarakat.

Secara keseluruhan, drama Petang di Taman dipentaskan secara menarik dan penuh simbol. Berbagai nilai estetika dan etika dalam kehidupan konkret disampaikan secara tersorot dan tersirat. Dialog antar tokoh mudah dipahami sehingga para penonton dapat menikmati alur cerita yang dipentaskan.

Drama ini mengharuskan penonton berfikir mengenai paradigma para tokoh secara alamiah. Sehingga penonton dapat menafsirkan pesan yang ada dalam drama.  Namun, drama ini tidak memberikan daya tarik hiburan, yang mana bagi penonton yang lebih mencari daya tarik hiburan, tidak dianjurkan untuk menontonnya. Walaupun begitu, khalayak awam-pun, dapat menambah pengalaman batin dan kecerdasan emosional karena rasa simpatik yang ditimbulkan.

Contoh Teks Ulasan Buku

buku

Judul Asli               : The Subtle Art Of Not Giving F*ck

Judul Terjemahan  : Sebuah Seni Untuk Bersikap Bodo Amat

Penulis                   : Mark Manson

Penerjemah           : F. Wicaksono

Penerbit                : PT. Gramedia Widiasarana Indonesia

Tahun Terbit         : 2018

Karena judulnya yang unik, buku ini memunculkan rasa penasaran kita tentang isi yang terdapat di dalamnya. Buku ini merupakan buku terjemahan yang laris terjual di pasaran. Buku “Sebuah Seni Untuk Bersikap Bodoh Amat” ini adalah salah satu buku pengembangan diri yang ditulis oleh Mark Manson.

Buku ini akan memberikan nilai-nilai kehidupan yang selama ini kita cari atau nilai-nilai yang selama ini kita rasakan, namun kita menolak untuk menyadarinya dan berusaha untuk mengingkarinya.

Dari judulnya bukan berarti buku ini menyuruh kita untuk bersikap bodoh amat pada segala sesuatu. Justru, buku ini membuka pikiran kita tentang hal-hal penting yang dirasa tidak perlu kita persoalkan dalam hidup. Mark, sang penulis memberikan banyak pelajaran yang dia dapat dari pengalamannya sendiri. Beberapa diantaranya, yaitu masa bodoh terhadap segala halangan dan perjuangan dalam mencapai sesuatu yang kita inginkan.

Dimana seharusnya kita hadapi dan menikmati segala prosesnya. Berikutnya, kita harus tau apa yang menjadi prioritas kita, sehingga kita lebih mudah untuk memilah hal-hal sepele yang tidak perlu kita hiraukan. Dan terakhir, saat dewasa kita juga perlu memilah yang mana hal yang lebih berarti bagi kita, walaupun hal tersebut adalah hal yang sederhana.

Mark menuangkan gagasan dan argumentasinya secara terstruktur, sehingga kita dapat menikmati alur dari tulisannya tersebut. Dimana gagasannya itu lebih berdasarkan pengalamannya selama ini dan terdapat beberapa kisah nyata inspiratif dari beberapa tokoh yang pernah ada sebelumnya.

Secara keseluruhan buku ini sangat membantu kita untuk mengembangkan pola fikir dalam bertindak untuk diri. Namun, buku ini juga memiliki kekurangan, yaitu bahasa yang digunakan terlalu banyak menggunakan istilah sehingga membuat kita sedikit kesulitan untuk memahami maknanya. Sekiranya buku ini dapat menyegarkan pandangan kita terhadap segala sesuatu yang lalu-lalang dalam kehidupan. Sungguh sangat menginspirasi.

Sekian pembahasan kita kali ini mengenai beberapa contoh teks ulasan novel, film, lagu, drama, buku dan lain sebagainya. Semoga bermanfaat!

Leave a Reply

Send this to a friend