Apple Mac vs Windows 10 di Laptop

Dulu Mengejek, Penggemar Berat Apple Mac Ini Kini Beralih ke Windows 10

NESABAMEDIA.COMApple Mac vs Windows 10. Ketika seseorang sudah terbiasa menggunakan perangkat untuk kegiatan atau pekerjaan sehari-hari, akan sangat sudah untuk berpaling ke produk lainnya.

Terkadang karena terbiasa, seseorang juga menjadi penggemar berat, dan bahkan sampai rela mengejek produk lain karena menganggap tidak lebih baik dari yang digunakan. Akan tetapi ada kalanya karena satu atau dua hal, mereka mencoba produk lain, dan akhirnya malah jatuh cinta dan beralih. 

Hal inilah seperti yang terjadi pada Mark Frauenfelder, seorang penggemar berat Apple Mac yang pada akhirnya harus beralih ke Windows 10. 

Mark Frauenfelder sudah menggunakan Apple Mac selama kurang lebih 18 tahun lamanya. Pada 2002, dia beralih menggunakan Mac setelah sebelumnya menggunakan Windows. Bahkan peralihannya ke komputer Mac saat itu sampai dijadikan iklan oleh Apple. 

Dalam iklan itu, dia menjelaskan bagaimana buruknya Windows saat dia gunakan dan akhirnya memutuskan untuk menggunakan Mac. Memang pada 2002, Windows masih sebuah sistem operasi yang tidak banyak pemakainya secara global. 

Namun, titik balik itu dia alami saat anaknya yang berusia 17 tahun, meminta Mark untuk memperbaiki laptopnya yang rusak. Merknya adalah Notebook Creator Series 15.6 inci. Sebuah pertentangan batin bagi Mark untuk memperbaiki laptop Windows itu. 

Selesai diperbaiki, laptop yang menggunakan Windows 10 itu, memberikan sejumlah kejutan bagi Mark. Dirinya cukup menikmati adanya keypad numerik dan minim bloatware yang dialami. Adalah fitur pencarian Windows 10 yang membuatnya begitu terkejut. Menurutnya fitur pencarian di Windows 10, jauh lebih cepat daripada yang ada di OS X Spotlight yang ada di Apple Mac. 

Kemudian, masalah harga juga menjadi salah satu alasan Mark merasakan adanya perbedaan cukup besar dengan perangkat Mac. Seperti yang diketahui, harga laptop anaknya itu USD800 atau sekitar Rp11 jutaan.

Menurutnya, jika dibandingkan dengan MacBook Air, laptop milik anaknya jauh lebih murah dan juga tidak seberisik produk Apple itu, meski hanya untuk membuka aplikasi email. Mark kemudian membandingkan dengan harga MacBook Pro yang mencapai USD3000 atau sekitar Rp42 jutaan. 

Memang bagi Mark, MacBook Pro memiliki fitur yang lebih baik, namun dengan menggunakan laptop Windows 10, permasalahannya itu bisa diselesaikan. Misal fitur trackpad di Mac yang bisa diganti dengan menggunakan wireless mouse

Lalu fitur Mac Finder yang dia bandingkan dengan Windows Explorer yang menurutnya memiliki kemampuan pengaturan dan konfigurasi yang lebih baik untuk bisa setingkat dengan produk Mac lainnya. Mark pun pada akhirnya memutuskan, mulai saat ini dirinya akan menggunakan Windows 10, dan menarik ejekan yang pernah dia lontarkan belasan tahun lalu itu.

Dalam perjalanannya, Microsoft memang sangat fokus dalam melakukan peningkatan produk mereka, khususnya Windows 10. Mereka mengamati secara mendetail kesuksesan yang diraih Apple dengan Mac-nya, dan mereka mencoba untuk menerapkan dan menjadikannya lebih baik di Windows 10.

Leave a Reply

Send this to a friend